Penayangan Film Mulan Alami Penundaan Ketiga Kalinya

Penayangan Film Mulan Alami Penundaan Ketiga Kalinya
Film Mulan (Foto: istimewa)
Indah Handayani / CAH Sabtu, 27 Juni 2020 | 15:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Disney menunda lagi penayangan film Mulan untuk ketiga kalinya. Dikutip Variety, hal itu mengakhiri harapan Hollywood untuk menyelamatkan film musim panas. Mengingat biasanya, di musim panas film-film blockbuster mampu mendulang pendapatan yang besar dari penayangannya. Sebelumnya, remake live-action studio ini dijadwalkan untuk debut di bioskop pada 24 Juli. Namun, akhirnya baru akan tayang di layar lebar pada 21 Agustus 2020.

Ini adalah ketiga kalinya Disney menunda film yang disutradarai oleh Niki Caro dan bintang Liu Yifei. Awalnya akan dibuka pada 27 Maret, namun ditarik dua minggu sebelumnya ketika coronavirus mulai menyebar di Amerika Utara. Film ini pun digeser ke Juli, hingga akhirnya diputuskan baru akan dilepas pada Agustus. Seperti versi animasi pada 1998, Mulan mengikuti seorang pejuang yang menyamar sebagai seorang pria untuk menyelamatkan ayahnya yang sudah lanjut usia karena harus mengabdi di militer.

Pengunduran untuk ketiga kalinya ini diambil setelah berita yang menyebutkan Warner Bros menunda untuk kedua kalinya penayangan film Tenet yang merupakan film bergenre epik fiksi ilmiah dari sutradara Christopher Nolan. Film yang dibintangi John David Washington dan Robert Pattinson itu diperkirakan akan debut pada 12 Agustus.

Dengan demikian, Mulan pun diposisikan untuk menjadi film besar pertama yang menghidupkan kembali tontonan bioskop di wilayah Amerika Utara. Disisi lain, hal itu dikhawatirkan malah akan membuat Mulan sebagai test case untuk film baru yang tayang di tengah pandemi. Mengingat bioskop di seluruh negeri, dan dunia, masih tutup untuk membantu menghentikan penyebaran virus corona.

Rantai bioskop utama di Amerika Serikat, seperti AMC, Regal dan Cinemark, dikabarkan baru akan memulai kembali bisnis pada Juli. Ketika mereka terbuka, tidak jelas seberapa besar pelanggan yang ingin kembali ke film. Tidak hanya di wilayah Amerika Utara saja film yang menelan biaya US$ 200 juta diharapkan dapat mendulang pendapatan memuaskan, tapi juga di Tiongkok. Namun sama seperti di AS, Di Tiongkok pun bioskop-bioskop masih ditutup.

Sementara itu, dua film yang lebih kecil, yaitu film thriller Russell Crowe 'Unhinged' dari Solstice Studios dan komedi romantis Sony 'The Broken Hearts Gallery', dijadwalkan akan tayang di bioskop pada Juli. Mereka akan menjadi film pertama yang dibuka sejak bioskop ditutup pada pertengahan Maret karena pandemi Covid-19.

Disney dikabarkan telah memindahkan beberapa judul yang akan datang dalam beberapa bulan terakhir, termasuk film The Eternals, Jungle Cruise dan dan Indiana Jones 5. Hal itu akibat produksi film telah terhenti di seluruh dunia selama berbulan-bulan karena krisis kesehatan global. Alhasil, beberapa dari film-film itu tidak akan siap untuk debut di bioskop dengan target tanggal rilis yang telah ditetapkan.

 



Sumber: BeritaSatu.com