Istana Cipanas dari Sukarno ke SBY
INDEX

BISNIS-27 532.645 (7.32)   |   COMPOSITE 6373.41 (52.28)   |   DBX 1200.38 (10.17)   |   I-GRADE 185.572 (2.14)   |   IDX30 530.591 (7.15)   |   IDX80 143.3 (1.72)   |   IDXBUMN20 436.746 (5.96)   |   IDXESGL 146.832 (2.28)   |   IDXG30 145.313 (1.45)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.56)   |   IDXQ30 150.721 (1.83)   |   IDXSMC-COM 298.62 (0.11)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (3.31)   |   IDXV30 150.9 (1.31)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.96)   |   Investor33 452.728 (6.96)   |   ISSI 189.451 (0.89)   |   JII 667.742 (5.19)   |   JII70 234.615 (1.43)   |   KOMPAS100 1279.35 (14.89)   |   LQ45 988.752 (13.06)   |   MBX 1764.22 (14.4)   |   MNC36 335.71 (4.77)   |   PEFINDO25 340.233 (2.1)   |   SMInfra18 325.434 (6.29)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.54)   |  

Istana Cipanas dari Sukarno ke SBY

Rabu, 23 November 2011 | 10:20 WIB
Oleh : WEB

Sukarno menjemput ilham menulis teks pidato 17 Agustus di Istana Cipanas.


Istana Cipanas menoreh sejarah. Menjadi pusat perhatian seluruh rakyat Indonesia bahkan dunia. Kamis 24 November mendatang, putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) akan mengikat janji dengan Siti Ruby Aliya Rajasa putri Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Istana yang sehari-hari sepi bakal membludak pada hari itu.

Istana Cipanas merupakan salah satu dari enam istana presiden Indonesia. Istana itu berada sekitar 103 kilometer dari Jakarta atau sekitar 20 kilometer dari Kabupaten Cianjur. Lima istana lain yang akrab di telinga yakni Istana Merdeka, Istana Negara, Istana Bogor, Istana Yogyakarta dan Istana Tampaksiring di Bali.

Istana Cipanas duduk manis di kaki Gunung Gede yang dibangun oleh Gubernur Jenderal van Imhoff pada tahun 1740. Suatu hari, Imhoff mendapat laporan dari warga ada sumber air panas di Cipanas. Contoh air panas itu diteliti. Hasilnya, mengandung zat belerang dan besi. Sangat mujarab mengobati penyakit yang tidak bisa disembuhkan di Jakarta. Lokasi pasti Istana Cipanas di Desa Cipanas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur pada ketinggian 1.100 meter dari permukaan laut. Luas istana sekitar 25 hektar dengan luas bangunan sekitar 7.760 meter persegi.

Pada mulanya Imhoff membangun gedung kesehatan di sekitar air panas. Mengutip buku Istana Presiden Indonesia yang diterbitkan pada 1979, di halaman 149 disebutkan sejak awal bangunan istana ini tidak megah. Sebagian besar dirakit dari papan dan kayu untuk tempat persinggahan untuk mandi air panas. Kelebihan istana ini memiliki air panas dan hawa yang sejuk.

Pada masa kolonial Belanda, gedung kesehatan itu dapat merawat 30 serdadu yang butuh perawatan air panas dan udara bersih. Lama-kelamaan karena alam yang asri, para gubernur jenderal mereposisi dari balai medis menjadi tempat istirahat. Gedung pun dilonggarkan sehingga menjadi tempat tinggal keluarga. Dinding-dinding istana itu dilengkapi dengan 300 koleksi lukisan yang menawan.

Bagaimana sensasi air panas di Istana Cipanas? Sekretaris Komisaris Jenderal Leonard Pieter Josef du Bus de Gisignies yaitu Williem van Hogendorp menulis surat kepada ayahnya di Holland.

"Orang tidur di sini dengan selimut wol dan menggigil tiap pagi karena kedinginan. Tetapi di sini kami mempunya mata air panas berbelerang yang berlimpah-limpah. Yang sangat menyenangkan dan memanaskan keliling kami. Sumber airnya dipanaskan di bagian dalam dinding-dinding Gunung Gede yang sekali-kali mengeluarkan asap dengan batu-batu lava kecil-kecil ......"


Era Sukarno
Memasuki era proklamasi, mengutip buku yang memuat dua Kata Sambutan dari Soeharto dan Ibu Tien Soeharto dipaparkan tidak ada peran besar yang dimainkan oleh Istana Cipanas.walaupun demikian ada aspek sejarah manakala Presiden Sukarno memakai ruang makan di Gedung Induk untuk menetapkan perubahan nilai uang dari Rp 1.000 menjadi Rp 1 pada era Menteri Keuangan Frans Seda tahun 1965.

