Mengenang Kepergian Ashraf Sinclair

Mengenang Kepergian Ashraf Sinclair
Ashraf Sinclair. ( Foto: Istimewa )
Dina Fitri Anisa / JAS Selasa, 18 Februari 2020 | 16:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan tanah air. Suami artis Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Sinclair meninggal dunia di usia ke 40, pada Selasa (18/2). Setelah waktu Ashar, BCL beserta keluarga mendiang dari Malaysia melakukan prosesi pemakaman di kompleks San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Diketahui, pria kelahiran London ini meninggal dunia karena serangan jantung. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta Selatan. Kabar duka ini pun menjadi sebuah pukulan hebat bagi BCL dan keluarga.

Menurut sahabat dekat BCL, Andien Aisyah, pemain film Habibie Ainun itu merasa sangat kaget atas kejadian ini. Musibah atas menginggalnya Ashraf ini bagaikan sebuah mimpi buruk dalam hidupnya.

“Tapi insyaallah kepergian Ashraf kata orang-orang di sekitarnya sangat tenang, bahagia, bahkan tersenyum. Jadi minta doanya aja. Ashraf orangnya baik, figur bapak, figur suami yang melakukan semuanya dalam hati,” ungkap Andien saat dijumpai pewarta di rumah duka kawasan Jakarta Barat, Jakarta Selatan.

Selain Andien, sederet selebriti ternama pun membanjiri ucapan bela sungkawa dan doa untuk Ashraf Sinclair di media sosial. Salah satunya adalah, Chaca Frederica yang mengunggah potret dirinya bersama Ashraf, BCL, dan Dimas Beck.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu. Allahumma laa tahrimna ajrohu wala taftinna ba’dahu. Ya Allah, ampunilah dosanya, berilah rahmat-Mu ke atasnya, sejahtera dan maafkanlah dia. Ya Allah, janganlah Engkau halangi pahalanya yang akan sampai kepada kami, dan jangan Engkau memberi fitah kepada kami sepeninggalnya serta ampunilah kami dan dia,” tulisnya di Instagram.

Saat ini, kabar duka tentang meninggalnya Ashraf tengah menjadi trending topic di media sosial. Tidak hanya ucapan duka dari para figur publik dalam negeri, pemerintah Malaysia juga turut menyampaikan ucapan belasungkawa terkait meninggalnya ayah dari Noah Sinclair.

"Takziah buat keluarga Allahyarham Ashraf Sinclair yang kembali ke rahmahtullah hari ini. Semoga keluarganya tabah menghadapi dugaan ini dan semoga roh Allahyarham ditempatkan di kalangan mereka yang beriman," kata Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Ismail memberikan pernyataan duka cita melalui akun Twitter.

Keluarga Asharaf dari Malaysia seperti sang ayah Mohamed Anthony John Sinclair dan ibu Khadijah datang dengan dikawal ketat anggota keluarga lainnya. Sang bunda tampak tertunduk dan sedih. Sementara ayah Ashraf masih berusaha terlihat tegar.

Sebelum meninggal, ia merupakan seorang aktor, pembawa acara dan model. Ia dikenal di Malaysia ketika membawakan acara Box Office yang tayang di ntv7. Ashraf kemudian berperan dalam film layar lebar Gol & Gincu (2005), juga serial bertajuk sama, serta serial realiti, keduanya tayang di televisi lokal.

Sejak tahun 2008, ia kerap muncul di layar kaca Indonesia lewat penampilan di sejumlah sinetron, seperti Cinta dan Anugerah (2009), Tukang Bubur Naik Haji (2012), serta yang masih berjalan, Dewi.

Selain terkenal sebagai artis, pria kelahiran 18 September 1979 lalu tersebut juga dikenal sebagai pengusaha. Dikutip dari berbagai sumber, Ashraf memiliki banyak usaha. Salah satu usaha bergerak di bidang hiburan. Bersama dengan Aishah Sinclair, saudara perempuannya dan sahabat lamanya Sazzy Falak, ia mendirikan perusahaan hiburan yang bernama SinclairFalak Sdn Bhd.

Selain di dunia hiburan, Ashraf juga menjadi investor dalam perusahaan yang bergerak di bidang bisnis kecantikan dan kuliner. Untuk yang bergerak di bidang kecantikan, Ashraf merupakan investor Althea Korea. Perusahaan tersebut berasal dari Korea Selatan.

Perusahaan memproduksi berbagai macam produk kecantikan, seperti masker, skin care hingga makeup. Sementara itu, untuk yang berkaitan dengan kuliner, Ashraf sempat mengelola rumah makan khas Sunda, Pondok Sunda dan restoran Korea Bulgogi Brothers. Pada 2012 lalu, ia juga menjadi inisiator hadirnya outlet TGIF, jaringan restoran AS yang fokus pada casual dining.

Tidak hanya itu, ia juga tercatat sebagai ventura partner di 500 Startups. Sebagai mitra, ia bertugas membantu 500 Startups mencari startup Indonesia yang layak menerima pendanaan dari dana investasi 500 Durians Fund II.

Pun demikian, di tengah karier dan bisnis yang bagus tersebut, Ashraf ternyata pernah hidup susah dan jatuh bangun dalam membangun kehidupan. Ia pernah bercerita tidak punya uang sama sekali. Karena kondisi tersebut, ia hanya bisa makan mie instan dan roti.

“Saat ini bukan lagi era ikan yang besar akan memakan ikan kecil. Sekarang era ikan yang cepat bisa memakan ikan yang lambat. Bukan lagi pada ukuran,” pesan Ashraf.



Sumber: BeritaSatu.com