Asmara Abigail Siap Hadapi Tantangan Peran

Asmara Abigail Siap Hadapi Tantangan Peran
Aktris Muda, Asmara Abigail. ( Foto: Beritasatu Photo / Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / FER Kamis, 25 Juli 2019 | 15:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menjadi seorang aktris profesional memang dituntut untuk bisa mendalami ragam peran yang diberikan sutradara. Tantangan inilah yang kemudian dijawab langsung oleh aktris muda, Asmara Aigail, dalam film produksi Nortcliff bertajuk, #MoveOnAja yang akan tayang 22 Agustus 2019.

Sebelumnya, perempuan yang akrab disapa Abi ini selalu mendapatkan 'cap' sebagai aktris spesialis horor. Hal ini dikarenakan Abi kerap mampu menghidupkan film-film bergenre horor dan klenik. Salah satu yang melegenda adalah Setan Jawa, film karya Garin Nugroho.

"Akhirnya aku tidak berperan jadi hantu lagi. Aku memang baru di dunia film, tetapi aku ingin keluar dari zona nyaman, dan membuktikan bahwa aku bisa menjadi aktor yang berperan di berbagai macam genre, sutradara, dan juga karakter. Agar pengalaman aku terus terasah," ungkap Asmara Abigail di acara jumpa pers film #MoveOnAja, Rabu (24/7/2019).

Meskipun terdengar lebih mudah, film komedi romantis garapan Hestu Saputra menjadi tantangan yang cukup berat bagi Abi. Pasalnya, di film ini Abi harus mahir bermain kata, dan menerjemahkan isi naskah untuk menjadi dialog yang terkesan lucu.

"Aku sangat deg-degan. Masih perlu banyak belajar untuk mengembangkan skrip saat syuting. Ada yang komentar, kalau saya main film dialog hancur lebur, tapi ekpresi yang saya miliki bagus, dan juga harus menjaga chemestry dengan lawan main,” terangnya.

Dalam film #MoveOnAja, Abi berperan menjadi Nadia, seorang perempuan urban kaya raya yang memiliki gaya hidup tinggi. Namun, hal tersebut tidak membuatnya bahagia. Akhirnya, Nadia memutuskan untuk pergi ke Bali untuk menenangkan pikiran, dan tanpa sengaja bertemu dengan Marthino Lio yang berperan sebagai supir ojek online bernama, Iwan.

"Alasan aku bergabung dalam projek ini, karena #MoveOnAja merupakan film dengan tema keseharian yang ringan tetapi menyenangkan. Sehingga, film ini terasa lebih mudah untuk diterima masyarakat. Tidak hanya sekedar lucu dan romantis saja, film ini juga banyak memberikan inspirasi untuk penonton," tukas Abi.



Sumber: BeritaSatu.com