Mendagri Buka Pagelaran Wayang Kulit

Mendagri Buka Pagelaran Wayang Kulit
Ilustrasi dalang wayang kulit. ( Foto: Antara / Antara )
Carlos KY Paath Sabtu, 27 Juni 2015 | 23:13 WIB

‎Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) menggelar pagelaran wayang kulit dengan lakon "Setyaki, Setyaki, Setyaki". Pagelaran tersebut bertempat di Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu (27/6).

"Izin menggambarkan kenapa cerita ini kita ambil Setyaki, Setyaki, Setyaki. Setyaki itu tokoh satria muda. Maknanya kerja, kerja kerja," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya pada pembukaan pagelaran.

"Setyaki adalah satria, namun punya kesetiaan yang sangat tinggi terhadap kewajiban negara, melebih batas dari satria-satria lain. Demikian setianya kepada Raja Dwarawati, maka Setyaki diberi gelar Banteng Dwarawati," ujar Tjahjo.

Hal tersebut, masih kata Tjahjo, membuat banyak orang yang iri kepada Setyaki. "Banyak orang yang suka mengatasnamakan dan watak kerja Setyaki untuk meraih kekuasaan," kata Tjahjo.

"Kerja, kerja, kerja yang merupakan watak kesetiaan, mulai dipalsukan oleh para perusak-perusak yang tidak pernah mau kalau Pandawa mengalami kesuksesan. Karena itu nanti, Semar akan tampil di akhir acara ini untuk meruwat pada Pandawa agar semangat kerja, kerja, kerja kembali berkobar," imbuh Tjahjo.

Pada bagian lain, dia mengungkapkan, pihaknya juga bakal menggelar pagelaran wayang kulit menjelang peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus mendatang. "Kami akan lakukan pagelaran wayang kulit lagi di sini. Dalangnya tidak tiga, tapi lima. Bulan Desember nanti, sebagai penutup tahun, akan ada pagelaran lagi," ungkapnya.

Sekadar diketahui, pagelaran wayang terlaksana atas kerja sama Kemdagri dengan Persatuan Perdalangan Indonesia serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Adapun tiga dalang yang tampil yakni Ki Manteb Sudarsono, Ki Entus Susmono dan Ki Purbo Asmoro.

Tampak hadir dalam pagelaran di antaranya Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bambang Hadimuljono, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Plt Gubernur Banten Rano Karno, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto serta sejumlah pejabat di lingkungan Kemdagri.