Iqro-My Universe, Ajak Anak Kembali Bermimpi

Iqro-My Universe, Ajak Anak Kembali Bermimpi
Cok Simbara dan Aisha Nurra Datau bermain dalam film Iqro-My Universe, yang akan tayang di layar lebar pada 11 Juli 2019. ( Foto: istimewa )
Dina Fitri Anisa / EAS Kamis, 23 Mei 2019 | 12:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sukses dengan penayangan Iqro-Petualangan Meraih Bintang pada 2017 silam, kini sekuel film bertajuk Iqro-My Universe akan ditayangkan pada liburan sekolah mendatang.

Eksekutif produser Iqro, Imam Choirul Basri mengatakan, proyek film anak yang telah digarap kurang lebih lima tahun terakhir ini merupakan bentuk upaya untuk menginspirasi anak-anak dan masyarakat di Indonesia. Ia pun menyebut, nantinya film ini akan tayang pada liburan sekolah, 11 Juli 2019.

"Film ini untuk kebaikan umat. Tidak hanya sekadar dakwah, karena penggarapan film ini berangkat dari pemikiran rasional. Jadi film ini tidak hanya kami tujukan untuk umat muslim saja, tetapi semua masyarakat Indonesia,” jelas Imam saat peluncuran trailer Iqro-My Universe, di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

Masih konsisten dengan tema yang mengedepankan ilmu pengetahuan dan mengangkat kebesaran Alquran, film Iqro-My Universe berkisah tentang impian Aqilla (Aisha Nurra Datau) menjadi seorang astronot. Ia akan mengikuti lomba video blog (vlog) yang membawanya terbang ke Inggris untuk berkunjung ke pusat penelitian luar angkasa.

Sang sutradara, Iqbal Alfajri mengatakan tujuan utamanya membuat film ini adalah menyadarkan generasi milenial untuk bermimpi sebesar dan setinggi apa pun.

"Film Iqro bermula dari sebuah mimpi, bagaimana kita bisa menyebarkan mimpi besar kepada generasi muda. Pasalnya, saat ini anak muda seperti kehilangan untuk bermimpi besar, seperti menjadi astronot misalnya,” jelasnya.

Memang, dengan misi tersebut, film anak ini jadi memiliki keunikan tersendiri pada tema besar yang disorot yakni astronot. Profesi tersebut kini jarang diimpikan oleh anak-anak zaman sekarang karena dianggap mustahil.

Dalam film Iqro-My Universe, sang sutradara ingin mematahkan stigma bahwa tidak ada salahnya untuk bermimpi, sekalipun itu sulit diraih.

“Anak muda dengan bangsa yang besar ini harus punya kebanggaan. Lewat film kami ingin mengajak anak-anak muda harus berani dan berjuang meraih itu semua,” terangnya.



Sumber: BeritaSatu.com