Bukan Asli Indonesia, Ternyata Najwa Shihab Memiliki 10 Nenek Moyang

Bukan Asli Indonesia, Ternyata Najwa Shihab Memiliki 10 Nenek Moyang
Najwa Shihab menjadi sampel DNA dalam pameran ASOI di Museum Nasional di Jakarta. Najwa memiliki 10 fragmen DNA yang berasal dari 10 moyang berbeda. ( Foto: istimewa )
Dina Fitri Anisa / EAS Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Museum Nasional Jakarta menggelar pameran bertajul ASOI: Asal Usul Orang Indonesia, sejak 15 Oktober sampai 10 November 2019. Dalam pameran tersebut, akan dibuktikan siapa saja orang Indonesia asli melalui tes DNA. Konon, hasil tes sampel DNA dari beberapa figur publik ternama justru membuktikan mereka tidak sepenuhnya asli Indonesia. 

Penggagas ASOI sekaligus Pemimpin Redaksi Historia.id, Bonnie Triyana, mengatakan pameran diharapkan menjadi pengingat masyarakat bahwa orang Indonesia juga terlahir dari keragaman DNA. Bisa dilihat dari hasil tes DNA sukarelawan seperti Najwa Shihab, Hasto Kristiyanto, Grace Natalie, Budiman Sudjatmiko, Mira Lesmana, Ayu Utami, Riri Riza, dan Ariel Noah, serta hasil tes DNA dari peserta umum terpilih seperti, Sultan Syahrir, Esthi Swastika, Irfan Nugraha, Farida Yuniar, Aryatama Nurhasyim, Solikhin, dan Zaenin Natib.

Ternyata hasil tes DNA jurnalis Najwa Shihab memiliki 10 fragmen DNA yang berasal dari 10 moyang berbeda. Menurut hasil riset, Najwa memiliki fragmen DNA dari moyang yang berasal dari Afrika Utara, Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, Eropa Selatan, Afrika, Eropa Utara, diaspora Asia, diaspora Afrika, dan diaspora Eropa.

"Najwa punya gen Asia Selatan dari daerah India, Pakistan, Bangladesh paling besar. Kemudian dia punya gen Afrika Utara, dan ada Eropanya," kata ahli genetika dari Lembaga Eijkman Prof Herawati Sudoyo.

Menurut hasil riset DNA, di dalam tubuh Najwa antara lain ada 48,54% gen dari Asia Selatan (India, Bangladesh,Tamil, Nepal) dan 26,81% gen dari Afrika Utara (Afrika Utara-Spanyol, Alegrian, Maroko, Berbes). Selain itu, Najwa punya 6,06% gen dari Afrika (Mozambik), 4,19% gen Asia Timur (Tiongkok), 4,15% gen dari diaspora Afrika, 3,48% gen dari Timur Tengah (Arab), 2,20% gen dari Eropa Selatan (Portugis), 1,91% gen dari Eropa Utara (Dorset), 1,43% gen dari diaspora Asia (Asia-Amerika), dan 1,22% gen dari diaspora Eropa (Puerto Rico).

Najwa Shihab dalam artikel yang disiarkan majalah sejarah daring Historia mengatakan bahwa jika dilihat dari garis keturunan ayahnya, ulama Quraish Shihab, maka dia memiliki keturunan Arab secara langsung. Diketahui, kakek Najwa, Habib Abdurrahman Shihab, adalah putra seorang juru dakwah dan tokoh pendidikan kelahiran Hadramaut, Yaman, bernama Habib Ali bin Abdurrahman Shihab yang hijrah ke Batavia. Tak hanya dari ayah, menurut Najwa, garis Arab juga ada pada ibunya. Setelah dilakukan penelusuran DNA, gen Arab di tubuh Najwa ternyata hanya 3,48% saja.

Penelusuran DNA dalam proyek ini mencakup uji sampel liur dari langit-langit mulut, belakang lidah, dan pinggiran gusi. Sampel tersebut dikirim ke laboratorium EasyDNA di Australia untuk diperiksa dan hasilnya didapat setelah 3 minggu pengujian.



Sumber: Suara Pembaruan