101 Film Kontemporer Hadir di Festival Europe on Screen

101 Film Kontemporer Hadir di Festival Europe on Screen
The Guilty, film drama thriller asal Denmark yang menang di Sundance Film Festival akan menjadi film pembuka di EoS 2019. ( Foto: imdb.com )
Dina Fitri Anisa / EAS Kamis, 4 April 2019 | 13:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Salah satu festival film internasional terbesar di Asia Tenggara, Europe on Screen (EoS) kembali hadir  membawa 101 film kontemporer dari 27 negara di Eropa.

Pada tahun ke-19 ini, EoS yang dihadirkan gratis akan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 18-30 April 2019 di delapan kota di Indonesia.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend mengatakan festival bertujuan memupuk kerja sama antara industri kreatif Eropa dan Indonesia sebagai sektor ekonomi yang meningkat pesat. Salah satu bentuk kolaborasinya adalah kerja sama pekerja film Eropa dengan para sineas Indonesia.

"Industri film menjadi sangat penting bagi sektor ekonomi di Eropa. Kami percaya budaya dapat berkontribusi untuk kemakmuran dan sarana hiburan," jelas Vincent di Goethe Institut Jakarta beberapa waktu lalu.

Deretan film yang akan ditayangkan tidak hanya didominasi dari negara-negara penghasil film terbanyak di Eropa, seperti Belanda, Jerman, Perancis, dan Inggris. Namun, film-film dari negara yang produksinya terbatas pun tetap ditayangkan di sana.

"Uni Eropa terdiri atas negara kecil dengan 300.000 penduduk, hingga negara dengan penduduk terbesar berjumlah 8 juta seperti Jerman. Persoalannya, melalui festival ini kami harus merefleksikan budaya Eropa,” paparnya.

Ia pun menambahkan, selama ini EoS mendapatkan animo yang baik dari masyarakat Indonesia. Perayaan tahun lalu, festival ini mampu mengajak 24.000 orang untuk menonton film bersama.

Sedangkan kini, dengan penambahan tempat penayangan di kota Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bandung, Medan, Denpasar, Yogyakarta, dan Surabaya, pihak penyelenggara berharap adanya peningkatan pengunjung yang signifikan.

Selain pemutaran film, EoS juga mengundang beberapa pekerja film Eropa untuk berbagi pengalaman dan keahlian mereka melalui program Film Talk. Mereka adalah, dua sineas asal Denmark untuk film The Guilty, Emil Nygaard Albertsen (Screenwriter) dan Lina Flint (Produser), serta desainer poster film asal Brussels, Amira Daoudi.

Sementara The Guilty, film drama thriller asal Denmark pemenang Sundance Film Festival 2018 arahan sutradara Gustav Moller juga akan menjadi film pembuka di EoS tahun ini. Sebagai penutup ditayangkan film komedi box office asal Austria, What Have We Done to Deserve This?



Sumber: Suara Pembaruan