Kisah Persahabatan dan Jelajah Kuliner di Film Aruna dan Lidahnya
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kisah Persahabatan dan Jelajah Kuliner di Film Aruna dan Lidahnya

Sabtu, 2 Juni 2018 | 15:06 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / FER

Jakarta - Setelah sukses merilis film perdana berjudul Posesif, Palari Films kembali meluncurkan film terbaru yang direncanakan akan tayang September 2018, Aruna dan Lidahnya. Film garapan sutradara Edwin ini, menjanjikan kisah perjalanan kuliner empat orang sahabat, yang dibalut dengan intrik dan konspirasi.

Film yang diadaptasi dari novel karangan Laksmi Pamuntjak ini, mengisahkan perjalanan seorang wanita bernama Aruna yang berusia 30 tahun. Meski sudah umurnya sudah matang, dirinya tetap bahagia sebagai seorang single dengan passion utamanya menjadi ahli wabah.

Wanita yang berpikir dan terobsesi tentang makanan setiap harinya ini, suatu kali ditugaskan untuk menginvestigasi kasus flu burung yang merebak di beberapa tempat di Indonesia. Dirinya membawa dan bertemu dengan tiga orang temannya yaitu, Bono seorang koki profesional, Nad sang kritikus kuliner, dan kawan lamanya Farish. Seiring dengan kisah penyelidikan, terungkap pula banyak hal lainnya yang menambah bumbu dinamika cerita dalam film.

Produser Aruna dan Lidahnya, Muhammad Zaidy, mengatakan, film ini menawarkan drama dengan kekuatan rasa yang beragam. Selain menawarkan kekayaan kuliner seperti yang tercantum dalam novel, film ini juga menangkap hubungan persahabatan dan problematikanya.

"Film ini akan menampilkan perjalanan kuliner Nusantara yang sangat menarik. Tidak hanya itu, film ini juga akan menghadirkan karakter-karakter utama yang berusia 30 tahunan, rentang umur yang jarang ditampilkan kisahnya di perfilman Indonesia. Film ini juga dipenuhi dengan obrolan-obrolan seputar kehidupan, profesi para karakternya, dan juga urusan percintaan, yang banyak dibicarakan di atas meja makan," kata Zaidy.

Film ini juga akan menandai fase baru dalam kreativitas Edwin di mana film ini akan banyak menampilkan dialog di antara para karakternya. Senada dengan yang dibicarakan oleh produser, menurutnya film ini bukan hanya tentang makanan, tapi juga tentang manusia.

"Fokus utamanya adalah hubungan para karakternya juga bagaimana mereka menemukan diri sendiri. Saya memang ingin mencoba menampilkan manusia-manusia yang berbicara dengan sesamanya, mengekspresikan perasaannya lewat bahasa dan kata-kata. Film Aruna dan Lidahnya memang berbeda dengan film-film saya lainnya," jelas Edwin.

Empat aktor dan aktris dipertemukan untuk menerjemahkan karya tulisnya ke dalam bentuk ekspresi yang nyata. Dian Sastrowardoyo dipilih sebagai Aruna, Oka Antara menjadi Farish Hannah Al Rashid memerankan Nad, dan Nicholas Saputra yang kebagian peran Bono. Semuanya punya karakter yang berbeda dan menimbulkan kekayaan tersendiri dalam hubungan antar tokohnya.

"Memang secara fisik, karakter tersebut tidak terlalu mirip. Namun itu tidak menjadi alasan. Secara kepribadian dan rasa, empat aktor tersebut sangat cocok berperan di film ini. Karena, mereka juga mampu merepresentasikan rasa (makanan) dengan nikmat melalui gambar. Jadi ekpresi mereka sangat sesuai dengan apa yang saya harapkan," terangnya.

Menurut Dian Sastro, dirinya sudah lama mendambakan film seperti ini. "Belakangan film saya serius terus, pengen main yang mendekati drama komedi modern. Saya juga sudah lama ingin bekerja sama dengan Edwin. Ingin tahu bagaimana caranya bekerja," kata Dian.

Biaya Produksi Tinggi

Mengenai biaya produksi, film Aruna dan Lidahnya ternyata membutuhkan nilai yang lebih besar dari film pertama Parali Film. Produser Meiske Taurisia, mengatakan, Aruna bersama teman-temannya berkeliling ke sepuluh kota di Indonesia untuk melakukan investigasi sekaligus mencicipi masakan khas di daerah tersebut.

"Kalau di hitung, tidak murah untuk membuat film road trip di negara kita dengan segala kondisinya. Hal yang pasti, mulai dari kebutuhan peralatan yang lebih, dan juga ongkos transportasi yang tinggi," tuturnya.

Dengan berbagai macam pertimbangan tersebut, film ini pun akhirnya hanya mengambil lokasi syuting di empat kota, Surabaya, Pamekasan (Madura), Pontianak, dan Singkawang. Dipangkasnya pemilihan kota, tak berarti film ini menurunkan bobot cerita yang akan disajikan.

"Kami sudah pikirkan dengan matang, empat kota tersebut cukup mewakili cerita. Bahkan, dari segi makanan dan suasananya pun lebih bisa menonjolkan hal-hal yang unik," pungkasnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Punya Penyakit Maag, Ini Cara Gitaris Band Ungu Jalani Puasa

Cermat dalam memilih makanan menjadi cara Oncy menjalani puasa.

HIBURAN | 1 Juni 2018

Maroon 5 Luncurkan Single Terbaru Girls Like You

Lagu terbaru Maroon 5 untuk merayakan pencapaian perempuan.

HIBURAN | 1 Juni 2018

Hadirkan Nuansa Berbeda, Aleena Rilis Single Rusak

Single yang berjudul Rusak ini memang bercerita tentang kehidupan sehari-hari khususnya anak muda zaman sekarang.

HIBURAN | 1 Juni 2018

Prihatin Minim Penyanyi Cilik, Sisco Barata Hadirkan Aisyah

Sisco langsung menciptakan beberapa buah lagu bertema anak-anak dengan nada religi agar mudah dimengerti tentang agama melalui bahasa yang ringan yakni bahasa a

HIBURAN | 1 Juni 2018

Boyzone Gelar Konser Perpisahan di Tiga Kota Indonesia

Boyzone akan menggelar konser perpisahan bertajuk 'Boyzone 25 Years Farewell Concert'.

HIBURAN | 31 Mei 2018

Kamidia Radisti Ikut Sebarkan Demam Asian Games

Kamidia mengajak masyarakat luas untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games.

HIBURAN | 31 Mei 2018

Zilingo Ikut Rayakan Keragaman Ekspresi Individual

Kedua publik figur tersebut merupakan contoh konkret invidividu yang senantiasa merayakan keunikan gaya masing-masing.

HIBURAN | 31 Mei 2018

Polres Bogor Belum Terima Izin Konser Celine Dion

Satu bulan jelang perhelatan, Polres Bogor belum menerima permohonan izin terkait acara konser Celine Dion.

HIBURAN | 29 Mei 2018

Afgan Galang Donasi untuk Anak Penderita Kanker

Jumlah donasi diharapkan bisa mencapai Rp 70 juta hingga 1 Juni mendatang.

HIBURAN | 28 Mei 2018

Cara Syahrini Merawat Kecatikan Kulit dan Wajah

Syahrini punya cara sendiri untuk perawatan kulit dan wajahnya.

HIBURAN | 28 Mei 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS