IT Chapter Two Bertahan di Puncak Box Office

IT Chapter Two Bertahan di Puncak Box Office
Bill Hader, James McAvoy, James Ransone, Jay Ryan, Jessica Chastain, dan Isaiah Mustafa di film It Chapter Two (2019) ( Foto: imdb.com )
Dina Fitri Anisa / EAS Senin, 16 September 2019 | 13:31 WIB

Los Angeles, Beritasatu.com - Setelah mendulang kesuksesan minggu lalu, film horor bertajuk IT: Chapter Two belum mau bergeser dari posisi puncak di box office. Terhitung setelah 10 hari tayang di layar lebar kawasan Amerika Utara, film garapan Andres Muschietti telah mengumpulkan US$ 153,8 juta (Rp 2,1 triliun).

Meski menduduki peringkat pertama, pendapatan IT di minggu ini merosot cukup besar yaitu sekitar 55% dari minggu pembuka. Diketahui, akhir minggu lalu Badut Pennywise hanya bisa mengumpulkan US$ 40,7 juta (Rp 568,3 miliar). Sementara jika di total dalam skala global, film yang diadaptasi dari novel Stephen King ini mencapai US$ 169,5 juta (Rp 2,3 triliun).

Posisi kedua box office ditempati Hustlers. Dikutip dari CNN, Hustlers yang dibintangi oleh Jennifer Lopez ini mendapat US$ 33 juta (Rp 460,8 miliar) dalam debut domestiknya. Pendapatan debut film Hustlers dengan biaya produksi US$ 20 juta ini berhasil melebihi ekspektasi sebelumnya, yaitu sekitar US$ 25 juta dari 3.250 bioskop. Hustlers merupakan film yang diadaptasi dari kisah nyata, yang ditulis oleh Jessica Pressler, diterbitkan di New York Magazine.

Film yang dibintangi Jennifer Lopez dan Constance Wu bercerita tentang penari striptis. Film ini telah mendapat perhatian sejak ditayangkan perdana di Festival Film Internasional Toronto (TIFF) awal bulan September. Film ini memiliki skor 88% di situs ulasan Rotten Tomatoes, sedangkan Cinemascore memberikan nilai B-.

Beberapa kritikus mengatakan, kinerja Lopez di film ini juga dapat mengumpulkan penghargaan di Golden Globes dan Oscars. Terlebih, Lopez juga seorang produser di film ini. Hustlers menjadi karya pembukaan terbaik untuk STX Entertainment sejak studio diluncurkan kurang dari lima tahun yang lalu.

Secara internasional, Hustlers dibuka di 15 pasar dengan US$ 4,46 juta (Rp 61,4 miliar). Pendapatan ini termasuk hasil dari pembukaan di Inggris dengan perkiraan US$ 1,7 juta (Rp 23 miliar), dan diikuti oleh debut di Rusia dengan US$ 1,2 juta (Rp 19 miliar).

Bertahan
Posisi ke tiga, ditempati oleh film dari rumah produksi Lionsgate, Angel Has Fallen. Film ini tengah melanjutkan operasinya dengan perkiraan pendapatan sekitar US$ 4,4 juta (Rp 61,6 miliar) hingga akhir pekan ini. Diprediksi hingga saat ini, pendapatan kumulatifnya sudah berada di kisaran angka US$ 60 juta, mendahului pendahulunya.

Sedangkan film Good Boys mendarat di urutan keempat dengan perkiraan US$ 4,26 juta (Rp 58,6 miliar), membuat hasil penjualan domestik naik lebih dari US$ 73 juta (Rp 1 triliun). Selain itu, film ini menambahkan lagi US$ 1,8 juta (Rp 25 milar) secara internasional, dan menghasilkan angka kumulatif sekitar US$ 91 juta (Rp 1,2 triliun).

Berada di lima besar untuk akhir pekan kesembilan berturut-turut ditempati oleh The Lion King, yang menambahkan US$ 3,5 juta (Rp 48,8 miliar). Pendapatan tersebut kembali mengisi pundi yang telah mencapai US$ 533,9 juta (Rp 7,4 triliun) di dalam negeri. Ini menjadikan The Lion King berada di posisi ke-12 film rilisan domestik terbesar sepanjang masa, melampaui Rogue One dan akan segera merayap di depan The Dark Knight (US$ 535,2 juta) untuk posisi di luar sepuluh besar.

10 film box office :
1. It: Chapter Two - US$ 10,4 juta
2. Hustlers - US$ 7,9 juta
3. Angel has Fallen - US$ 1,1 juta
4. Good Boys - US$ 1,1 juta
5. The Lion King (2019) - US$ 965.000
6. Overcomer - US$ 830.000
7. Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw - US$ 740.000
8. The Goldfinch - US$ 665.000
9. Dora and the Lost City of Gold - US$ 648.000
10. The Peanut Butter Falcon - US$ 556.000



Sumber: Suara Pembaruan