LSF: Publik Bisa Lakukan Sensor Mandiri
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

LSF: Publik Bisa Lakukan Sensor Mandiri

Rabu, 26 Agustus 2020 | 21:38 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM


Jakarta, Beritasatu.com - Sensor mandiri adalah upaya yang dilakukan anggota masyarakat untuk memilah dan memilih tontonan sesuai klasifikasi usia. Hal ini semakin dibutuhkan di tengah perubahan arus komunikasi yang semakin terbuka yang memungkinkan setiap individu mengakses dan mendapatkan berbagai jenis tayangan melalui platform digital.

Mengingat arti penting sensor mandiri, Lembaga Sensor Film (LSF) merasa perlu untuk menjadikannya sebagai sebuah gerakan agar proses diseminasi dan literasi mengenai arti penting sensor mandiri semakin cepat menyebar di tengah masyarakat.

Dengan demikian, LSF secara sadar menetapkan sensor mandiri sebagai program unggulan. Diharapkan dalam waktu dekat gerakan sensor mandiri dapat dicanangkan sebagai gerakan nasional oleh Presiden Joko Widodo.

Demikian disampaikan Ketua LSF Rommy Fibry dalam webinar bertema “Sensor Mandiri dan Literasi Media Pemuda untuk Indonesia Maju” yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (25/8).

“Diharapkan masyarakat mampu memilah dan memilih tontonan yang sesuai dengan klasifikasi umur melalui berbagai sosialisasi yang digelar oleh LSF," kata Rommy, dalam keterangannya, Rabu (26/8).

Dia berharap, gerakan sensor mandiri yang sedang dikembangkan LSF ini tidak dipahami sebagai aksi “lempar body”.

“Dengan gempuran yang semakin menjadi, semua film dengan mudah ditemukan di platform digital di masa sekarang, kalau masyarakat mengerti tentang sensor mandiri, ini akan menjadi rem bagi mereka semua ketika akan menonton film,” ujar Rommy.

“Karena itu tidak mungkin LSF bekerja sendirian, tentu harus berkerja sama dengan parlemen, kementerian atau lembaga negara lain, organisasi kemasyarakatan, berbagai komunitas, para sineas dan sebagainya untuk mempromosikan sensor mandiri kepada masyarakat,” sambungnya.

Di dalam webinar ini, LSF mengundang anggota Komisi X DPR Zainuddin Maliki sebagai pembicara kunci. Sementara pembicara lain adalah Deputi Menpora RI Asrorun Niam, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto, Wakil Sekjen GP Ansor Wibowo Prasetyo, aktris dan produser film Lola Amaria, juga Ketum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa, dan anggota LSF Mukayat Al Amin.

Rommy juga berpesan kepada para sineas bahwa sensor mandiri sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengekang kreativitas.

“Sensor mandiri tidak bermaksud untuk menyensor karya sineas, tetapi sineas diajak untuk mengkampanyekan sensor mandiri,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa saat ini LSF memiliki paradigma baru dalam melakukan sensor. Sensor tidak dilakukan dengan memotong dan menggunting pita film seperti di masa lalu. Dalam melakukan sensor, LSF akan melihat dan mencatat time code film dari awal sampai akhir. Kemudian time code untuk adegan yang dianggap melanggar regulasi akan dicatat dan disampaikan kepada pemilik film.

“Pemilik film boleh mempertanyakan, dan memprotes pun tidak ada masalah. Silakan datang ke LSF untuk mendiskusikan catatan yang diberikan tadi,” kata Rommy.

Pada bagian ini Rommy menjawab pertanyaan yang diajukan oleh produser film Lola Amaria.

Dikatakan Rommy, LSF menyadari bahwa film bukan sesuatu yang matematis, karena merupakan produk seni budaya yang membutuhkan cita, rasa, dan karsa tertentu.

Konsekuensi Konvergensi

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa, dalam kesempatan yang sama, mengatakan bahwa sensor mandiri adalah konsekuensi dari konvergensi media yang tengah terjadi.

Teguh mengutip buku karya Yasraf Amir Piliang yang berjudul “Sebuah Dunia yang Dilipat” yang ditulis tahun 1998. Di dalam buku itu antara lain diilustrasikan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang membuat dunia dapat dilipat seperti kertas dan disimpan di dalam saku.

