Film Iqro-My Universe Siap Menginspirasi Anak Indonesia

Film Iqro-My Universe Siap Menginspirasi Anak Indonesia
Film Iqro-MY Universe ( Foto: istimewa )
Dina Fitri Anisa / CAH Kamis, 23 Mei 2019 | 12:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sukses dengan penayangan Iqro - Petualangan Meraih Bintang pada 2017 silam, kini Yayasan Pembina Masjid Salman ITB bersama Salman Film Academy didukung Bumi Prasidi Bi-Epsi dan Mitra Andalas Visual kembali menggarap film sekuelnya bertajuk Iqro - My Universe.

Eksekutif Produser Iqro, Imam Choirul Basri mengatakan, proyek film anak yang telah digarap kurang lebih lima tahun terakhir ini merupakan bentuk upaya untuk menginspirasi anak-anak dan masyarakat di Indonesia. Ia pun menyebut, nantinya film ini akan tayang pada liburan sekolah, 11 Juli 2019.

“Film ini untuk kebaikan umat. Tidak hanya sekadar dakwah, karena penggarapan film ini berangkat dari pemikiran rasional. Jadi film ini tidak hanya kami tunjukan untuk umat Muslim saja, tetapi semua masyarakat Indonesia,” jelas Imam saat peluncuran trailer Iqra - My Universe, di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

Masih konsisten dengan tema yang mengedepankan ilmu pengetahuan dan mengangkat kebesaran Al-Quran, film Iqro - My Universe berkisah tentang impian Aqilla (Aisha Nurra Datau) menjadi seorang astronot. Ia akan mengikuti lomba video blog (vlog) yang membawanya terbang ke Inggris untuk berkunjung ke pusat penelitian luar angkasa.

Sang sutradara, Iqbal Alfajri mengatakan tujuan utamanya membuat film ini adalah mengajak sekaligus menyadarkan generasi milenial untuk bermimpi sebesar dan setinggi apa pun.

“Film Iqro bermula dari sebuah mimpi, bagaimana kita bisa menyebarkan mimpi besar kepada generasi muda. Pasalnya, saat ini anak muda seperti kehilangan untuk bermimpi besar, seperti menjadi astronot misalnya,” jelasnya.

Memang, dengan misi tersebut, film anak ini jadi memiliki keunikan tersendiri pada tema besar yang disorot yakni astronot. Profesi tersebut kini jarang diimpikan oleh anak-anak zaman sekarang karena dianggap mustahil. Dalam film Iqro - My Universe, sang sutradara ingin mematahkan stigma bahwa tidak ada salahnya untuk bermimpi, sekalipun itu sulit diraih.

“Anak muda dengan bangsa yang besar ini harus punya kebangga. Kita coba lalui film. Alam bawah sadar anak diingitalan kembali, harus berani dan berjuang meraih itu semua,” terangnya.

Riset Mendalam

Tidak ingin setengah-setengah, dalam membuat film ini sang sutradara dan penulis skenario, Aisyah Amirah Nasution, melakukan riset yang mendalam, agar cerita yang disampaikan tidak kabur dari fakta dan data.

“Tidak sembarangan, saat menggunakan istilah-istilah tentang astronomi, kita turut ngobrol langsung dengan peneliti-peneliti, ilmuan, dan beberapa panduan buku-buku astronomi,” terang Aisyah.

Riset rupanya tidak hanya dilakukan oleh orang-orang dibalik layar. Ternyata, salah satu pemain di film ini, yaitu Maudy Koesnaedi yang berperan sebagai astronot wanita bernama, Tsurayya.

Menjadi seorang astronot tentu menjadi tantangan baru bagi Maudy Koesnaedi, yang sebelumnya tampil apik sebagai seorang biarawati di film Ave Maryam. "Saya perlu banyak-banyak diskusi dan saya berusaha banget untuk menyebut kan istilah-istilah yang pakai bahasa latin dengan benar. Makanya berkali-kali berdiskusi sama penulis naskah,” terangnya.

Untuk mendalami karakternya, Maudy Koesnaedi mengaku diberi kesempatan untuk merasakan langsung bagaimana menjadi seorang astronot di salah satu tempat wisata di wilayah Orlando, Florida. Selain itu, ia pun diminta untuk membaca tiga sampai empat buku pengetahuan tentang astronomi, astronot, dan juga National Aeronautics and Space Administration (NASA).



Sumber: Suara Pembaruan