OVO dan JCP Berbagi dalam Keterbatasan untuk Seniman

OVO dan JCP Berbagi dalam Keterbatasan untuk Seniman
Para musisi tradisional dan papan atas yang terlibat dalam konser virtual bertajuk “Berbagi dalam Keterbatasan”, Jumat 22 Mei 2020. (Foto: SP/Dina Fitri Anisa / Dina fitri anisa)
Dina Fitri Anisa / EAS Jumat, 22 Mei 2020 | 22:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Selama pandemi Covid-19, diperkirakan ada 58.000 seniman yang terdampak. Rata-rata mereka kehilangan pendapatan karena sepi permintaan tampil. Berkaca dari fakta itulah, OVO dan Jakarta City Philharmonic (JCP) mengajak para seniman tradisional daerah menggelar konser bertajuk Berbagi dalam Keterbatasan, Jumat (22/5/2020).

Meski dilakukan secara virtual, konser berdurasi 30 menit ini berhasil menampilkan pertunjukan profesional. Puluhan pemain musik yang dipimpin oleh konduktor Budi Utomo Prabowo mengawali konser dengan memainkan karya milik Wage Rudolf Supratman berjudul Indonesia Raya.

Tidak lama berselang, beberapa karya dari pemusik berbakat lainnya dinyanyikan. Sebut saja Varia Ibukota, Sio Mama, Wanita, dan terakhir adalah karya Jacques Offenbach dengan judul Can-can dari Orpheus in Underworld. Ada juga penampilan spesial dari seniman musik lainnya seperti Melly Goeslaw, Maruli Tampubolon, dan Tohpati turut menyemarakkan konser ini.

Pertunjukan virtual yang diadakan JCP sekaligus menjadi bentuk dukungan dan kepedulian bagi seniman tradisional daerah yang terdampak Covid-19. Para penonton bisa turut berpartisipasi bersama JCP dengan berdonasi melalui BenihBaik.com.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid, mengatakan konser virtual merupakan bentuk dukungan kepada seniman-seniman tradisional di saat krisis.

"Apa yang bisa kita lakukan di bidang kesenian bukan sekadar untuk saling berbagi, tetapi juga untuk memastikan napas kesenian di masa sulit tetap ada,” kata Hilmar dalam jumpa pers virtual beberapa waktu lalu.

Tidak hanya dengan JCP dan BenihBaik.com, konser virtual ini juga menggandeng platform pembayaran digital OVO. Lewat aplikasi ini penonton bisa berdonasi di platform dan menyelesaikan pembayaran melalui OVO. Donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada para penerima manfaat di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lewat kolaborasi dengan BenihBaik.com.

"Bersama kita bisa membantu dan menguatkan mereka, Dengan semangat yang sama, kolaborasi ini menjadi gerakan yang memotivasi gerakan lain bagi jejaring dan komunitas seni,” tukasnya.



Sumber: BeritaSatu.com