100 Anak Indonesia Tampil di Konser Musik Virtual Di Atas Rata-Rata

100 Anak  Indonesia Tampil di Konser Musik Virtual Di Atas Rata-Rata
Searah jarum jama: Billy Gamaliel dari Galeri Indonesia Kaya, Erwin Gutawa, dan Gita Gutawa dalamjumpa pers Konser Virtual Di Atas Rata-Rata, Jumat (24/7/2020). (Foto: ist / ist)
Mardiana Makmun / MAR Jumat, 24 Juli 2020 | 19:51 WIB

JAKARTA, Beritasatu.com – Konser Di Atas Rata-Rata (DARR) kembali digelar. Kali ini, berhubung pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia, konser digelar dalam bentuk virtual bertema Konser Virtual Di Atas Rata-Rata: Kami Anak Indonesia, yang bisa disaksikan di Youtube Galeri Indonesia Kaya pada Sabtu, 25 Juli 2020, pukul 15.00. Sebanyak 100 anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia akan tampil di konser yang digagas oleh musisi Erwin Gutawa dan didukung oleh Galeri Indonesia Kaya.

Erwin Gutawa mengungkapkan, konser virtual terpaka diadakan karena pandemi Covid-19. 100 anak pun akan tampil dari rumahnya masing-masing dengan baju putih. “Pandemi Covid-19 mempercepat konser DARR digelar dalam bentuk virtual. Tapi menariknya, konsep virtual justru membuka mata kami bahwa ada banyak bakat-bakat yang dimiliki anak-anak Indonesia. Selain menyanyi, anak-anak kita ternyata jago bermain musik dengan kemampuan di atas rata-rata,” ungkap Erwin Gutawa dalam bincang-bincang secara online, Jumat (24/7/2020).

Berbeda dengan DARR sebelumnya, Gita Gutawa menerangkan, proses audisi kali ini dipromosikan di sosial media sehingga menjangkau seluruh Nusantara. “Dulu seleksinya berdasarkan rekomendasi dan terbatas di Jabodetabek. DARR 2020 ini lebih terbuka, melalui sosial media, meminta mereka uplod video, dan bikin dua challenge, dan konsep ini bikin kita bisa menemukan bakat-bakat luar biasa dari berbagai daerah,” tambah Gita.

Selain bakat menyanyi, DARR 2020 juga menemukan bakat bermain musik di atas rata-rata anak-anak umumnya, mulai jago piano klasik, drum, hingga musik tradisioanl seperti suling. “Ada anak pemain suling dari Bogor yang luar biasa permainannya. Ada pemain violin dari Lampung yang jago memainkan lagu-lagu Melayu, dan ada penyanyi berusara indah dari Papua,” papar Erwin yang mengaransemen semua lagu di konser ini.

Erwin berharap, acara ini daat menginspirasi dan memotivasi para anak Indonesia dan orang tua bahwa mereka bisa jago bernyanyi dalam genre apa saja dan bermain musik apa saja sedari kecil.

Total ada 9 lagu yang diramu secara menarik dan akan ditampilkan dalam konser virtual ini, antara lain Janji Untuk Mimpi (ciptaan Erwin Gutawa dan Gita Gutawa), Tanah Airku (ciptaan Ibu Sud), Tak Perlu Keliling Dunia (ciptaan Mira Lesmana dan Erwin Gutawa), Beraksi (ciptaan Cella Kotak), Stop Bully (ciptaan Erwin Gutawa dan Gita Gutawa), Jangan Remehkan (ciptaan Erwin Gutawa dan Gita Gutawa), Sketsa (ciptaan Erwin Gutawa), Aku Anak Indonesia (ciptaan AT Mahmud), dan lantunan piano klasik Moonlight Sonata 3rd Movement karya Beethoven (1801) dan Viennese Sonatina K.439b No. 6 karya W.A. Mozart.



Sumber: BeritaSatu.com