Hustlers, Perjuangan Pekerja Klub Malam Bertahan Hidup

Hustlers, Perjuangan Pekerja Klub Malam Bertahan Hidup
Jennifer Lopez, Keke Palmer, Constance Wu, dan Lili Reinhart dalam film Hustlers ( Foto: imdb.com )
Dina Fitri Anisa / EAS Selasa, 15 Oktober 2019 | 13:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Film Hustlers yang mengisahkan para penari striptis sebentar lagi tayang di bioskop-bioskop Indonesia. Film diangkat dari kisah nyata tentang penipuan oleh para perempuan striptis di sebuah bar. Bahkan kisah karya Jessica Pressler ini pernah diterbitkan New York Magazine. Sekilas film ini mirip dengan cerita tentang Robin Hood modern versi wanita, yang mencuri uang dari para pria kaya.

Hustlers menceritakan tentang Destiny (Constance Wu) menjadi anggota baru perempuan striptis pada sebuah bar. Destiny membutuhkan pekerjaan untuk biaya hidup, di antaranya untuk membiayai nenek dan beberapa kali belanja. Destiny pun berlatih cara berputar di tiang, yang menjadi ciri khas para penari striptis.

Namun kehidupan barunya ternyata tidak hanya sekadar penari striptis. Semakin bergaul dengan penari lain, Destiny mengetahui kejamnya kehidupan di dunia ini. Ia belajar dari salah satu orang yang paling ia percaya dan menjadi panutan terbaiknya adalah Ramona (Jennifer Lopez).

Ramona, seorang penari striptis senior yang memiliki daya pikat tinggi, pandai menari, dan juga cerdik. Dengan tari dan gerakan sensual, puluhan bahkan ratusan lembar uang dolar membanjiri panggung yang Ramona jejaki.

Tentu saja film Hustlers yang telah mengalungi izin penayangan 21 tahun dari LSF ini tetaplah film dewasa. Untuk itulah, sejak pertama film ini diputar sajian gambar yang memanjakan mata mulai diperlihatkan. Namun lebih dari itu, fokus utama di film ini bukan hanya penari striptis itu. Beberapa kali, penonton diajak tertawa terbahak-bahak dengan lelucon dan fakta menarik di balik ruang ganti para penari. Rupanya, di sanalah cerita kehidupan asli mereka terungkap. Mulai dari diceraikan suami, ditipu pelanggan, hingga kisah bagaimana para penari sebenarnya haus akan kasih sayang tulus seorang pria.

Diperbudak Uang
Cerita kehidupan para penari striptis kemudia beralih saat krisis ekonomi melanda Amerika pada tahun 2000-an. Di saat klub kosong, mereka mencari pekerjaan baru, seperti menjaga toko retail. Namun sayang, pekerjaan itu tidak cukup untuk kehidupan sehari-hari.

Alhasil, Ramona mendapatkan ide brilian, yaitu menipu dan memeras harta pria hidung belang yang kaya raya yang berasal dari Wall Street. Dirinya tidak sendiri, Ramona mengajak Destiny dan dua orang penari striptis lainnya.

Mulai dari kisah inilah, penonton di giring ke dunia bawah tanah yang mendebarkan, karena diperbudak oleh uang, obat-obatan, rayuan dan skala moral yang bergeser karena permainan politik yang kejam.

Film ini mungkin tidak sepenuhnya menyetujui tindakan pahlawannya, tetapi jelas bersimpati dengan kebutuhan dan aspirasi mereka. Para pemain film adalah artis-artis yang memiliki kualitas yang wajib diacungi jempol, terlebih sosok Jennifer Lopez.
Tidak hanya itu, para pemeran pendukung, termasuk rapper Lizzo dan Cardi B, membuat debut layar lebar mereka sebagai tontonan yang lucu dan menghibur. Sedangkan, Scafaria berdiri dengan cerdas di belakang peran protagonisnya.



Sumber: Suara Pembaruan