Pertunjukan Inggit Ganarsih dan Sampek Engtay Ditunda

Pertunjukan Inggit Ganarsih dan Sampek Engtay Ditunda
Ilustrasi pertunjukan di Ciputra Artpreneur Theater bertajuk "Operet Anak Rusun: Selendang Arimbi". ( Foto: SP/Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / EAS Selasa, 17 Maret 2020 | 17:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19), beberapa pertunjukan teater mengumumkan penundaan. Sedikitnya ada dua pertunjukan yang resmi ditunda yakni teater musikal Inggit Ganarsih dan Sampek Engtay

Keputusan ini disampaikan oleh Titimangsa Foundation sebagai penggagas pementasan musikal Inggit Ganarsih yang semula akan diselenggarakan pada 18 April 2020 di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta. Dalam pernyataan tersebut, pihak penyelenggara pun mengumumkan untuk mengubah jadwal pementasan menjadi 22 Agustus 2020.

"Sastra pada hakikatnya lahir sebagai bentuk dari respons terhadap situasi. Titimangsa berupaya untuk memberikan yang terbaik dengan tidak hanya mengalihwahanakan karya sastra, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan. Mari kita tetap tenang dan menjaga kesehatan diri juga orang-orang terdekat kita. Semoga kita semua ada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kasih,” kata Happy Salma, dilansir dari siaran pers, Selasa (17/3/2020).

Tidak hanya Titimangsa, giliran Teater Koma yang memutuskan untuk menunda pertunjukan, Sampek Engtay. Pagelaran tahunan itu seharusnya digelar pada 28-29 Maret 2020 resmi diundur penyelenggaraannya sampai 15-16 Agustus 2020.

"Mempertimbangkan alasan kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh pihak yang terlibat dalam pertunjukan teater Sampek Engtay, Teater Koma dengan berat hati memutuskan untuk mengubah tanggal pertunjukan. Langkah ini kami ambil untuk mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 dan demi keamanan seluruh pihak," keterangan Teater Koma yang diumumkan lewat Instagram.

Teater Koma ataupun Titimangsa Foundation pun mengumumkan bahwa bagi yang sudah memiliki tiket, kelak dapat digunakan pada jadwal pengganti, sesuai hari dan jam pertunjukan sebelumnya. Jadi, para pemilik tiket diharapkan menyimpannya dengan baik.

Sebelumnya manajemen Ciputra Artpreneur Jakarta memutuskan menutup sementara Museum Ciputra Artpreneur terhitung mulai 15-31 Maret 2020.

"Museum Ciputra Artpreneur tidak menerima kunjungan lagi dengan tujuan mengurangi proses interaksi warga di ruang-ruang publik. Kami mohon maklum kepada publik atas kebijakan ini,” demikian disampaikan Presiden Direktur Ciputra Artpreneur Jakarta, Rina Ciputra Sastrawinata, dalam rilis yang diterima Beritasatu.com, Selasa (17/3/2020).

Rina Ciputra menambahkan penutupan Museum Ciputra Artpreneur akan berlangsung hingga tanggal 31 Maret 2020. Jika nantinya situasi sudah memungkinkan, maka manajemen akan membuka kembali Museum Ciputra Artpreneur bagi publik dengan tetap memberlakukan pengecekan suhu badan melalui thermal scanner.

Manajemen berupaya memastikan bahwa Museum Ciputra Artpreneur menjadi tempat yang steril dari penyebaran Covid-19 dan aman untuk dikunjungi masyarakat.

Saat ini, manajemen Ciputra Artpreneur juga telah melakukan beberapa langkah internal untuk mencegah penyebaran Covid-19, salah satunya dengan melakukan penyemprotan desinfektan, menyediakan hand sanitizer, dan memindai suhu tubuh semua karyawan. Semuanya dilakukan untuk mencegah potensi penyebaran virus Covid–19.



Sumber: BeritaSatu.com