“Dengan demikian, ia (sensor mandiri) menjadi semacam software yang harus dimiliki setiap individu yang berinteraksi dengan dunia digital,” ujar Teguh.

“Sehingga setiap tontonan yang kita saksikan berdampak positif dan konstruktif, tidak destruktif, apalagi bagi bangsa yang sangat beragam ini,” sambungnya.

LSF, sambungnya, dapat melakukan sensor untuk film-film yang ditayangkan di bioskop. Tetapi “gunting sensor” LSF tidak dapat menjangkau tayangan-tayangan yang disebarkan dengan menggunakan platform digital, seperti oleh Netflix atau Youtube.

Adapun sineas Lola Amaria mengatakan, proses pembuatan film memakan waktu yang cukup lama. Dalam proses pembuatan, film maker sangat berhati-hati. Sineas juga memiliki kesadaran untuk melakukan sensor mandiri atas karya-karya film yang diproduksi.

“Saya sebagai pembuat film sangat sadar bahwa film yang saya buat ini masuk akal dan penuh dengan pertimbangan yang ukurannya bukan lagi (memenuhi kriteria) sensor oleh LSF, tetapi disensor oleh diri sendiri karena tanggung jawabnya ke masyarakat. Sebagai sineas saya menjaga agar efek yang sampai ke masyarakat positif,” urai Lola Amaria.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Raffi Ahmad-Nagita Hadiahi Rafathar 30 Unit Apartemen

30 unit apartemen di Anwa Residence diberikan Raffi Ahmad dan Nagita Slvaina untuk putranya Rafathar yang berulang tahun ke-5.

HIBURAN | 27 Agustus 2020

16 Seniman Tuangkan Semangat Lewat Karya Lukis Mural

Museum Basoeki Abdullah menggelar melukis mural di sepanjang jalan Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

HIBURAN | 26 Agustus 2020

June dan Kopi, Film Persahabatan Anjing dan Manusia

Sutradara Noviandra Santosa membuat film tentang persahabatan anjing dan manusia.

HIBURAN | 26 Agustus 2020

The Sigit Janjikan Pengalaman Unik di Konser Virtual

The Sigit akan tampil virtual dalam konser This is My Wave Concert pada 28 Agustus 2020.

HIBURAN | 26 Agustus 2020

Pengelola Bioskop Berkomitmen Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Adapun protokol kesehatan yang akan diterapkan di bioskop adalah pengunjung wajib menggunakan masker, pengukuran suhu tubuh, dan penerapan physical distancing.

HIBURAN | 26 Agustus 2020

Chef Marinka: Memasak Bukan Hanya Kewajiban Perempuan

tak ada salahnya para pria juga melakukan urusan rumah tangga seperti memasak.

HIBURAN | 25 Agustus 2020

Ardhito Pramono Rilis Lima Lagu dalam Craziest Thing Happened in My Backyard

Karya terbaru Ardhito tersebut terinspirasi oleh film Midsommar dan film asal Korea Selatan (Korsel), Parasite

HIBURAN | 26 Agustus 2020

Marcow, dari Penulis Skenario Sukses Jadi Youtuber

Ternyata di balik tingkah bodohnya di Instagram, Marcow merupakan seorang yang cerdas.

HIBURAN | 25 Agustus 2020

Kolaborasi Delapan Musisi Sebarkan Energi Positif

Seluruh musisi akan menampilkan warna mereka masing-masing, mulai dari karakter suara, ciri khas dalam bermusik, hingga warna-warna dalam gaya berpakaian.

HIBURAN | 25 Agustus 2020

Maudy Ayunda Ajak Masyarakat Beri Apresiasi pada Para Street Workers

Ajakan Maudy disambut baik oleh Lux Squad. Selebritas dan penyanyi Tanah Air, Alika Islamadina, bersama Lux memberikan apresiasi donasi berupa beauty kit.

HIBURAN | 25 Agustus 2020


TAG POPULER

# Ganjil Genap


# KKB


# Jalur Sepeda


# PTM


# Covid-19



TERKINI

Covid-19 Mengganas, Pimpinan dan Sekjen Pertimbangkan Hentikan Rapat Fisik di DPR

NASIONAL | 5 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS