“Sound from the Football” Satukan Suporter Bola Lewat Musik

“Sound from the Football” Satukan Suporter Bola Lewat Musik
Ribuan Suporter tim sepak bola Persija Jakarta, atau yang akrab di sebut "Jakmania" melakukan konvoi melewati Bunderan HI menuju Balai Kota Jakarta, 18 Februari 2018. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Fajar Widhiyanto / FW Selasa, 17 September 2019 | 18:55 WIB

Sebagai upaya membangun ekosistem olahraga sepakbola hingga menjadi jenis tontonan yang dapat dinikmati semua lapisan masyarakat, Coconet sebuah wadah komunitas fans sepak bola seluruh Indonesia menggelar event “Sound from the Football,” sebuah ajang silaturahmi supporter sepakbola seluruh Indonesia.

Disampaikan Dimas Yudhistira, Creatif Director Coconet di Jakarta, Selasa (17/9), Coconet (Community, convention & network) selaku wadah komunitas sepak bola, melihat Indonesia sebagai negara penggila sepak bola nomor dua di dunia. Untuk itu dengan menggandeng PT Perusahaan Listrik Negara (persero), pihaknya menggelar acara “Sound from the Football” sebagai ajang berbagi ilmu, bersosialisasi, sekaligus berbisnis bagi para anggota komunitas.

Dimas mengatakan, dari hasil pengamatannya atas sejumlah pendukung sepakbola, ada empat persamaan yang bisa menyatukan mereka. Masing-masing adalah musik, pakaian, seni jalanan, dan koleksi. Nah, melalui Sound from the Football inilah, kata Dimas, Coconet mencoba mengumpulkan persamaan yang dimiliki seluruh komunitas, lewat serangkaian acara.

Event ini juga akan menjadi wadah kegiatan para anggota berpartisipasi dalam membangun bangsa. “Berasal dari kata coconut, kelapa di sini memang memiliki banyak manfaat seperti halnya buah kelapa,” kata Dimas.

Dalam event ini 20 band suporter sepak bola dan musisi nasional akan tampil dalam satu pergelaran yang bertempat di Kuningan City Mall, Ballroom P6 dan P7 Kuningan, Jakarta Selatan. Event “Sound from the Football ” akan diselenggarakan selama 2 hari yakni pada tanggal 20-21 September 2019, dari pukul 15.00 WIB – 24.00 WIB.

Nantinya acara ini juga akan diisi pameran komunitas fans-base, galeri suporter seniman, bioskop mini, hingga talkshow. Acara ini juga akan diwarnai dengan pembacaan sumpah pemuda, sebagai simbol sumpah pemersatu bangsa. Adapun band lokal yang akan meramaikan acara antara lain Sisitipsi, Ndxaka, The Upstairs, dan OM PMR.

“Kami ingin menunjukkan kepada publik, bahwa suporter bola bisa membentuk band-band musik yang tidak kalah bagus dengan band-band lokal dan indie. Selain itu, nantinya suporter juga bisa menunjukkan karyanya lewat fashion, art dan collection,” papar Dimas. Ia berharap, acara tersebut akan disinggahi 4.000 – 5.000 pengunjung setiap hari dari berbagai komunitas penggemar sepak bola.

Dalam kesempatan berbeda, pengamat musik Bens Leo memandang “Sound from the Football,” dikemas secara unik karena mengolaborasi kecintaan terhadap sepak bola dan musik. Sinergi antara sepak bola dan musik sebenarnya tidak asing, karena sepanjang yang ia ketahui banyak musisi yang menunjukkan dukungannya pada sepak bola lewat lagu.

Bens memberikan contoh lagu “Garuda di Dadaku” yang diusung Band Netral beberapa tahun silam. Atau “Bola Bola Bola” yang diluncurkan di Kantor Kemenpora menjelang perhelatan Piala Dunia tahun lalu.

“Ini fenomena yang menarik karena musik dan olah raga bisa menjadi spirit yang mendekatkan berbagai perbedaan. Lebih menarik jika berhasil melibatkan para suporter bola untuk bermain musik, dan berkarya melalui lagu-lagu yang menyatukan dan interaktif,” ujar Bens.

Penampilan band-band supporter tersebut akan dirangkai dengan talkshow yang membahas perkembangan suporter dari tahun ke tahun, sekaligus akan menonjolkan kreatifitas suporter dari dalam maupun luar lapangan. Sebagai pembicara, talkshow akan diisi oleh perwakilan ketua suporter, yaitu Ferry Indrasjarief (Ketua The Jakmania), dan Ilham Jaya Kusuma (legenda suporterTimnas Indonesia), serta Suroya mewakili supporter personal. Dari kalangan musisi ikut berbicara Ryan D’Massiv (Musisi), dan Dao (vokalis Gondal Gandul).

Sepakat soal misi besar persatuan dan keseninan yang disusung dalam Sound from the Football, Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN, I Made Suprateka menyatakan, PLN akan terus menggelorakan energi optimisme bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Seperti value dan semangat PLN yang ingin menerangi seluruh negeri, kami berharap energi positif ini bukan cuma bergerak di Jakarta, namun juga menular sampai ke seluruh daerah di Indonesia. Bersama-sama kita membangkitkan energi positif untuk membangkitkan harapan ke seluruh negeri,” kata Suprateka.



Sumber: Majalah Investor