Billie Eilish Memilih Musik untuk Meredam Depresi

Billie Eilish Memilih Musik untuk Meredam Depresi
Billie Eilish (Foto: istimewa)
Dina Fitri Anisa / EAS Rabu, 11 Desember 2019 | 12:05 WIB

Los Angeles, Beritasatu.com - Hobi yang positif bisa jadi solusi menyenangkan untuk meredam depresi. Salah satunya adalah bermusik. Sudah banyak orang yang mengakui, salah satunya adalah penyanyi yang tengah naik daun, Billie Eilish (17).

Setelah melahirkan lagu yang fenomenal dari album debutnya When We All Fall Asleep, Where Do We Go?, Eilish mulai terbuka bahwa ia mengalami gangguan mental. Dibantu pihak keluarga, saat ini ia tengah melakukan terapi menuju pemulihan.

Dalam sebuah wawancara bersama Gayle King di CBS Sunday Morning, ia mengingat ketika para eksekutif label dan radio menolak memutar musiknya karena dinilai terlalu sedih. Padalah menurutnya, setiap orang pasti pernah mengalami kesedihan, dan mereka semua berhak untuk mendapatkan kebahagiaan dan kesenangan dalam hidupnya.

"Saya sangat tidak bahagia tahun lalu, juga di awal tahun ini. Saya amat tidak bahagia dan tak gembira. Ada begitu banyak alasan. Kebanyakan karena saya memang depresi secara medis, tetapi ada hal-hal yang tidak saya inginkan waktu itu. Saya tidak mampu untuk pergi keluar. Itu sangat menyiksa, karena saya ingin pergi dan bergaul dengan teman-teman,” ungkap Billie Eilish dilansir dari Far Out Magazine, Rabu (11/12/2019).

Selama ini, Billie Eilish diketahui kerap menggunakan musik untuk bercerita tentang kesehatan mental dan sindrom Tourette yang ia idap. Saat awal memasuki masa remaja, ia sempat menyakiti diri sendiri akibat depresi. Kini, tak sedikit orang menduga ia sengaja memalsukan depresi itu.

Namun kini, perempuan yang lahir di Los Angeles ini pun telah merasa lebih baik, setelah berusaha membuka diri dalam enam bulan terakhir. Sang ibu, Maggie Baird pun mengakui bahwa cinta Eilish terhadap musik dan dedikasi pada karier turut membantu pemulihan mental putrinya.

"Depresi itu adalah bagian paling berat dari semua ini. Kami harus memeriksa dia setiap waktu dan bertanya," kata Baird.

Diketahui, bakat Eilish dalam bermusik memang diturunkan dari keluarganya. Ibunya adalah seorang aktris serta penulis lagu dan ayahnya, Patrick O'Connell adalah seorang aktor, pemain ukulele dan piano. Sedangkan kakaknya, Finneas O'Connell merupakan seorang penulis dan produser lagu yang membawa Eillish kepada ketenaran.

Banjir Prestasi
Tidak hanya untuk pemulihan mental, musik membawanya pada level ketenaran yang lebih tinggi hingga banjir prestasi. Dalam ajang penghargaan musik bergengsi America Music Award, dirinya pun menjadi artis termuda yang menyabet piala di kategori, New Artist of The Year dan Favorite Artist-Alternative Rock.

Tidak lama setelah itu, ia juga dibanjiri prestasi dari Variety, yang memberikan gelar Hitmaker of the Year. Pencapaian itu diberikan kepada Billie Eilish bukan tanpa alasan. Ia disebut mampu mencetak hit dari lagu, Bad Guy. Lagu tersebut berada di urutan kelima dari daftar musik yang paling sering diputar di Spotify. Meski tidak di urutan pertama, tetapi gelar itu tetap diberikan Variety karena beberapa pertimbangan, salah satunya adalah karena lagu tersebut ditulis sendiri oleh Billie Eilish.

Selain gelar tersebut Variety juga akan menjadikan Billie Eilish sebagai headliner dalam acara Hitmakers Brunch pada 7 Desember 2019. Belum cukup, ia juga bakal menjadi bintang dalam sampul All-music Variety.



Sumber: Suara Pembaruan