Industri Musik Indonesia Bangun Ekosistem Berkelanjutan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Industri Musik Indonesia Bangun Ekosistem Berkelanjutan

Kamis, 21 November 2019 | 11:58 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah pertama kali diadakan di Ambon tahun lalu, Konferensi Musik Indonesia (KAMI) kembali digelar di Gedung Budaya Sabilulungan, Bandung, pada 23 November 2019. Fokus kali ini adalah melanjutkan upaya tata kelola industri musik yang lebih adil dan berkelanjutan.

Penggagas Kami, Glenn Fredly mengatakan, konferensi ke dua ini bertujuan untuk mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan di bidang musik, demi membangun satu ekosistem harapan semua pihak, yaitu menjadikan industri musik memiliki kesejahteraan, dan keadilan bersama.

"Ini menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan dari hasil pemikiran pada konferensi pertama yang ada 12 poin. Kita bicara musik dalam konteks pengelolaan organisasi. Misalnya berkeadilan, karena saya sepakat, bahwa saat ini pengelolaan musik masih terpusat pada daerah atau talenta yang berkembang dan berpotensi," ungkapnya saat jumpa pers, KAMI 2019, di M Bloc, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Selain itu, musik sebagai katalisator perdamaian ikut menjadi bahasan dalam konferensi nanti. Tak luput juga tentang kesejahteraan musisi yang terus dikawal. Kemudian tentang rencana berserikat untuk membangun kota musik.

"Dengan masuknya Ambon dalam jaringan kota musik oleh Unesco, penting sekali kita evaluasi. Artinya kita punya gambaran, harapannya bisa jadi patokan percontohan membangun ekosistem musik lebih besar lagi dari hulu ke hilir. Jadi, kota musik itu konsep, stakeholder yang terlibat dari dunia industri dan pendidikan harus terhubung," jelasnya.

Mandiri
Dalam kesempatan yang sama, anggota Koalisi Seni Indonesia, Nadia Yustina mengungkap Kami juga berusaha mendorong kota lain untuk memiliki ekosistem musik yang mandiri. Sehingga, dapat terwujudnya industri musik yang adil dan setara.

"Industri musik di Indonesia juga relatif terpusat di Jakarta. Musisi menganggap harus ke Jakarta untuk jadi sukses. Padahal banyak kota lain yang punya potensi besar, tetapi ekosistem musik lokalnya belum memadai karena tidak ada label, promotor, distributor, dan aktor pendukung lainnya," ungkap Nadia Yustina yang juga pendiri Booking Agency Amity Asia Agency.

Nadia menuturkan contohnya seperti Yogyakarta yang punya ciri khas lirik yang kuat. Kemudian Garut dengan scene musik metal yang hidup. Karena itulah para pemangku kepentingan sektor musik perlu kembali bertemu, mengerahkan aset masing-masing serta bekerja sama mengatasi sederet tantangan tersebut.

Industri musik yang adil dan berkelanjutan sendiri, memungkinkan penggiat musik untuk menggali kreativitasnya dan menghasilkan karya-karya segar. Industri seperti itu pun memungkinkan musik mendukung sektor lain yang menjadi bagian dalam mata rantai ekosistem musik.

Nantinya, Kami akan menyelenggarakan tiga sesi diskusi, yakni pekerja musik berserikat, panen royalti, sosialisasi Undang-Undang Ekonomi Kreatif, dan membangun kota musik. Pada ketiga sesi tersebut, para penggiat musik akan dipertemukan dengan pemerintah, pengusaha, dan penikmat musik.

Konferensi ke dua mendatang juga akan mengundang tiga menteri yaitu Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wishnutama selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan.

Selain diskusi, Kami juga akan menghadirkan penampil pada festival musik. Mereka datang dari beragam genre, yakni D’Cinnamons, JKS Project, Orkes Hamba Allah, Serdadu Bambu, Tuan Tiga Belas, Karinding Attack, dan Institut Musik Jalanan. Menariknya lagi, acara ini pun tidak memungut bayaran sama sekali, peserta hanya perlu mendaftar melalui loket.com/event/kami2019 sebelum 22 November 2019.

"Kami berharap rangkaian konferensi kali ini bisa menghasilkan momentum yang membuat industri musik semakin adil dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari ekosistem musik, Dyandra juga ingin berperan dalam upaya bersama memperbaiki tata kelola industri ini," kata Project Manager Kami Dyandra Promosindo, Judhi M. Basoeki.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Film Horor Makmum Laris Manis di Malaysia

Film Makmum sukses menarik penonton di Malaysia.

HIBURAN | 21 November 2019

Dave Mahenra Sempat Cemas Perankan Tokoh Ustaz

Dave mengaku agak kurang merasa pede saat diminta mengaji saat memerankan tokoh Kiblat.

HIBURAN | 20 November 2019

Emaud Indonesia Gelar Konser Amal

Musik memainkan peran penting dalam pengembangan otak seorang anak.

HIBURAN | 18 November 2019

ADI 2019 Sukses Digelar, Ini Daftar Pemenangnya

ADI yang ke-13 tahun ini mengusung tema Collaboration memberikan penghargaan di 15 kategori.

HIBURAN | 18 November 2019

Demi Ford v Ferrari Christian Bale Melakukan Transformasi Drastis

Christian Bale menjadi perbincangan hangat di jagat Hollywood karena perannya di film Ford v Ferrari.

HIBURAN | 18 November 2019

Selendang Arimbi Mengajarkan Persahabatan dalam Keberagaman

Operet Aku Anak Rusun yang ke dua kembali tampil berkelas dengan lakon Selendang Arimbi di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan.

HIBURAN | 18 November 2019

Mahfud MD: Bawa Jaz ke Desa-desa untuk Kebaikan

Mahfud ingin Ngayogjazz terus digelar meskipun inisiatornya, Djaduk Ferianto telah meninggal dunia.

HIBURAN | 18 November 2019

Ford v Ferrari Juara Box Office

Pada pekan pertama, film produksi 20th Century Fox ini berhasil meraih US$ 31 juta (Rp 436 miliar) di 3.258 layar kawasan Amerika Utara.

HIBURAN | 18 November 2019

Irfan Hakim Prihatin dengan Kasus Bandung Makuta

Meski pesaing, Irfan berharap kasus yang dialami Irwansyah bisa cepat selesai.

HIBURAN | 17 November 2019

Tiga Tahun Vakum, Thavita Sapa Penggemar Lewat Single Apa Kabar

Dengan alunan genre R&B Pop Thavita mempersembahkan karya ini kepada para penggemarnya.

HIBURAN | 17 November 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS