Pretty Boys, Upaya Desta Mengkritik Tayangan Televisi

Pretty Boys, Upaya Desta Mengkritik Tayangan Televisi
Deddy Mahendra Desta ( Foto: istimewa )
Dina Fitri Anisa / EAS Selasa, 27 Agustus 2019 | 13:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kali pertama, pembawa acara Mahendra Desta atau yang lebih dikenal Desta memproduseri sebuah film bertajuk, Pretty Boys. Film yang akan tayang pada 19 September 2019 ini dibuat untuk mengkritisi tayangan-tayangan televisi lokal.

Bagi, Desta bukan tanpa alasan ia memilih tema pertelevisian. Tema ini berangkat dari keprihatinan Desta serta para koleganya terhadap tayangan-tayangan televisi sekarang yang ia anggap kurang mendidik. Kebanyakan tayangan di televisi menghadirkan adegan pertengkaran, perundungan, drama reality show dengan setting yang berlebihan, hingga berpakaian atau berdandan yang tidak sesuai kodratnya.

Menurutnya, saat ini perusahaan televisi seperti berlomba-lomba menghadirkan tayangan yang kurang mendidik untuk generasi penerus. Semua hal itu dilakukan hanya demi kepentingan peringkat dan juga popularitas semata. Bahkan terdapat beberapa perusahaan televisi yang terancam mati saat mencoba menghadirkan tontonan yang berbeda, karena tidak diminati oleh penonton Indonesia.

"Generasi muda adalah golongan usia yang mudah terbawa arus dengan apa yang mereka lihat, misalnya tayangan di televisi. Meski sudah banyak media hiburan baru, tetapi televisi tetap menjadi media hiburan yang paling banyak diminati dan bisa diakses siapa saja,” jelasnya dalam rilis yang diterima Beritasatu.com, Senin (26/8/2019).

Disutradarai oleh Tompi, film ini nantinya berkisah tentang dua orang sahabat karib Rahmat (Deddy Mahendra Desta) dan Anugerah (Vincent Rompies) yang memiliki cita ingin terkenal. Namun, Anugerah selalu mendapat tentangan dari sang Ayah, Pak Jono (Roy Marten), bahwa dunia hibura itu dekat dengan hal-hal yang buruk.



Sumber: BeritaSatu.com