Kubu Prabowo Nilai Jokowi Gagal Wujudkan Swasembada Pangan
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Kubu Prabowo Nilai Jokowi Gagal Wujudkan Swasembada Pangan

Sabtu, 2 Februari 2019 | 01:29 WIB
Oleh : Hotman Siregar / HA

Jakarta - Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai pemerintah belum berhasil mewujudkan swasembada pangan yang menjadi akar banyak masalah di negeri ini.

Menurut Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Eddy Soeparno, kegagalan itu disebabkan antara lain oleh ketimpangan kepemilikan tanah dan terbukanya keran impor.

Eddy juga menuduh pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tidak memiliki kebijakan di sektor pangan dan distribusi tanah yang tepat, sehingga janji kampanye Jokowi untuk mewujudkan swasembada pangan tidak terwujud.

"Jika Anda melihat kepemilikan tanah saat ini di Indonesia, jutaan hektare berada di tangan beberapa pemilik bisnis, dan ini pada dasarnya diubah menjadi perkebunan kelapa sawit atau kehutanan yang lainnya. Ini perlu di re-evaluasi," kata Eddy di Prabowo-Sandi Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (1/2).

Eddy menambahkan, persoalan ketimpangan kepemilikan tanah juga menjadi salah satu penyebab mengapa anak-anak muda malas bertani. Akibatnya, dunia pertanian mengalami penuaan lantaran anak-anak muda memilih bekerja menjadi buruh atau di sektor informal lainnya.

Untuk mengatasi persoalan berantai itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) itu memastikan Prabowo-Sandi akan fokus pada kebijakan redistribusi tanah untuk petani gurem dan petani tak bertanah.

"Kekurangan lahan pertanian akan membuat petani tidak memiliki pilihan lain. Jika berkeliling di negeri ini, kita tidak memiliki petani generasi ketiga atau keempat. Kakek nenek mereka adalah petani, tetapi generasi ketiganya menjadi pekerja di tanah yang sebelumnya dimiliki oleh orang tua mereka," ujarnya.

"Begitu mereka tidak bisa bekerja di tanah itu, mereka akan mencari pekerjaan lain, seperti menjadi buruh, dan semua jenis pekerjaan lainnya. Ironisnya di negara ini adalah tenaga kerja di sektor pertanian malah mengalami penurunan upah, dan ini adalah sesuatu yang menurut kami sangat memprihatinkan," katanya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

TKN: Pernyataan Menkominfo Alarm bagi ASN agar Tidak Berpolitik Praktis

Pernyataan Rudiantara jelas tidak bisa digeneralisasi sebagai bentuk tekanan terhadap perbedaan politik.

POLITIK | 1 Februari 2019

PSI Yakin Prabowo Kalah Telak pada Debat Kedua

Pada era pemerintahan Jokowi, mafia energi banyak yang diberantas.

POLITIK | 1 Februari 2019

Prabowo-Sandi Siapkan Strategi Wujudkan Kedaulatan Energi

Salah satu langkah yang akan dilakukan dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi terbarukan.

POLITIK | 1 Februari 2019

Partai Golkar Targetkan 110 Kursi di Pileg 2019

Secara nasional, Airlangga menargetkan 18 persen suara atau 110 kursi DPR.

POLITIK | 1 Februari 2019

KPU: Tak Mungkin Surat Suara Caleg Eks Koruptor Diberi Tanda Khusus

Saat ini surat suara sudah diproduksi dan tidak mungkin untuk diberi tanda khusus.

POLITIK | 1 Februari 2019

Kemkominfo: Pengedit Video Pasti Punya Tujuan Tertentu

"Video yang banyak beredar kan sudah dipotong-potong. Ini sengaja dilakukan untuk memutus konteks masalah."

POLITIK | 1 Februari 2019

Rocky Gerung Soal Atheis, Ini Kata Zuhairi Misrawi

Sila ketuhanan sebenarnya hendak menegaskan pentingnya agama-agama dan keyakinan yang sudah eksis di negeri ini sejak dulu.

POLITIK | 1 Februari 2019

KPU Pastikan Jumlah Caleg Eks Koruptor Bakal Bertambah

KPU tengah mengumpulkan kembali data-data caleg eks koruptor yang belum diumumkan.

POLITIK | 1 Februari 2019

PSI Usulkan Durasi Tanya Jawab Kandidat di Debat Kedua Diperpanjang

"Kami berharap waktu untuk tanya-jawab antarkandidat diperpanjang dan diperbanyak sehingga Pak Jokowi dan Pak Probowo bisa lebih leluasa," ujar Sekjen DPP PSI.

POLITIK | 1 Februari 2019

Debat Pengaruhi Pemilih, Ini yang Akan Dilakukan TKN

Untuk menggaet pemilih, pihaknya akan mengedepankan bukan sekadar retorika. Namun sebuah kerja nyata Jokowi di bidang energi, lingkungan, pangan, dan SDA.

POLITIK | 1 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS