Komunitas Taman Potret Berikan Pelatihan KLJ di Lapas Anak Tangerang

Komunitas Taman Potret Berikan Pelatihan KLJ di Lapas Anak Tangerang
Kotret memberikan pelatihan fotografi. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Sabtu, 6 April 2019 | 13:29 WIB

Tangerang, Banten - Komunitas Taman Potret (Kotret) menggelar kegiatan belajar Kamera Lubang Jarum (KLJ) bersama anak didik lapas di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas 1 Kota Tangerang. Kegiatan yang diikuti sekitar 150 anak didik dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Walikota Tangerang H Sachrudin, Jumat (5/4/2019).

Ketua Kotret Adrianto mengungkapkan belajar KLJ ini bertujuan agar para anak didik terus bersemangat dalam berkarya, dan tidak terbatasi keadaan dalam menjalani masa hukuman.

"Kami ingin berbagi ilmu fotografi serta memberikan bekal pengetahuan agar kelak saat mereka kembali ke masyarakat memiliki ilmu yang bisa bermanfaat. Dengan melajar kamera lubang jarum yang menggunakan alat sederhana akan mampu membuat dan mengenal kamera serta dasar fotografi dengan baik, sehingga nantinya kalau mereka kembali kemasyarakat mereka punya keahlian yang mungkin bisa jadi bekal hidupnya," ucap Adrianto.

Sementara itu, Wakil Wali Kota H. Sachrudin mengapresiasi dengan baik kegiatan yang digagas Kotret, ia berharap kegiatan ini mampu menjadi motivasi bagi anak didik di LPKA Klas 1 Tangerang itu.

"Yang pasti sangat Luar biasa dengan acara ini dan apresiasi kami berikan kepada kepada rekan-rekan dari Komunitas Taman Potret (Kotret) yang telah mau berbagi keahian kepada anak-anak kita yang kini tengah berada dalam pembinaan di LPKA Kelas 1 Tangerang ini. Terima kasih pula kepada Kalapas Anak Kota tangerang beserta jajarannya yang telah selalu melakukan pendidikan kepada anak-anak kita," ujar H Sachrudin.

Dia berharap kegiatan ini bisa menjadi bekal bagi hidup mereka setalah nanti kembali ke masyarakat. 

"Saya sendiri menyampaikan pesan kepada anak-anak agar tetap semangat dengan terus belajar dan beraktivitas serta berkreativitas. Agar mereka punya bekal nanti setelah kembali ke masyarakat. Harapannya mereka bisa kembali diterima oleh masyrakat dan kembali berguna bagi masyarakat, agama dan bangsanya. Sebab di sini mereka di berikan pendidikan agar nanti mereka tidak lagi melakukan kesalahan seperti yang mungkin mereka pernah perbuat. Dan buat mereka agar ilmu yang didapat bisa dipakai untuk kehidupan kedepan yang baru," tambah Sachrudin.

Pada kesempatan yang sama, Plt Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas 1 Tangerang, Darma Lingganawati, Amd. IP, SH, MH M.Si meyatakan kegiatan yang diberikan kepada anak-anak didik di Lapas Anak ini sebagai kegiatan positif yang akan terus didukung oleh pihak Kemenkumham khususnya Dirjen Pemasyarakatan.

"Saya memberikan apresiasi yang luar biasa atas kegiatan ini. Meskipun ini sederhana, namun pendidikan yang diberikan ini akan bisa jadi bekal keterampilan buat mereka yang nantikan akan bisa mereka manfaatkan untuk kepentingan mereka setelah keluar lapas," tambah Darma. 



Sumber: BeritaSatu.com