Sri Mulyani Buka Artjog 2019

Sri Mulyani Buka Artjog 2019
Menteri Keuangan Sri Mulyani menerima cinderamata seusai membuka Pameran Artjog 2019 di Yogyakarta, Kamis (27/7/2019) malam. ( Foto: SP/Fuska Sani Evani )
Fuska Sani Evani / RSAT Jumat, 26 Juli 2019 | 11:06 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membuka pameran seni rupa kolosal Artjog ke-12, di Museum Nasional Jogja,. Kamis (25/7/2019) malam. Pameran ini akan berlangsung selama sebulan yakni mulai 25 Juli hingga 25 Agustus 2019.

Menkeu Sri Mulyani menyampaikan bahwa Artjog merupakan langkah yang konsisten bagi dunia seni dalam membangun seni menjadi lebih kuat. Seni merupakan refreshment.

"Ini jadi hiburan untuk saya. Jadi tidak hanya melihat angka maupun APBN. Dengan mengangkat tema common space, bisa mengajak semua untuk menjaga bumi secara baik dan secara berkelanjutan," ujar Sri Mulyani.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Artjog MMXIX kali ini resmi menjadi sebuah gelaran festival seni kontemporer internasional yang berbasis di Yogyakarta.

Acara tahunan ini terus menawarkan perspektif berbeda untuk melihat dunia melalui seni. Artjog kali ini diikuti oleh 39 seniman kontemporer, bukan hanya dari seniman nasional namun juga melibatkan seniman dari mancanegara seperti Australia, Filipina, dan Singapura.

Mereka terdiri dari seniman, kolektor seni, dan eksekutif galeri dari Indonesia dan seluruh dunia. Beberapa nama yang menyoroti pameran tahun lalu adalah: Adam de Boer (AS), Ezzam Rahman (Singapura), Hiromi Tango (Australia), Kexin Zhang (Cina), Marcel Schwittlick (Jerman), Ronald Ventura (Filipina), Bakudapan Food Story Group & Fajar Riyanto (Yogyakarta / Indonesia), Fajar Abadi (Bandung / Indonesia), Agung Tato Suryanto (Surabaya / Indonesia).

Selama bertahun-tahun, salah satu atraksi Artjog yang paling terkenal adalah transformasi halaman depan venue. Artjog menugaskan individu atau kelompok seniman untuk mengubah wajah depan sebuah bangunan dan atau halaman depan, tempat pameran diadakan.

Sebagai acara seni, Artjog telah mendedikasikan dirinya selama 10 tahun untuk membangun jaringan lokal dan menciptakan koneksi komunitas seni visual di seluruh dunia.

Bagi pengunjung, ini adalah kesempatan sempurna untuk mengamati karya seni terbaik dari seluruh dunia. Kesempatan untuk melihat bagaimana seni meniru kehidupan dan bagaimana estetika didefinisikan dalam berbagai cara.



Sumber: Suara Pembaruan