Mahfud MD: Bawa Jaz ke Desa-desa untuk Kebaikan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mahfud MD: Bawa Jaz ke Desa-desa untuk Kebaikan

Senin, 18 November 2019 | 10:32 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / FMB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD ingin gelaran Ngayogjazz 2019 terus digelar, meskipun sang inisiator, RM Gregorius Djaduk Ferianto telah tutup usia pada Rabu (13/11/2019) lalu di usia 56 tahun.

Membuka perhelatan Ngayogjazz 2019 yang mengambil tema "Satu Nusa, Satu Jazznya" di Dusun Kwagon, Sidorejo, Godean, Sleman, Sabtu (16/11/2019) sore, Mahfud MD didampingi Wakil Gubernur (Wagub) DIY Paku Alam X, Bupati Sleman Sri Purnomo, dan seniman Butet Kertaradjasa.

Mahfud mengungkapkan bahwa Djaduk mempunyai peran yang besar dalam musik jaz. Djaduk dengan Ngayogjazz ini mengubah citra musik jaz yang dikenal sebagai musik elite ini menjadi musik untuk semua kalangan.

Djaduk, justru membawa musik jaz untuk tampil dari desa ke desa seperti konsep Ngayogjazz yang diusungnya.

"Dalam konteks acara ini telah berhasil membawa musik jaz yang pada umumnya dikenal atau dianggap sebagai musik kelompok elite, kelompok atas," terang Mahfud.

"Dengan kemampuannya mas Djaduk ingin membawa jaz ini ke desa-desa. Sehingga seni bisa mempunyai sifat netral dan bisa menyegarkan, bisa membuat kerukunan, bisa kita merenung untuk kebaikan," lanjut Mahfud.

Mahfud meminta agar gelaran Ngayogjazz terus digelar dan menuntaskan keinginan Djaduk untuk terus mengabdi di bidang seni.

"Acara ini akan tetap berlangsung. Karena itu punya semangat untuk menyelenggarakan ini dan untuk menyelesaikannya sehingga kita teruskan apa yang sudah dicita-citakan Mas Djaduk sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat kepada nusa dan bangsa melalui dunia seni," pungkas Mahfud.

Kwagon sebelumnya pernah menjadi tempat Ngayogjazz 2016 dari helatan Ngayojazz yang telah dilaksanakan sejak 2007 dengan tempat berpindah-pindah tempat yakni di pemukiman padat penduduk.

Ada tujuh panggung Ngayogjazz 2019. Masing-masing Panggung Blandar, Saka, Usuk, Umpak, Genteng, Molo, dan Empyak. Setiap panggung, selain Panggung Molo, tampil musisi jaz. Untuk Panggung Molo tampil kesenian lokal seperti jathilan, gedruk dan gamelan kwagon.

Ngayogjazz diawali pada pukul 12.45 WIB dan akan berakhir pukul 23.30 WIB. Beberapa musisi jazz lokal, nasional dan luar negeri tampil dalam acara tersebut. Musisi nasional, di antaranya Idang Rassjidi, Tompi, dan Mus Mujiono. Adapun musisi luar negeri antara lain Aartsen-Farias (Brazil), Keleey (USA), Arp Frique (Belanda), Eym Trio (Perancis), dan Rodrigo Parejo Quartet (Spanyol). Juga akan tampil Kue Etnika dan Didi Kempot untuk menutup acara ini.

Musisi kondang, Idang Rasjidi yang tampil di panggung Umpak dengan lagu ‘Mau Dibawa ke Mana’ milik Armada Band, aransemen blues, tiba-tiba terdiam sambil terisak di tengah panggung. Idang tampak tidak kuasa menahan isaknya, meski musik terus berbunyi.

Idang mengungkapkan kesedihannya atas perginya Djaduk. Namun istri mendiang Djaduk, Petra, muncul dari belakang panggung, langsung meminta mikrofon yang ada di tangan Idang dan melanjutkan lirik lagu.

Petra mencoba menutupi kesedihannya dengan tetap tersenyum.

"Pet, ini untukmu dan putra-putrimu, dari Djaduk. Tidak ada yang memisahkan kita dengan Djaduk di dunia ini. Yang dimakamkan hanya baju dan raganya saja. Dia tetap ada bersama kita sampai kapan pun,” kata Idang Rasjidi.

Begitu turun panggung, Idang langsung terduduk, bersimbah keringat dan dengan masih tersisa air mata, Idang mulai menuturkan bahwa seharusnya sore itu menjadi penampilan pertamanya bersama Djaduk setelah sekian lama tak berjumpa.

