Benazio Rizki Putra Terapkan Kebiasaan Membaca Label Gizi

Benazio Rizki Putra Terapkan Kebiasaan Membaca Label Gizi
Komedian sekaligus narablog, Benazio Rizki Putra atau yang lebih dikenal dengan nama Benakribo. ( Foto: Beritasatu Photo / Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / FER Minggu, 14 Juli 2019 | 15:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat konsumen yang sadar gizi salah satunya memiliki kebiasaan membaca label produk pangan kemasan.

Komedian sekaligus narablog, Benazio Rizki Putra atau yang lebih dikenal dengan nama Benakribo, telah menerapkan kebiasaan ini setelah menikah dan dikaruniai anak pertama, Benzivar Zayka Mavendra.

Pria kelahiran 3 Februari 1990 ini mengatakan, selain melihat expired atau tanggal kadaluarsa, membaca label gizi sebenarnya penting dilakukan setiap orang. Pasalnya, dengan kebiasaan ini seseorang bisa mengetahui seberapa banyak gizi yang terpenuhi saat mengkonsumsi makanan kemasan.

Menurutnya, setiap makanan yang dikonsumsi itu mengandung berbagai kandungan gizi yang memiliki manfaat bagi kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah cukup, tidak kurang dan tidak berlebihan. Kelebihan konsumsi pangan akan mudah diamati dari berat badan yang meningkat. Sebaliknya, kurang makanan dapat menyebabkan tubuh kurus.

"Ini penting, tetapi edukasi di masyarakat kita sangat kurang. Jadi, masyarakat lebih dominan melihat bungkus yang menarik saja," terang Bena di Jakarta, Minggu (14/7/2019).

Berdasarkan pandangannya, kurangnya edukasi menimbulkan persoalan yang sering dihadapi. Sebagian besar masyarakat, kurang memahami istilah-istilah teknis yang tertera dalam label gizi. Semisal, istilah AKG yang artinya Angka Kecukupan Gizi.

"Selama ini saya jarang banget mendengar orang yang membahas tentang ini. Paling hanya melihat persen kalori atau gramnya saja. Orang pun belum mengetahui manfaat membaca tulisan yang terkesan scientific," ungkap Bena.

Dalam memilih makanan ringan untuk si kecil, Bena dan istri, Vendryana lebih memilih untuk konsultasi lebih dulu ke dokter anak. Apa saja makanan yang aman dan sesuai dengan kebutuhan anaknya.

"Saat memilih makanan, kita mengejar kandungan gizi yang sedang dibutuhkan Zayka. Jadi, itu juga berpengaruh ke saya yang jadi gemar makan sayuran. Dengan kebiasaan ini, memberikan perbedaan yang cukup signifikan terhadap pola hidup sehat saya dan keluarga," tandas Bena.



Sumber: BeritaSatu.com