Kafir: Bersekutu dengan Setan Hadirkan Misteri Teror Karma nan Mencekam
Logo BeritaSatu

Kafir: Bersekutu dengan Setan Hadirkan Misteri Teror Karma nan Mencekam

Sabtu, 28 Juli 2018 | 18:32 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / FMB

Hujan dan petir menghantarkan sebuah cerita teror karma di keluarga yang dulunya memiliki kehangatan dan kebahagiaan. Sampai saatnya tiba sang kepala keluarga meninggal mendadak dengan cara yang tak wajar.

Peristiwa tersebut pun membuka lembar demi lembar kejadian janggal yang membuat suasana menjadi lebih kelabu. Sang Ibu (Putri Ayudia), yang masih belum bisa mengikhlaskan diri atas kepertian sang suami, kini menjadi sasaran teror gaib.

Sikap dan gerak-gerik sang ibu mulai terlihat aneh dan seringkali merasa paranoid. Dirinya acapkali melihat sosok misterius, sampai mendengar suara dentingan lagu kesukaan sang suami, yaitu Mawar Berduri.

Rentetan peristiwa ini nyatanya menimpulkan banyak misteri yang harus segera diketahui dan dibasmi. Sang ibu yang memiliki nama Sri (Sujiwo Tejo) mendatangi sebuah rumah yang dihuni oleh Jarwo, dukun sakti yang disegani warga.

Sedangkan kedua anak Sri, Andi (Rangga Azof) dan Dina (Nadya Arina) turut menelisik kejadian aneh ini secara diam-diam. Tak tahu sampai kapan teror ini akan terjadi, akhirnya pun sulit untuk dicari.

Senada dengan cerita yang serba janggal, kejadian screening media film Kafir: Bersekutu dengan Setan tidak berjalan begitu lancar. Di tengah pemutaran, film yang akan tayang pada 2 Agustus 2018 ini berhenti diputar dan meninggalkan lebih banyak misteri. Media tak memiliki kesempatan hingga akhir, dengan alasan tertulis di layar bahwa, “... Sudah masuk skedul press conference. Kelanjutan film ini tidak ditayangkan.”

Cukup disayangkan, namun apa daya? Yang terpenting, kesimpulan dan inti cerita sudah didapatkan. Film Kafir: Bersekutu dengan Setan adalah garapan dari sutradara Azhar Kinoi Lubis yang berhasil kembali memberi warna baru dalam kumpulan film horor klasik di Indonesia.

Mungkin ketika pertama kali film ini diputar, penonton akan sedikit merasakan atmosfer dari film horor yang sempat booming beberapa waktu lalu, yaitu Pengabdi Setan. Film Kafir juga mengambil latar waktu peristiwa di tahun 90an.

Penonton diajak kembali menyaksikan film nuansa lawas dengan dukungan properti, kostum dan juga warna tone gambar yang juga disesuaikan. Sedangkan suasan kelam, sering kali diwarnai dengan gemericik air hujan, serta gemuruh petir.

Tak ketinggalan juga, lagu Mawar Berduri karya A Riyanto yang dipopulerkan oleh Tetty, diaransemen ulang menjadi sebuah lagu yang mampu membangunkan bulu kuduk penonton. Aghi Narottama, Bemby Gusti dan Tony Setiaji sebagai penata musik juga turut bereksperimen untuk membuat musik-musik yang menambah ketegangan dalam film.

Beralih dari suasana, dibantu oleh Upi sebagai produser kreatif dan co writer, penulis skenario Rafki Hidayat yang baru saja terjun di industri perfilman ini juga bersikeras untuk memberikan suguhan yang berbeda dalam genre horor lainnya.

Alur cerita dalam film ini juga disampaikan dengan urutan yang rapi. Bahkan, penonton diajak terus berfikir dan beranalisis tanpa henti untuk mengetahui misteri yang terjadi. Mereka berdua berusaha keras untuk tidak memberikan banyak kata kunci misteri tersebut hingga klimaks dihadirkan.

Dalam film ini, kisah horor tidak melulu mengandalkan efek kejut, tetapi lebih berfokus pada perjalanan setiap karakternya. Mayoritas karakter di film ini akan melalui berbagai tantangan dan perubahan emosi yang ekstrem. Sang penulis pun sepertinya ingin membuat Kafir sebagai film horor yang lebih emosional dan psikologis.

Memang, Kafir dikemas dalam bentuk klasik yang modern dan stylish. Sehingga menjadi sebuah unsur sinematik dalam sebuah film horor. Pendekatan dengan gaya sinematik inilah yang meyakini style yang diharapkan penonton horor masa kini.

Deretan pemain baru yang dipilih Upi nyatanya juga memiliki kualitas yang baik. Selain kebaruan cerita, Upi memang sengaja memberikan tontonan yang segar lewat wajah-wajah baru, dan membuktikan bahwa Indonesia sesungguhnya memiliki banyak bakat terpendam yang harus diangkat.

Sebuah pesan dari film Kafir: Bersekutu dengan Setan ini, bahwa kadang kita manusia ingin menjadi sempurna, sehingga menghalalkan segala cara untuk mencapai kesempurnaan itu tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi pada diri kita sendiri dan sekitar kita.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Nick Jonas dan Priyanka Chopra Bertunangan

Keduanya diketahui baru berpacaran selama dua bulan.

HIBURAN | 28 Juli 2018

Anggun Bangga Tampil di Pembukaan Asian Games 2018

Pembukaan Asian Games 2018 disemarakkan deretan artis papan atas Indonesia.

HIBURAN | 27 Juli 2018

Fatin Tak Menyangka Dirinya Masuk Musisi Asia Terbaik 2018

Fatin bersanding dengan Lea Salonga dari Filipina, Yui dari Jepang dan Kim Hyun Joong dari Korsel.

HIBURAN | 27 Juli 2018

Cinemaxx Umumkan Pemenang Paket Liburan ke USS dan Bali

Bioskop Cinemaxx telah hadir di 44 lokasi di beberapa kota di tanah air.

HIBURAN | 26 Juli 2018

Mutia Terian: Indonesia Punya Banyak Animator Berbakat

Animasi merupakan salah satu tulang punggung subsektor ekonomi kreatif.

HIBURAN | 26 Juli 2018

Harga Tiket Konser Syahrini Setara Celine Dion

Tiket termahal konser Syahrini senilai Rp 25 juta, setara tiket konser Celine Dion.

HIBURAN | 26 Juli 2018

Peran Pendidikan dalam Persoalan Industri Perfilman

SDM industri film di Indonesia masih belum mampu mengimbangi percepatan industri.

HIBURAN | 26 Juli 2018

66 Film dan Animasi Warnai Film Screening UPH

Film screening dibuat untuk menampilkan karya-karya mahasiswa UPH.

HIBURAN | 26 Juli 2018

Fatin Shidqia Masuk Jajaran Musisi Asia Terbaik

Fatin sejajar dengan penyanyi Lea Salonga dari Filipina

HIBURAN | 25 Juli 2018

Penyanyi Dangdut Kristina Akhirnya Kepincut Panggung Politik

Kristina sempat menolak tawaran dari tujuh partai politik.

HIBURAN | 25 Juli 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS