Film Koboy Kampus Bangkitkan Semangat Sineas Kalimantan Selatan

Film Koboy Kampus Bangkitkan Semangat Sineas Kalimantan Selatan
Gala Premiere Koboy Kampus di XXI Ciwalk, Bandung, Jawa Barat. ( Foto: Beritasatu.com / Chairul Fikri )
Chairul Fikri / CAH Selasa, 30 Juli 2019 | 17:35 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Film Koboy Kampus yang kini tengah tayang diseluruh bioskop tanah air jadi sorotan banyak sineas muda di Indonesia. Ini lantaran film yang diadaptasi dari kisah hidup sang sutradara Pidi Baiq itu merupakan produksi MNC Pictures yang bekerjasama dengan rumah produksi 69 Production yang berbasis di Kalimantan Selatan.

Dengan film itu, sineas-sineas muda Kalimantan Selatan pun kini mulai menggeliat dan bertekad untuk memproduksi kembali film-film berkelas.

Sekar Ayu Asmara selaku produser 69 Production mengatakan film Koboy Kampus ini merupakan film produksi pertamanya sehingga wajar jika dibilang terasa istimewa.

"Pengambilan gambarnya sebagian besar di Bandung dan sebagian kecil di Banjarmasin. Kami sangat senang karena bisa melibatkan pemain-pemain dari Banjarmasin, ada Putri Kasela dan Gugun. Mudah-mudahan semakin banyak aktor Kalimantan Selatan yang bisa mengembangkan dirinya untuk memajukan perfilman nasional," ungkap Sekar Ayu, Selasa (30/7/2019).

Ditambahkan Sekar, sebaran sineas-sineas muda di Indonesia saat ini tak hanya dimonopoli dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Makassar saja. Namun di era tekhnologi yang serba canggih ini, banyak sineas-sineas muda yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia mulai berani menunjukan eksistensinya di industri perfilm-an tanah air. Hal ini terbukti dengan munculnya sineas-sineas muda dari Banjarmasin yang tergabung dalam 69 Production yang berani menggandeng pihak MNC Pictures dalam penggarapan film Koboy Kampus.

"Mudah-mudahan ini bukan yang pertama. Indonesia harus banyak muncul insan perfilman. Sekarang sudah ada di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Makassar dan mudah-mudahan berikutnya adalah Banjarmasin," tambahnya.

Sekar sendiri yang belum lama ini baru menggelar nonton bareng di XXI Mal Duta Banjarmasin juga mengatakan animo besar masyarakat di Kalimantan Selatan untuk menyaksikan film-film nasional juga cukup tinggi. Bahkan mereka banyak yang berharap kisah masyarakat Kalimantan Selatan yang 74 persennya merupakan etnis suku Banjar serta suku Dayak bisa diangkat dalam layar lebar perfilman tanah air.

"Senang melihat sambutan yang meriah saat kita menggelar pemutaran perdana film Koboy Kampus di Banjarmasin. Animonya sangat besar. Dan kedepan mereka banyak berharap ada sineas muda atau produser yang berani mengangkat kisah masyarakat Banjar kelayar lebar. Agar budaya dan kehidupan masyarakat disini bisa dikenal oleh masyarakat luas," tandasnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com