Seni Instalasi Diminati Generasi Milenial

Seni Instalasi Diminati Generasi Milenial
Aksi Nonotak dalam aksi musik yang dikawinkan dengan seni teknologi bertajuk Shiro saat festival seni teknologi Wave of Tomorrow 2018, di Jakarta, Sabtu (20/10/18). Karya-karya di bidang new media art berbasis teknologi dari seniman Indonesia dan Internasional, serta sederet musisi meramaikan acara Wave of Tomorrow selama 10 hari ke depan. (Foto: beritasatu photo / mohammad defrizal)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 26 Oktober 2018 | 17:09 WIB

Jakarta - Perusahaan pengelola sistem ticketing, KiosTix, menjual tiket online dan tiket go show pameran seni instalasi ‘Wave of Tomorrow’ yang sedang berlangsung di Gedung Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada 19-28 Oktober 2018.

Pameran seni instalasi ini ramai dikunjungi penonton terutama para generasi muda milenial. Tampak, generasi muda mengantre panjang di depan ticket box KiosTix yang dipajang di depan pintu masuk pameran. “Dengan harga tiket Rp 50.000 di hari kerja, dan Rp 100.000 di akhir pekan. Penontonnya ramai sekali,” ujar Vice President Sales dan Partnership KiosTix, Andhika Soetalaksana, di lokasi pameran, Jumat (26/10).

Melihat antusiasme penonton Andhika mengaku kagum dengan respons para milenial yang akrab dengan berbagai obyek seni. “Ini untuk pertama kalinya KiosTix ikut mengelola manajemen ticketing sebuah pameran seni instalasi. Dan tidak menyangka ternyata penontonnya sangat antusias. Ini menunjukkan pameran seni instalasi tidak semata sebagai event budaya, tetapi juga event yang diminati," ujar Andhika Soetalaksana.

Diadakan oleh Level 7 sebagai event organizer dan Balai Project sebagai konsultan seni, pameran "Wave of Tomorrow" menampilkan karya enam kreator yakni Nonotak, Sembilan Matahari, Maika Collective, Ageless Galaxy, Rebellionik, dan Kinara Darma x Modulight. Ada sembilan modul dipamerkan.

Salah satunya Nonotak yang merupakan nama kreatif kolaborasi artis Prancis, Noemi Schipfer dan arsitek Jepang, Takami Nakamoto yang menampilkan modul berjudul Wave ke dalam pameran ini. Sebuah karya kreatif yang menggunakan cahaya sebagai modul gelombang karya Nonotak ini, baru sekali dipamerkan di ajang Wave of Tomorrow Indonesia.

Adapun modul yang paling menarik perhatian penonton, yakni Constellation Neverland karya Sembilan Matahari, yakni modul yang menggambarkan hujan salju di negeri dingin yang mengesankan situasi mencekam, namun menarik. Selain itu, masih banyak modul seni instalasi lain yang menarik dinikmati, seperti Ageless Galaxy yang menggambarkan kehidupan di angkasa luar. Modul Kinara Darma menampilkan seni membaca puisi digabungkan teknologi kreatif.

Selain pameran modul karya seni instalasi, "Wave of Tomorrow" diisi pertunjukkan musik seperti Maliq & D’ Essentials, The Groove, Glenn Fredly, Potret, dan lain-lain. “Pertunjukan pameran seni instalasi masih jarang di Jakarta. Dengan suksesnya pameran ini, rencananya penyelenggara akan mengadakan lagi tahun depan,” kata Andhika.

KiosTix merupakan perusahaan yang menangani event besar seperti Asian Games 2018 dan Soundrenaline dan telah menangani lebih dari 2 juta penjualan tiket dan 300 event.



Sumber: BeritaSatu.com