Tujuh Pekan, FFSO Sajikan Puluhan Film dan Serial Berkualitas

Tujuh Pekan, FFSO Sajikan Puluhan Film dan Serial Berkualitas
Clarice Cutie yang memerankan tokoh Niki dalam film Koki-Koki Cilik 2. ( Foto: istimewa )
Dina Fitri Anisa / EAS Jumat, 15 Mei 2020 | 19:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Lebih dari 50 konten film dan serial produksi sineas Indonesia dipilih untuk memeriahkan Festival Film dan Serial Online (FFSO) yang diselenggarakan oleh GoPlay selama tujuh minggu sejak, 13 Mei hingga 30 Juni 2020.

CEO GoPlay, Edy Sulistyo menjelaskan, melalui FFSO, film-film dan serial lokal akan dikurasi untuk bisa tayang secara eksklusif di GoPlay setiap pekan. Tiap minggu selama periode ini, akan hadir tema dan genre berbeda mulai dari drama, komedi romantis, horor, kisah keluarga hingga misteri.

Pelanggan bisa menonton film atau serial yang telah memenangkan penghargaan nasional maupun internasional seperti 27 Steps of May, juga Koki-koki Cilik. Ada pula 7/24, film drama keluarga yang diperankan Dian Sastrowardoyo dan Lukman Sardi.

"Inisiatif ini memiliki dua tujuan besar. Pertama mendekatkan dan memperkenalkan masyarakat Indonesia terhadap konten Indonesia yang berkualitas selama #dirumahaja. Kedua, festival ini bisa membantu pekerja film yang terdampak pandemi Covid-19,” jelas Edy dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (15/5/2020).

Lebih menariknya, GoPlay juga akan menghadirkan beberapa judul film dan serial lokal terbaru yang paling banyak diminati pengguna. Ini sesuai masukan pengguna setia GoPlay selama ini untuk menghadirkan katalog teranyar secara eksklusif.

Beberapa diantaranya seperti Pretty Boys, film populer bioskop perjalanan dua sahabat komedian Indonesia Vincent & Desta, kemudian Help is One The Way, film dokumenter karya Ismail Fahmi Lubis, dan Ratu Ilmu Hitam, film horor populer bioskop di akhir 2019, ditulis oleh Joko Anwar.

Bekerja sama dengan Badan Perfilman Indonesia (BPI) dan lebih dari 50 asosiasi perfilman di bawah naungan BPI, festival ini mendapat dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

GoPlay akan menyalurkan 20% hasil pendapatan dari penjualan akses nonton ke BPI sebagai bentuk apresiasi pekerja film. Bantuan ini kemudian akan disalurkan BPI melalui para asosiasi kepada para pekerja film di masing-masing asosiasi.

Apresiasi disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Wishnutama Kusubandio. Beliau mengatakan, walaupun sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sangat terdampak oleh pandemi Covid-19, tetapi ia optimis parekraf akan tumbuh setelah pandemi berakhir.



Sumber: BeritaSatu.com