Bidik Milenial, Pikiran Rakyat Luncurkan PRTV

Bidik Milenial, Pikiran Rakyat Luncurkan PRTV
Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri peluncuran PRTV di Bandung, Minggu (17/3/2019) ( Foto: istimewa / istimewa )
Irawati D Astuti / IDS Senin, 18 Maret 2019 | 11:18 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Sebagai pelopor media terdepan di Bandung Jawa Barat, Pikiran Rakyat kini merilis televisi (TV) berbasis aplikasi bernama PRTV. Menurut pencetus sekaligus komisi utama PRTV, Witjaksono, ini merupakan media TV full news yang menjadi terobosan baru di dunia media televisi di Indonesia.

"Kita ingin punya TV yang kondusif jauh lebih up to date dari yang bisa dilihat oleh anak-anak muda terutama untuk kaum milenial. Kenapa? Saya saja tidak pernah nonton TV konvensional dan saya tidak pernah nonton di layar juga. Nah pergeseran ke TV ini pasti akan terjadi mau tidak mau semua stasiun TV akan lari ke mobile," ujar Witjaksono di acara peresmian PRTV di Savoy Hotel, Bandung, Minggu (17/3/2019).

Dalam siaran pers yang diterima Beritasatu, ia menuturkan, PRTV merupakan TV berbasis aplikasi yang bisa diunduh di Playstore Android dan bisa dilihat kapan pun dan di mana pun.

"Target kita adalah news application yang dibentuk seperti entertainment news yang tak hanya enak ditonton tapi juga enak dilihat, serta tidak provokatif. Saya melihat banyak media provokatif, saya akan kurangi itu. Sebab, kalau kondisinya live dan interaktif, itu akan susah kepada media yang provokatif,” jelasnya.

Untuk membuat TV berbasis aplikasi ini, Witjaksono akan melibatkan masyarakat dalam memberikan informasi yang dilihat dan terjadi di sekitarnya. "Siapapun bisa jadi citizen journalist dan kami yang akan menyediakan ruang itu termasuk teknologi, sumber daya dan kualitas live streaming yang memadai," lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang hadir dan turut meresmikan, mengatakan bahwa dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat dengan kemajuan, media bukan hanya memberitakan yang sedang terjadi, tetapi juga bisa yang akan terjadi.

"Karena media di zaman sekarang sudah menjadi industri yang terus berkembang, berubah jadi persaingan. Siapa yang paling cepat memberitakan, itulah pemenangnya. Dan media yang utama adalah obyektivitas karena media bisa mempengaruhi pandangan masyarakat," tambah JK.

Program PRTV menurut Witjaksono hampir sama dengan televisi nasional maupun lokal, yakni sekitar 60%-70% target beritanya adalah citizen journalism.

"Target PRTV adalah live. Kalau di dunia luar melihat ada seperti TV live, tapi TV kita ini fokus ke interaktif antara penyiar dan masyarakat secara langsung. Sistem kita klik karena di seluruh dunia belum ada news application yang modelnya seperti ini. Target PRTV ini dari umur 15 sampai 40 tahun karena kalau lihat data statistik di tahun 2024 sampai 2025, 50%-60% kendali sudah mulai beralih ke kaum milenial," tandas Witjaksono.