Sejak setahun yang lalu, kata Idang, Djaduk sudah bertekad membawa Idang tampil di Ngayogjazz dengan lagu Mau Dibawa ke Mana.

"Katanya, 'mas, nyawa Ngayogjazz itu ada di Mas Idang, pokoke mas harus tampil dengan lagu ini' saya tanya kenapa, dia jawab 'lagu ini lagu pop asli, susah mengaransemennya jadi jaz. Tetapi kalau di tangan Mas Idang, saya yakin, pasti lagunya akan bertransformasi jadi jaz berkualitas' ada-ada saja Djaduk ini," kata Idang.

Masih melanjutkan ceritanya tentang Djaduk, Idang mengatakan ada satu kenangan yang menurutnya paling indah soal Djaduk, tiba-tiba melintas di benaknya saat dia tampil di panggung Umpak sore itu. Kenangan itu membuat dia benar-benar emosional, hingga tak mampu melanjutkan lirik lagu.

"Dulu sekali saya bilang 'Duk, aku pengin musik jaz bisa tampil di kampung, piye kira-kira menurutmu?' tiba-tiba Djaduk mewujudkannya melalui Ngayogjazz. Kemudian sebelum dia meninggal itu, dia bilang, 'Mas, saya banyak belajar dari mas Idang. Makasih banyak dan maafkan saya, Mas,' loh, kenapa kamu ini? Saya bilang begitu," kata Idang. Itulah yang membuat musisi gaek ini tak kuasa menahan emosinya di panggung.

Idang pun menyampaikan kekagumannya pada Djaduk. "Kelebihan Djaduk sebagai seorang seniman, Djaduk adalah Djaduk, dia tidak pernah menjadi orang lain, dan saya akan meneruskan pesannya, bahwa saya adalah orang tua untuk Ngayogjazz," kata Idang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Terinfeksi Covid-19, Chris Rock Desak Orang Segera Vaksinasi

Komedian Amerika Serikat (AS) Chris Rock mengaku telah terinfeksi Covid-19 setelah dites positif.

HIBURAN | 20 September 2021

Coldplay Ajak Jokowi Atasi Perubahan Iklim

Coldplay mengajak Jokowi berkomitmen dalam memerangi dampak climate change atau perubahan iklim melalui program Global Citizen Live.

HIBURAN | 19 September 2021

WeTV Bawa Konten Indonesia Go International

WeTV Original Little Mom yang baru dirilis 10 September berhasil masuk jajaran trending program WeTV di 10 negara berbeda.

HIBURAN | 19 September 2021

Kritik Penampilan Anggota “Raja Langit” Jacky Cheung, Sutradara Ini Diserbu Warganet

Penampilan satu dari empat anggota “Raja Langit”, Jacky Cheung di final Miss Hong Kong 2021 baru-baru ini menarik sekitar 1,8 juta penonton.

HIBURAN | 18 September 2021

Bioskop Sudah Dibuka, Ada Film Apa Saja Bulan Ini?

Cinepolis menyajikan film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings, Black Widow, Free Guy, Suicide Squad, No Time To Die, Jungle Cruise, Escape From Mogadishu.

HIBURAN | 18 September 2021

Masterpiece Auction Lelang Karya-karya Maestro Asia Tenggara

Masterpiece Auction menggelar lelang online karya-karya Maestro Indonesia dan Asia Tenggara.

HIBURAN | 17 September 2021

Terpapar Covid-19, Lucinta Luna Berharap Kandungannya Baik-baik Saja

Lucinta Luna berharap paparan Covid-19 yang tengah dialaminya ini tidak berpengaruh pada kondisi tubuhnya yang tengah berbadan dua.

HIBURAN | 17 September 2021

Diton King Gelar Festival Scene Graffiti Skala Nasional “King Royal Pride”

Diton King menginisasi "King Royal Pride", sebuah festival berskala nasional yang menggandeng lebih dari 500 artis graffiti Tanah Air.

HIBURAN | 17 September 2021

Kemdikbudristek Siap Produksi 10 Proposal Film Pendek

Kemdikbudristek bakal memproduksi 10 proposal film pendek terpilih dalam ajang Kompetisi Produksi Film Tahun 2021

HIBURAN | 16 September 2021



TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Satgas Madago Raya Rilis 4 DPO Terduga Teroris Poso, Ini Tampang Mereka

Satgas Madago Raya Rilis 4 DPO Terduga Teroris Poso, Ini Tampang Mereka

NASIONAL | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings