Aishwarya Rai dan Putrinya Dinyatakan Positif Covid-19

Aishwarya Rai dan Putrinya Dinyatakan Positif Covid-19
Aishwarya Rai Bachchan. (Foto: AFP / Sujit Jaiswal)
Indah Handayani / FER Senin, 13 Juli 2020 | 19:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Aktris India, Aishwarya Rai-Bachchan, dan Aaradhya, putrinya dengan Abhishek Bachchan, dinyatakan positif Covid-19. Hal itu setelah sebelumnya Abhishek dan mertuanya Amitabh Bachchan dinyatakan positif terlebih dahulu dan telah dirawat di rumah sakit Nanavai di Mumbai.

Baca Juga: Tina Toon Kenang Semangat Berkarya Papa T Bob

Berita tentang Aishwarya Rai dan Aaradhya diumumkan pada 12 Juli 2020 oleh Menteri Kesehatan India, Maharashtra Rajesh Tope di Twitter. Dia mengatakan bahwa aktris senior terkenal Jaya Bachchan diuji negatif. Namun, tweet-nya kemudian dihapus.

Informasi itu kemudian dikonfirmasi ke kantor berita AFP oleh pejabat kesehatan setempat, dan kemudian oleh Abhishek Bachchan di Twitter.

"Saya telah telah tes Covid positif .. dialihkan ke Rumah Sakit .. rumah sakit menginformasikan otoritas .. keluarga dan staf menjalani tes, hasil yang ditunggu … Semua yang dekat dengan saya dalam 10 hari terakhir diminta untuk dites,” tulis Abhishek.

Baca Juga: Deretan Selebritas Ganteng yang Suka Main TikTok

"Sebelumnya hari ini saya dan ayah saya dinyatakan positif Covid-19. Kami berdua yang memiliki gejala ringan telah dirawat di rumah sakit. Kami telah memberi tahu semua otoritas yang berwenang dan keluarga serta staf kami semua sedang diuji. Saya meminta semua untuk tetap tenang dan tidak panik. Terima kasih,” tweet Abhishek.

Keluarga Bachchan memiliki pengaruh yang besar di Bollywood. Film terakhir Amitabh Bachchan Gulabo Sitabo tidak tayang di bioskop dan langsung tampil di Amazon Prime pada Juni lalu. Hal itu karena bioskop di seluruh India tetap tertutup karena pandemi Covid-19. "Begitulah perilaku warga negara yang bertanggung jawab ... Pak, kami berdoa semoga segera sembuh' tulisnya di Twitter.

Dengan 850.000 kasus positif, India sekarang menjadi negara dengan virus corona tertinggi ketiga di dunia, setelah Amerika Serikat (AS) dan Brasil. Sejauh ini, tercatat ada 22.687 kematian di negara tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com