Pendapatan Lion King Tembus Rp 22,4 Triliun

Pendapatan Lion King Tembus Rp 22,4 Triliun
The Lion King. ( Foto: Istimewa )
Indah Handayani / FER Kamis, 12 September 2019 | 18:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pendapatan film daur ulang (remake), The Lion King, berhasil menembus angka US$ 1,6 miliar atau setara Rp 22,4 triliun (kurs, Rp 14.028) di seluruh dunia.

Seperti dikutip dari Forbes, Rabu (12/9/2019), angka tersebut berhasil membuat The Lion King menjadi film dengan pendapatan terbesar kedua di seluruh dunia pada 2019.

Angka pendapatan itu juga menjadikan The Lion King sebagai film ketujuh yang menghasilkan lebih dari US$ 1,6 miliar di seluruh dunia sepanjang masa.

Namun, dari kesembilan film yang menghasilkan lebih dari US$ 1 miliar di luar negeri, The Lion King menjadi yang paling sedikit di Tiongkok.

Avengers: Endgame memperoleh US$ 614 juta di Tiongkok musim panas ini, Fate of the Furious memperoleh US$ 392 juta pada 2017, Furious 7 meraup US$ 391 juta pada 2015, Avengers: Infinity War mendapatkan US$ 359 juta pada musim panas 2018.

Sementara itu, Jurassic World mendapatkan US$ 228 juta pada 2015. Avatar menghasilkan US$ 202 juta pada 2009, Titanic mendapatkan US$ 189 juta, dan Star Wars: The Force Awakens meraup US$ 124 juta pada awal 2016.

Dengan demikian, di Tiongkok Furious 7 memperoleh 31 persen dari total pendapatan US$ 1,236 miliar. Sementara Avengers: Endgame memperoleh 22 persen dari total pendapatan di seluruh dunia US$ 2,796 miliar dan Star Wars: The Force Awakens memperoleh 16 persen dari totalnya US$ 2,068 miliar. Sedangkan The Lion King hanya memperoleh 7,25 persen dari US$ 1,6 miliar.

Pasar Tiongkok sangatlah penting, mengingat negara ini merupakan sumber pendapatan kedua terbesar dalam pasar film dunia, setelah kawasan Amerika Utara.



Sumber: Investor Daily