Stafsus Presiden hingga Pendiri Warteg Gratis Jadi Sosok Inspiratif 2019

Stafsus Presiden hingga Pendiri Warteg Gratis Jadi Sosok Inspiratif 2019
Angkie Yudistia (Foto: istimewa)
Irawati D Astuti / IDS Jumat, 27 Desember 2019 | 11:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Banyak hal dapat dilakukan untuk berkontribusi positif pada masyarakat. Mulai dari pemberdaya disabilitas, melatih anak-anak terlantar, hingga menyediakan makanan gratis.

Itulah yang dilakukan oleh Anggie Yudistia, Paulus Wiratno, dan Edho Zell. Anggie yang menjadi staf khusus Presiden Jokowi menginspirasi karena mampu menjadi socialpreneur pemberdaya disabilitas lewat Thisable.id.

Kemudian, Paulus Wiratno menginspirasi lewat Yayasan Mercy Indonesia. Yayasan ini awalnya dibentuk untuk anak di pengungsian, dan kekurangan makanan karena menjadi korban kerusuhan di Timor Timur. Saat ini, Yayasan Mercy Indonesia memiliki 12 panti asuhan dan 3 pusat pelatihan untuk anak-anak terlantar di Indonesia.

Sementara Edho Zell menginspirasi lewat Warteg Gratis. Ia menyediakan makanan untuk mahasiswa, ojek daring, dan masyarakat dengan bayar sesukanya. Edho memulai bisnis yang disebutnya sebagai “bisnis pasti rugi” ini dengan membuka donasi di kitabisa.com. Sampai saat ini Warteg Gratis sudah melayani lebih dari 1000 orang.

Untuk ketiga sosok inspiratif itu, produsen minyak goreng Sania memberikan penghargaan melalui kampanye #BerbagiKebaikan. Mereka terbukti berkontribusi positif pada masyarakat menginspirasi di media sosial.

“Kami berharap ke depannya kampanye #BerbagiKebaikan bisa memiliki dampak yang lebih besar lagi. Sehingga, aksi ini bisa melahirkan banyak sosok inspiratif yang bisa mendorong orang untuk berbuat baik dan pada akhirnya akan diapresiasi kembali oleh Sania,” kata Marketing Manager Sania, Nur Islam Rialen, dalam rilis yang diterima SP, Kamis (26/12/2019).

Kampanye ini, lanjutnya, digelar sepanjang 2019. Selama setahun penuh, Sania sudah melakukan kampanye #BerbagiKebaikan untuk memberi apresiasi pada mereka yang telah berbagi dengan cara berkontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Program ini bertujuan untuk mencari local heroes yang jarang terekspos media. Mereka dinominasikan oleh para ibu pecinta setia Sania melalui media sosial.

Untuk menjangkau lebih banyak lagi orang yang terinspirasi untuk #BerbagiKebaikan, Sania juga mengundang media dan komunitas Mommies Daily untuk mencari sosok inspiratif lainnya dalam bidang kesehatan dan perempuan. Terpilih dua nama hasil survei dari komunitas Mommies Daily di Instagram yaitu dokter spesialis anak sub spesialis nutrisi serta penulis buku Mommyclopedia, Meta Hanindita, Sp.A yang tak lelah mengedukasi para orangtua agar memberi makanan bergizi untuk anak agar anak Indonesia tidak lagi kekurangan gizi dan stunting.

Kemudian, terpilih pula Diah Kusumawardani Wijayanti, seorang ibu, fotografer, wartawan, sekaligus founder yayasan tari dan musik Yayasan Belantara Budaya Indonesia yang membawahi 7 sekolah tari dan musik gratis di Jakarta, Bandung dan Nusa Tenggara Timur. Yayasan ini bergerak untuk mendukung anak berkreativitas khususnya dalam bidang tari dan musik.

Di luar para sosok individual, Sania juga memberikan penghargaan untuk doctorSHARE, organisasi kemanusiaan yang fokus pada akses pelayanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan untuk orang-orang tidak mampu, dan Yayasan Sayap Ibu yang merupakan lembaga pencari dan usaha penyantunan anak terlantar termasuk melaksanakan pengangkatan anak. 



Sumber: Suara Pembaruan