Rhoma Irama Dukung Rencana Pembangunan Museum Dangdut

Rhoma Irama Dukung Rencana Pembangunan Museum Dangdut
Rhoma Irama saat melantik dan meresmikan kepengurusan DPD PAMMI DKI Jakarta periode 2018-2023 yang diketuai oleh H. Biem T. Benyamin di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa malam, 27 Agustus 2019. ( Foto: Beritasatu.com/Chairul Fikri )
Chairul Fikri / CAH Rabu, 28 Agustus 2019 | 14:22 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana pengurus Dewan Perwakilan Daerah Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (DPD PAMMI) DKI Jakarta Periode 2018-2023, yang ingin membangun museum dangdut mendapat dukungan dari Rhoma Irama, Ketua DPP PAMMI. Rhoma menilai dangdut sebagai musik asli Indonesia patut dilestarikan.

Hal itu disampaikan Rhoma saat melantik dan meresmikan kepengurusan DPD PAMMI DKI Jakarta periode 2018-2023 yang diketuai oleh H. Biem T. Benyamin di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019) malam.

"Ketika saya tadi mendengar ide dan gagasan Ketua DPD PAMMI DKI Jakarta yang mengusulkan pendirian sebuah museum musik dangdut, saya sangat setuju. Biar bagaimanapun, dangdut adalah musik asli Indonesia yang perlu dilestarikan meski kini beragam jenis genre dangdut membuat khasanah musik dangdut makin berwarna dan tak lagi diremehkan sebagai musik untuk masyarakat kelas ekonomi ke bawah," ujar Rhoma.

Rhoma berharap dengan adanya museum dangdut, masyarakat makin tahu sejarah genre musik yang digemari oleh semua lapisan ini.

"Saya ingin melalui museum itu, insan dangdut punya catatan sejarah perjalanan kariernya termasuk darimana genre musik dangdut ini berasal, biar anak cucu kita nanti bisa tahu bahwa Indonesia punya genre musik asli yang kini tengah berkembang," tambahnya.

Tak hanya menyukai dan mendukung rencana kerja Ketua DPD PAMMI DKI Jakarta yang berencana membuatkan musem bagi insan dangdut. Rhoma Irama pun sebagai Ketua Umum PAMMI tak pernah berhenti untuk menghimbau para penyanyi dangdut khususnya yang wanita untuk berpakaian sopan dalam setiap penampilannya untuk menghapus stigma negatif tentang penyanyi dangdut.

"Saya berharap di bawah kepemimpinan Bung Biem, PAMMI DKI bisa mengemban amanah PAMMI Pusat. Anggota PAMMI harus berakhlakul karimah. Karena tanpa moral yang bagus, musik dangdut bisa hancur dan saya berharap Pammi DKI sebagai barometer pengurus PAMMI Daerah akan bisa memberi teladan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com