Hannah Al Rashid Mencari Tahu Soal Ilmu Santet

Hannah Al Rashid Mencari Tahu Soal Ilmu Santet
Hannah Al Rashid (Foto: Dina Fitri Anisa)
Dina Fitri Anisa / EAS Rabu, 2 Oktober 2019 | 13:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Aktris berkebangsaan Inggris, Hannah Al Rashid mengakui kekuatan ilmu santet di Indonesia. Hal itu ia ungkapkan usai mendalami perannya dalam film reboot Ratu Ilmu Hitam, garapan Kimo Stamboel dan ditulis oleh Joko Anwar.

Menurut Hanna, film yang mengangkat teror santet lebih menyeramkan dibanding film horor yang menyajikan jump scare atau hantu biasa. Mengapa? Hal ini didasari, karena dalam dunia nyata, teror santet selalu diarahkan untuk menggali isi kepala manusia.

"Saya kira semua orang Indonesia tahu, apa itu santet. Saya yang besar di Inggris saja tahu tentang santet dan ilmu hitam. Menurut saya levelnya lebih menyeramkan. Bahkan santet masih sering terjadi di masyarakat kita,” ungkap Hannah saat dijumpai Beritasatu.com, di kawasan Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).

Tidak hanya itu, menurut Hannah teror santet biasa dibumbui dengan hal-hal yang di luar nalar manusia. Semisal ada santet yang membuat dari tubuh manusia keluar belatung, kelabang, atau hewan aneh lainnya. Berkaca pada teror santet itu Hannah yakin film Ratu Ilmu Hitam bisa menebar teror yang lebih mencekam dengan porsi yang pas.

"Aku lihat film horor Indonesia fokusnya mengejutkan orang saja, tanpa ada pendalaman karakter si pemain. Di Ratu Ilmu Hitam kekuatannya itu di karakter dan cerita. Dan di film baru ini, setiap karakter punya tujuan dan kekuatan masing-masing,” jelasnya.

Ia pun menceritakan, setiap pemain yang terlibat berusaha mengusir rasa takut karena harus bersentuhan langsung dengan binatang hidup.

"Ini pertama kali syuting dengan binatang nyata, tetapi tidak apa. Kita juga butuh kelabang yang nyata untuk memusatkan emosi. Karena kalau lihat film lawas, itu banyak adegan yang satu wajah diisi dengan binatang sungguhan. Jadi kita tidak terlalu terlena dengan kehadiran teknologi CGI,” tukasnya.



Sumber: Suara Pembaruan