Penyanyi Pink Ungkap Positif Covid-19

Penyanyi Pink Ungkap Positif Covid-19
Pink bersama Carey Hart dan putri mereka, Willow menghadiri ajang MTV Video Music Awards (VMA) 2017 di California. ( Foto: Istimewa )
Indah Handayani / JAS Sabtu, 4 April 2020 | 14:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyanyi P!nk (Pink) mengungkapkan dirinya telah menjalani tes dan terbukti positif virus corona atau Covid-19. Penyanyi bernama asli Alecia Beth Moore ini menjadi selebritas terbaru yang menghadapi pertempuran dengan virus corona di tengah pandemi global.

"Dua minggu yang lalu putra saya yang berusia tiga tahun, Jameson, dan saya menunjukkan gejala Covid-19. Untungnya, dokter perawatan primer kami memiliki akses ke tes dan saya dites positif. Keluarga kami sudah berlindung di rumah dan terus melakukannya selama dua minggu terakhir mengikuti instruksi dokter. Hanya beberapa hari yang lalu, kami diuji ulang dan sekarang untungnya negatif,” tulis Pink dalam unggahan di akun media sosialnya, Twitter dan Instagram, pada Jumat malam (3/4/2020).

Pink kemudian berbagi pemikirannya tentang pengujian virus corona, sesuatu yang telah menjadi isu penting selama krisis. Di Los Angeles, lokasi Pink, suami Carey Hart dan dua anak mereka memiliki rumah di sebelah barat kota dekat pantai, para pejabat kesehatan telah menyatakan frustrasi atas kapasitas pengujian yang terbatas. Bahkan Direktur Kesehatan Masyarakat LA Barbara Ferrer mengatakan targetnya minggu depan adalah untuk mendapatkan 10.000 penduduk diuji per hari tetapi sejauh ini, baru mencapai total 20.000 yang telah diuji.

Pink menyebut pengujian sebagai "parodi mutlak," menambahkan itu terjadi karena kegagalan pemerintah untuk tidak membuat pengujian lebih dapat diakses secara luas. Dia pun mengungkapkan bahwa penyakit ini serius dan nyata.

“Orang-orang perlu tahu bahwa penyakit tersebut mempengaruhi orang muda dan tua, sehat dan tidak sehat, kaya dan miskin, dan kita harus membuat pengujian gratis dan lebih mudah diakses untuk melindungi anak-anak kita, keluarga kita, teman-teman kita dan komunitas kita,” tegasnya.

Untuk membantu prosesnya, penyanyi berusia 40 tahun ini mengumumkan memberikan sumbangan yang cukup besar yakni 1 juta dolar AS untuk mendukung pekerja perawatan kesehatan di garis depan. Dengan rincian 500.000 dolar AS ke Dana Darurat Rumah Sakit Universitas Temple di Philadelphia untuk menghormati ibunya, Judy Moore, yang bekerja di sana selama 18 tahun di Cardiomyopathy and Heart Transplant Center.

“Selain itu, saya menyumbangkan 500.000 juta dolar ke Walikota Los Angeles City. Emergency Crisis Covid-19. Terima kasih kepada semua profesional kesehatan kami dan semua orang di dunia yang bekerja sangat keras untuk melindungi orang-orang yang kita cintai. Anda adalah pahlawan kita! Dua minggu ke depan ini sangat penting: silakan tinggal di rumah. Rumah,” tulisnya.]



Sumber: BeritaSatu.com