Di belakang Gedung Induk berdiri gedung Bentol yang mungil dibandingkan Gedung Induk dan enam paviliun lain. gedung ini lebih tinggi daripada bangunan lain termasuk Gedung Induk karena ditata di lereng gunung. Gedung hasil rancanganR.M. Soedarsono dan F Silaban menjadi sumber inspirasi bagi Sukarno untuk menjemput ilham menulis teks pidato 17 Agustus. Jadi di sanalah setiap 17 Agustus Sukarno menemukan ilham untuk bahan-bahan pidato kenegaraan yang dahsyat.

Era Soeharto
memasuki masa orde baru, hanya sekali-kali Soeharto ke sana untuk mandi belerang. Keluarga besar Soeharto memakai paviliun di belakang istana yang khusus untuk kepala negara dan keluarga. Ada hal yang mengesankan, istana yang jauh dari hiruk-pikuk kendaraan disinggahi Ratu Belanda Juliana pada 1971.

Istana Cipanas terdiri dari satu bangunan induk, enam paviliun, satu gedung khusus, dan dua penampungan air panas dan Masjid Baiturrahim. Bangunan Induk disebut Gedung Induk Istana Kepresidenan Cipanas tempat beristirahat presiden dan wakil presiden beserta keluarga.

Gedung Induk Istana Kepresidenan Cipanas terdiri dari ruang tamu, ruang tidur, ruang kerja, ruang rias, ruang makan dan serambi belakang. Secara khusus ruang tamu berupa bangunan panggung yang berlantaikan kayu.

Enam paviliun istana dibangun secara bertahap di halaman belakang gedung induk. Enam paviliun tersebut diberi nama Paviliun Yudistira, Paviliun Bima, Paviliun Arjuna, Paviliun Nakula, Paviliun Sadewa, dan Paviliun Abimanyu. Di samping itu juga terdapat dua bangunan lainnya yang diberi nama Paviliun Tumaritis I dan Paviliun Tumaritis II, yang lokasinya agak terpisah dari sekitar Gedung Induk dan keenam paviliun itu.

Di bagian belakang Gedung Induk dibangun dua bangunan pemandian untuk menampung limpahan air panas. Satu bangunan untuk mandi presiden dan wakil presiden beserta keluarga. Satu bangunan yang lebih besar untuk rombongan presiden atau wakil presiden.

Era SBY
Lama tak terdengar nama Istana Cipanas. Bahkan ada yang tidak tahu di mana istana itu berada. SBY membangkitkan batang terendam nama salah satu nama istana. Sukarno menggunakan istana berhalaman sejuk untuk mencari ilham agar orasinya bernas hingga SBY mengusungnya untuk menyatukan dua etnik, dua partai politik yang berbeda dalam pengarahan pak penghulu.

BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Pernikahan Adat Palembang

Ada pengaruh zaman kerajaan Sriwijaya.

HIBURAN | 23 November 2011

Yoga dan Diet, Kunci Jessica Alba Turunkan Bobot

Aktris film Jessica Alba rupanya tak perlu bersusah payah untuk kembali ke berat badan idealnya.

HIBURAN | 23 November 2011

Agnes, Giring dan Afgan Tampil Memukau

Penampilan Agnes Monica, Giring Nidji dan Afgan Syahreza menjadi hiburan bagi masyarakat yang menyaksikan penutupan SEA Games XXVI/2011.

OLAHRAGA | 22 November 2011

Seribu Tamu VIP Hadiri Akad Nikah Ibas-Aliya

Para menteri, pemimpin lembaga negara, duta besar negara sahabat, serta pimpinan partai politik akan hadir.

HIBURAN | 22 November 2011

RI Donasikan 10 Juta Dollar Untuk Unesco

Dana tersebut nantinya akan digunakan Unesco untuk menggali, merawat, melestarikan dan mengembangkan warisan budaya di dunia

HIBURAN | 22 November 2011

Mendiknas Optimis Saman Masuk Warisan Budaya Unesco

Menurut Mendiknas, tari Saman dinilai paling original diantara kandidat lain di Indonesia.

HIBURAN | 22 November 2011

Ully Rusady Kampanye Tanaman Antipolutan

Solusi tepat untuk menekan polusi udara.

HIBURAN | 22 November 2011

Agenda Acara Siraman Ibas-Aliya

Rangkaian acara yang cukup panjang mewarnai pernikahan antara Ibas dan Aliya.

HIBURAN | 22 November 2011

Ashton Kutcher Beli Mobil Mewah Agar Batal Cerai

Ashton membeli mobil Lexus LS 600hl sebagai hadiah ultah Demi sekaligus usaha untuk mempertahankan pernikahan mereka.

HIBURAN | 22 November 2011

Kisah Cinta Ibas-Aliya

Ternyata Ibu Ani lebih dulu jatuh hati pada Aliya.

HIBURAN | 22 November 2011


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS