Sandingkan Lukisan Old Master dengan Batik Antik
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sandingkan Lukisan Old Master dengan Batik Antik

Minggu, 26 April 2015 | 02:08 WIB
Oleh : Elvira Anna Siahaan / PCN

Jakarta - Galeri Apik Jakarta kembali menghadirkan pameran karya seni unik. Dalam event ke-43 nya kali ini galeri yang berlokasi dekat Pondok Indah ini menyandingkan pameran seni lukis dengan sejumlah batik tulis kuno berusia 80 tahun lebih, kain tenun berusia 50 tahun lebih, dan kebaya antik.

Menurut Direktur Galeri Apik, Rahmat, pameran kali ini memang istimewa, mengingat bertepatan dengan momen Hari Kartini. "Batik tulis itu kan dekat dengan citra wanita berkain. Bagi saya, baik lukisan maupun batik memiliki nilai seni dan budaya tinggi. Karena kreativitas perancangnya yang mengagumkan, memiliki banyak arti simbol khas dan dibuat handmade," jelas Rahmat, dalam pembukaan pameran bertajuk "Small Bites" di Galeri Apik, Plaza Radio Dalam 3A, Jakarta, Sabtu (25/4) malam.

Dirinya sengaja mengangkat tema Small Bites, karena lukisan yang dipamerkan seluruhnya berukuran kecil, tidak lebih dari 90 cm x 90 cm namun sebagian besar adalah karya old master (seniman ternama) dan maestro yang menggugah hati sangat menggigit.

Antara lain, Popo Iskandar, Nashar, Gerard Pieter Adolfs, Sunaryo, Made Wianta, Willem Gerard Hofker, Rustamadji, Arie Smit, Leo Eland, HAL Wichers, Willem Imandt, Rudolf Bonnet, Lee Man Fong dan Soedibio. Sementara kain yang dipamerkan adalah kebaya antik, kain tenun wastra nusantara berusia 40 tahun lebih, dan koleksi batik-batik tua berusia 80 tahun lebih dari kawasan atau daerah perancang terkenal zaman itu.

"Usia batik yang dipamerkan tertua berusia 95 tahun, yaitu jenis batik tulis asli Oey Soe Tjoen dan Kopi Tutung. Jadi yang dipamerkan itu semuanya adalah kain unggulan (wastra prima)," jelas Rahmat.

Rahmat kembali menegaskan, bahwa kain batik dan tenun adalah bagian dari karya seni, budaya dan desain tradisi. Hanya saja menggunakan media kain, malam, pewarna yang terkadang alami dan canting.

"Semuanya adalah batik tulis. Sebagian dibuat hanya satu-satu saja setiap jenisnya dan tidak dibuat dalam edisi atau banyak artist’s proof seperti patung tembaga. Dalam proses pembuatan batik, bisa memakan waktu cukup lama jika dibuat tekun seperti halnya lukisan," jelasnya.

Lalu bagaimana dengan perbandingan lukisan dan kain batik sebagai investasi? Menurut Rahmat, dilihat dari sisi kapital/ modal, membeli kain batik butuh waktu lebih lama namun biaya lebih murah ketimbang lukisan, namun masih banyak kolektor salah beli tekstil printing bermotif mirip batik dikira batik tulis.

Tapi pada akhirnya, ketika kain bertambah tua dan dijual kepada kolektor batik lain, maka harganya bisa saja setara atau bahkan lebih tinggi dari lukisan tertentu akibat sangat langkanya. "Apalagi batik sangat identik dengan Indonesia. Sangat khas Indonesia. Jadi, pasarnya sangat luas dan beberapa investor kolektor negara asing seperti Jepang, Amerika, Australia dan negara ASEAN seperti Singapura dan Malaysia sangat antusias mengumpulkannya sejak puluhan tahun lalu," akunya.

Meski diakuinya, saat ini masyarakat belum banyak yang memandang batik sebagai barang seni dan potensi investasi namun telah ada beberapa khas batik tulis antik yang harganya di atas lukisan maestro berukuran kecil.

"Ini tantangan untuk membawa batik ke tingkat internasional terutama terasa booming pasca pengakuan UNESCO terutama bagi generasi muda untuk setia melestarikannya sebagai national heritage," harapnya. Pameran berlangsung selama satu bulan penuh hingga tanggal 25 Mei 2015. Seluruh lukisan dan batik yang dipamerkan tidak untuk dijual.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

"The Avengers: Age of Ultron" Bakal Pecahkan Rekor Film Amerika

Age Of Ultron diperkirakan bakal pecahkan rekor pembukaan akhir pekan di Amerika.

HIBURAN | 25 April 2015

Punya Kulit Sensitif, Alice Norin Batasi Pemakaian Make Up

"Kalau tidak syuting, saya lebih memilih tampil alami saja. Wajah juga perlu bernafas kan."

HIBURAN | 25 April 2015

Alice Norin Rambah Bisnis "Fashion Online"

Alice Norin mengembangkan bisnis di bidang "fashion" dengan merek buy8wood.

HIBURAN | 25 April 2015

130 "Booth" Hadir di Festival Sakura Matsuri Lippo Cikarang

Acara ini menargetkan 100.000 pengunjung tiap hari.

HIBURAN | 25 April 2015

Menikmati Festival Sakura Matsuri di Orange County

Pengunjung akan di manjakan dengan indahnya bunga sakura, menyaksikan beragam atraksi budaya, dan mencicipi kuliner khas Jepang dan Indonesia.

HIBURAN | 25 April 2015

Persiapan Anak Kedua, William dan Kate Belanja Beragam Barang

Kate membawa keranjang penuh hiasan dan beberapa benda untuk Prince George dan kemungkinan barang untuk bayi keduanya.

HIBURAN | 25 April 2015

Bahayakan Perempuan Ethiopia, Film Buatan Angelina Jolie Tuai Kecaman

Bekele marah pada Jolie karena menggunakan kisahnya tanpa sepengetahuan dan persetujuannya.

HIBURAN | 25 April 2015

Penyanyi Lawas dan Anyar Akan Berkolaborasi di Konser Hari Musik Nasional

Konser Hari Musik Nasional dibuat untuk mengingatkan masyarakat tentang perjalanan musik dari masa ke masa.

HIBURAN | 25 April 2015

Ashanty Berikan Kebebasan Terarah buat Aurel

''Asal benar dan bertanggung jawab aku sama mas Anang pasti akan setuju,'' ujar Ashanty.

HIBURAN | 25 April 2015

Ultah ke-17, Ashanty Siapkan Kejutan buat Aurel

''Tapi yang pasti aku punya sesuatu buat dia tapi dia gak tahu.''

HIBURAN | 25 April 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS