Vicky Ditahan Terkait Pencemaran Nama Baik Angel Lelga

Vicky Ditahan Terkait Pencemaran Nama Baik Angel Lelga
Angel Lelga (kiri) dan Vicky Prasetyo. (Foto: Instagram)
Bayu Marhaenjati / HS Rabu, 8 Juli 2020 | 09:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Presenter Vicky Prasetyo ditahan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan artis Angel Lelga. Dia ditahan di Rumah Tahanan Salemba selama 20 hari ke depan.

"Iya benar ditahan untuk 20 hari ke depan. Kasus laporan Angle Lelga, katanya vicky melakukan perbuatan tidak menyenangkan dan fitnah. Iya di Rutan Salemba," ujar kuasa hukum Vicky, Ramdan Alamsyah, Selasa (7/7/20) kemarin.

Dikatakan Ramdan, kasus itu bermula ketika Vicky melakukan penggerebekan ke kediaman Angel yang saat itu masih menjadi istrinya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (18/11/2018) lalu.

"Intinya begini, kasus itu kan melakukan penggerebekan terhadap istrinya yang ditemukan di dalam kamar. Nah, alangkah miris hati ini ketika seorang suami yang melakukan penggerebekan terhadap istri dengan laki-laki lain malah suaminya yang jadi tersangka," ungkapnya.

Ramdan menyampaikan, pihaknya berencana mengajukan permohonan penangguhan penahanan. "Ya secara normatif kita akan melakukan upaya itu, untuk penangguhan penahanan," katanya.

Diketahui, kasus ini bermula ketika Vicky menggerebek Angel Lelga yang ketika itu masih berstatus sebagai istrinya karena mencurigai selingkuh dan tinggal serumah dengan pria lain di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pada saat itu, Vicky mengajak kru infotainment, ketua RT dan dan warga.

Sejurus kemudian, Vicky melaporkan Angel dengan nomor laporan polisi: LP/2256/K/XI/PMJ/Restro Jaksel, terkait dugaan perzinahan, ke Mapolres Metro Jakarta Selatan. Namun, belakangan perkara itu dihentikan polisi karena diduga tidak terbukti.

Sementara itu, Angel yang tidak terima dituding berzinah melaporkan balik Vicky terkait kasus pencemaran nama baik, perusakan dan masuk ke rumah orang tanpa izin, ke Mapolda Metro Jaya. Selanjutnya, kasus ditangani Polres Metro Jakarta Selatan. Setelah serangkaian penyelidikan, penyidik menaikkan status kasus menjadi penyidikan dan menetapkan Vicky sebagai tersangka, 4 Desember 2019 lalu.



Sumber: BeritaSatu.com