Pandemi Covid-19, Pendapatan Box Office Asia Turun 88%

Pandemi Covid-19, Pendapatan Box Office Asia Turun 88%
Film kartun Abominable menjadi jawara di tangga box office kawasan Amerika Utara. ( Foto: imdb.com )
Indah Handayani / FER Senin, 4 Mei 2020 | 16:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Merebaknya wabah virus corona atau Covid-19 telah menyebabkan penurunan 88 persen dalam hal pendapatan box office di kawasan Asia.

Angka tersebut berasal dari laporan S&P Global Market Intelligence dan OpusData, yang menunjukkan pendapatan box office di bioskop kawasan terbesar di dunia selama periode Januari hingga Maret hanya membukukan US$ 528 juta atau setara Rp 8 triliun (kurs Rp 15.185).

Seperti dikutip dari laman Variety, Senin (4/5/2020), bioskop di Asia bereaksi berbeda sesuai dengan peraturan lokal dan nasional masing-masing negara.

Bioskop-bioskop di Tiongkok ditutup atas perintah pemerintah pada akhir Januari dan belum dibuka kembali sejak itu. Operator Korea Selatan menutup sejumlah besar bioskop sebagai tanggapan atas jatuhnya permintaan. Korea Selatan mencatat penurunan pendapatan 65 persen menjadi US$ 140 juta.

Sementara, keadaan darurat tidak diumumkan sampai pertengahan April di Jepang. Bahkan, pemerintah setempat saat itu tidak dapat memaksa bioskop untuk menutup pintu mereka, walau kebanyakan melakukannya. Tanpa penutupan wajib, nilai box office di Jepang turun 46 persen menjadi US$ 190 juta pada kuartal pertama.

Sedangkan nilai box office Australia turun 32 persen menjadi US$ 110 juta pada kuartal pertama 2020. Sebelumnya, pada Januari mencapai US$ 69,2 juta, tetapi pada Maret turun menjadi US$ 3,77 juta.

Kawasan Asia-Pasifik sendiri merupakan rumah bagi lima dari sepuluh pasar bioskop di luar Amerika Utara. Menurut data dari MPAA, Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan adalah tiga wilayah internasional terbesar pada 2019. India berada di peringkat keenam, dan Australia kesepuluh.



Sumber: BeritaSatu.com