Sonic the Hedgehog Tayang Perdana di Tiongkok

Sonic the Hedgehog Tayang Perdana di Tiongkok
Film “Sonic the Hedgehog” tayang perdana di Tiongkok setelah bioskop beroperasi kembali pascapandemi Covid-19. (Foto: Isimewa)
Dina Fitri Anisa / EAS Rabu, 22 Juli 2020 | 00:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Salah satu film Hollywood yang beruntung untuk debut pertama di pasar Tiongkok adalah Sonic the Hedgehog. Awalnya, film ini dijadwalkan tayang perdana di Tiongkok pada 28 Februari 2020, dua minggu setelah 14 Februari debutnya di AS. Film ini meraup US$ 146 juta di Amerika Serikat.

Meski beruntung, film produksi Paramount Picture ini akan bersaing mendapatkan perhatian penonton dengan dua judul animasi lain yang akan diputar pada tanggal yang sama. Di antaranya perilisan ulang film animasi Big Hero 6 (2014), dan animasi lokal bertajuk Mr. Miao.

Film ini akan menjadi satu di antara setengah lusin judul film Amerika lainnya yang sedang dikerahkan untuk membantu membangkitkan minat penonton untuk kembali ke bioskop.

Film-film yang akan tayang rencananya menyasar genre keluarga, seperti Coco dan The Pursuit of Happyness.

Selain itu, animasi Zootopia dari Disney juga telah dijadwalkan untuk dirilis lagi mulai Jumat (24/7/2020). Pada tahun 2016, film ini meraup 236 juta dolar di Tiongkok dan merupakan film dengan pendapatan tertinggi ke-32 sepanjang masa.

Jika pihak Paramount memberanikan diri untuk menayangkan satu karya barunya di masa peralihan ini, berbeda dengan Warner Bros yang memutuskan untuk menunda jadwal perilisan film Tanet. Film karya Christopher Nolan ini telah mengalami beberapa kali penundaan karena pandemi virus asal Wuhan.

Awalnya, film yang dibintangi Robert Pattinson dan John David Washington ini takan dirilis pada 17 Juli 2020. Kemudian diundur pada 31 Juli 2020 dan terakhir dikabarkan akan dirilis pada 12 Agustus 2020. Namun, perilisannya kembali diundur dengan waktu yang belum ditentukan.

Chairman Warner Bros, Toby Emmerich mengungkapkan pihaknya akan mengungkap tanggal rilis film Tenet dalam beberapa waktu ke depan. Ia mengaku bahwa pihaknya tak ingin meninggalkan peluang tertinggi untuk filmnya. Apalagi film garapan Christopher Nolan kerap kali menjadi box office.

“Tujuan kami adalah untuk memastikan peluang keberhasilan tertinggi untuk film-film sembari mendukung mitra teater kami dengan konten baru, setelah mereka dapat buka kembali dengan aman,” imbuh Emmerich.



Sumber: BeritaSatu.com