Dewi Gita Sebut Peringatan Hari Kartini Kurang Meriah

Dewi Gita Sebut Peringatan Hari Kartini Kurang Meriah
Armand Maulana dan Dewi Gita. ( Foto: Istimewa )
Chairul Fikri / FER Senin, 22 April 2019 | 22:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyanyi Dewi Gita merasa sedih, lantaran generasi milenial sudah hampir melupakan peringatan Hari Kartini yang jatuh di setiap tanggal 21 April. Padahal, semangat yang diusung Kartini menjadi tonggak emansipasi wanita.

"Sedih sebenarnya mengenang Peringatan Hari Kartini sekarang yang sudah tak semeriah dulu waktu aku masih remaja. Kenapa sekarang tuh semakin menipis. Sebagian orang ingin menghilangkan kemeriahannya. Padahal untuk generasi sekarang, seharusnya lebih dikenalkan dan diberi edukasi lebih tentang Kartini. Kenapa saya bilang begitu, karena sekarang saya sudah nggak ngerasain (peringatan Hari Kartini di Jakarta). Makanya lebih senang tampil di acara yang diselenggarakan di daerah (luar Jakarta) karena masih terasa peringatan Hari Kartini," ungkap Dewi Gita di temui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Ditambahkan pemilik nama lengkap Naja Dewi Maulana itu, makna Kartini sebagai tokoh wanita yang mengenalkan emansipasi wanita memang begitu dirasakan hingga kini dalam kehidupannya. Namun dirinya menyayangka sosok Kartini sebagai tokoh wanita Indonesia yang memperjuangkan persamaan gender wanita dengan kaum laki-laki kini sudah tak dirasakan oleh generasi milenial saat ini.

"Kalau buat saya Kartini itu salah satu pahlawan wanita. Tetapi, banyak juga pahlawan-pahlawan wanita lainnya kayak Dewi Sartika, dan banyak lah di tiap daerah punya pejuang wanita. Dan harusnya kita kaum wanita memaknainya dengan bersyukur karena Kartini, dan pahlawan perempuan lainnya yang memperjuangkan emansipasi di dalam pekerjaan, hingga wanita jadi satu level. Tapi tak melebihi kodratnya. Itu satu hal yang harus disyukuri, dan itu yang harus terus di tularkan kepada generasi milenial wanita sekarang. Karena berkat beliau kita kaum wanita bisa sejajar dengan pria. Dan itu yang kita harus terus perjuangkan dan kenang. Bukan malah cuek. Dan saya harap kedepan wanita Indonesia bisa mengenang perjuangan mereka kaum wanita di Indonesia," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com