Majukan Dunia Kreatif, Kemparekraf Dorong Promotor Lokal Bentuk Asosiasi

Majukan Dunia Kreatif, Kemparekraf Dorong Promotor Lokal Bentuk Asosiasi
CEO dan Founder Original Production, Tommy Pratama, yang menjadi promotor konser Earth Wind & Fire, saat menggelar jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (20/11). (Foto: Beritasatu Photo/Chairul Fikri)
Irawati D Astuti / IDS Rabu, 22 Juli 2020 | 21:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) mendorong promotor musik lokal untuk membentuk asosiasi. Langkah ini diperlukan sebagai forum komunikasi dan bertukar pikiran dalam menyelesaikan berbagai isu yang muncul dalam bidang pertunjukan musik, terlebih dalam masa pandemi Covid-19.

“Ini sejalan dengan tugas dan fungsi bidang event Kemparekraf, di antaranya mendukung kegiatan-kegiatan daerah, membesarkan kegiatan nasional, serta membawa kegiatan internasional ke dalam negeri. Sebab, DNA Indonesia adalah kreatif,” kata Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemparekraf, Rizki Handayani, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Rizki menyambut positif usulan hadirnya Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI). Ia berharap asosiasi ini akan mampu bekerja sama dengan pemerintah dan industri ke depan. "Para promotor senior yang tergabung di Forum Asosiasi Promotor Indonesia (FAPI) bisa menjadi advisor atau pembina APMI. Jadi para promotor senior dilibatkan langsung juga di APMI,” katanya.

Sementara itu, Tommy Pratama, pemilik Original Production yang juga pendiri FAPI, mengatakan saat ini memang sudah ada FAPI. Forum tersebut, kata dia, memiliki cakupan lebih luas termasuk adanya lintas generasi, promotor-promotor senior, dan lintas bidang.

"FAPI yang lebih dulu terbentuk dan cakupannya lebih luas. Tapi harapannya ini akan tetap eksis dan akan berkesinambungan dengan APMI," ujar Tommy.

Ia melanjutkan, kehadiran APMI bukanlah sebagai asosiasi tandingan FAPI. "Insyaallah APMI dan FAPI bisa saling support dan melengkapi, demi kemajuan industri promotor dan pariwisata nasional," kata Tommy.

Bongky Marcel, mantan pemain bass Slank, yang saat ini tergabung di BIP pun merespons positif. Menurutnya, memang sudah seharusnya ada lembaga atau asosiasi yang dapat menaungi para promotor di Indonesia.

"Biarkan APMI jalan dulu, nantinya FAPI tetap berjalan dan support penuh serta berkesinambungan dengan berbagai bidang industri promotor, termasuk di luar musik," tutup Tommy.



Sumber: BeritaSatu.com