Kemdikbud Danai Film Dokumenter Romo Mangun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Fasilitas Bidang Kebudayaan 2020

Kemdikbud Danai Film Dokumenter Romo Mangun

Jumat, 9 Oktober 2020 | 07:09 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendanai pembuatan film dokumenter bertajuk Nyanyian Pinggir Kali yang mengangkat perjuangan Yusuf Bilyarta Mangunwijaya atau yang populer dipanggil Romo Mangun membangun permukiman Kali Code, Yogyakarta, sebagai perkampungan bermartabat dan berbudaya. Film itu didanai melalui program Fasilitas Bidang Kebudayaan 2020.

“Melalui film dokumenter drama ini diharapkan kita dapat membuka kembali lembaran sejarah ketokohan seorang budayawan dalam perjuangannya membela kaum lemah dan miskin di Kali Code. Bagaimana seorang Romo Mangun menyulap permukiman liar yang awalnya dipandang sebelah mata menjadi sebuah perkampungan yang bermartabat dan layak huni,” ujar Sergius Sutanto, penerima Fasilitas Bidang Kebudayaan 2020 dari Kemdikbud dalam keterangan tertulisnya kepada SP di Jakarta, Jumat (9/10/2020).

Sergius, penulis cerita dan sutradara film Romo Mangun itu, merupakan salah satu dari 84 seniman dan budayawan yang proposalnya menjadi pemenang program Fasilitas Bidang Kebudayaan 2020.

Sergius mengatakan, ia mengangkat kisah tentang Romo Mangun karena meski berlatar sebagai rohaniwan Katolik, namun perjuangan Romo Mangun sangat universal. Ia menerobos sekat-sekat kelompok, suku, dan agama.

Baginya, kata Sergius, Indonesia bukan satu atau dua golongan saja. Indonesia adalah kita.

“Tak berlebihan jika akhirnya orang melihat Romo Mangun sebagai satu sosok yang merajut harmoni dalam kebinekaan” seperti yang tersirat dari kostum keseharian yang kerap dipakainya, sarung dan kopiah hitam,” papar Sergius.

Romo Mangun lahir di Ambarawa, Jawa Tengah pada 6 Mei 1929 dan wafat di Jakarta pada 10 Februari 1999. Ia termasuk salah satu tokoh nasional dengan multi kebisaan, rohaniwan, pengajar, novelis, sastrawan, arsitek, juga budayawan.

Setelah wafat, predikat Romo Mangun menjadi lebih panjang, sebagai guru bangsa, lentera pendidikan, nabi masa kini, pejuang kemanusiaan, dan sebagainya. Tak heran, tambah Sergius, jika ketokohan Romo Mangun sangat melegenda di Tanah Air bahkan hingga ke manca negara.

Dua buah bintang kehormatan telah disematkan kepadanya yaitu “Bintang Mahaputera Nararya” dari Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 2000 dan “Bintang Budaya Parama Dharma” dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2010.

Integritas dan kiprahnya dalam upaya memajukan kebudayaan lokal pun patut dipujikan, baik dalam dunia sastra maupun bidang arsitektur. Salah satu karya monumental Romo Mangun di bidang arsitektur adalah Perkampungan Kali Code di Yogyakarta yang dibangun pada sekitar 1980 bersama masyarakat, mahasiswa, dan para relawan secara bergotong royong.

Sebuah permukiman yang diperuntukkan bagi gelandangan, bromocorah, pelacur, dan anak-anak jalanan, yang di kemudian hari dianugerahi beberapa penghargaan bergengsi tingkat internasional, di antaranya; “The Aga Khan Award for Architercture” (1992), “The Ruth and Ralph Erskine Fellowship Award” (1995) dari Pemerintah Swedia untuk arsitektur demi rakyat yang tak diperhatikan, serta “The Professor Teeuw Foundation Award” Leiden-Jakarta (1996).

Menurut Sergius, banyak pembelajaran menarik dari perkampungan yang berada di bawah Jembatan Gondolayu, Yogyakarta, yang masih berdiri hingga kini. Tidak saja dari sisi perjuangan, namun juga banyak terkandung nilai kebudayaan di dalamnya.

“Salah satunya terekam jelas pada model arsitektur perumahan di sana, seperti wisma dan koperasi Girli, asrama para relawan, balai kampung, rumah susun, hingga fasilitas umum lainnya,” tutur Sergius.

Dikatakan, lewat lukisan mural bercorak warna-warni yang ditorehkan di setiap dinding dan atap bangunan, Romo Mangun seakan ingin bersuara tentang kebebasan berkespresi yang wajib dimiliki oleh siapapun di negeri ini. Pemilihan material seperti bebatuan alam, bambu, batang pohon, dan sebagainya menjadi penciri model arsitektur yang menyatu dengan kondisi alam sekitar. Saat berkarya di sana, Mangun sendiri membangun sebuah rumah kediaman yang diberi nama: Rumah Bambu.

Perwalian Budaya Kemdikbud
Sebelumnya, Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan, Fasilitas Bidang Kebudayaan (FBK) adalah kegiatan pendukungan yang bersifat stimulus yang diberikan kepada perseorangan maupun kelompok, dan dapat diapresiasi masyarakat dan pemangku kepentingan secara luas. Ini menjadi cikal bakal Dana Perwalian Kebudayaan.

“FBK diharapkan dapat menjadi wadah penyediaan ruang keragaman ekspresi dan mendorong interaksi budaya dan inisiatif-inisiatif baru dalam upaya pemajuan kebudayaan Indonesia sesuai UU No.5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan," ujar Hilmar saat membuka lokakarya bagi penerima FBK, baru-baru ini.

Dikatakan FBK sebagai salah satu stimulus yang diberikan kepada perseorangan/kelompok, bersifat non-fisik dan non-komersil, serta dapat diapresiasi masyarakat dan pemangku kepentingan secara luas.

Bantuan Pemerintah Bidang Kebudayaan meliputi Fasilitasi Bidang Kebudayaan Perseorangan/Lembaga/Komunitas Budaya, Fasilitasi Kegiatan Kesenian, Fasilitasi Sarana Kesenian, Fasilitasi Penulisan Buku Sejarah, dan Fasilitasi Komunitas Budaya di Masyarakat.

Tercatat, ada tiga jenis fasilitasi yang diberikan, antara lain, Dokumentasi Karya/Pengetahuan Maestro. Jenisnya berupa artikel, laporan penelitian, kumpulan naskah, modul dan sebagainya dari seorang maestro seni di suatu daerah.

Ditambahkan, untuk tahun ini, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengalokasikan dana sekitar Rp 80 miliar untuk menggelar lokakarya FBK.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Nowela Idol: Indonesia Sangat Sayang pada Orang Papua

Pelaksanaan PON XX di Papua sudah selesai, namun resonansi semangat dan euforianya masih terasa hingga saat ini dan ke depan

HIBURAN | 27 Oktober 2021

Lakukan Prank ke Boy William, Lucinta Luna Mengaku Lelah Jadi Wanita

Lucinta mengaku sebagai laki-laki tulen dan bernama Muhammad Fatah dan merubah penampilannya seperti laki-laki.

HIBURAN | 27 Oktober 2021

Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina Naik Penyidikan

Polda Metro Jaya menaikkan status kasus kaburnya selebgram Rachel Vennya dari tempat karantina menjadi penyidikan.

HIBURAN | 27 Oktober 2021

Sebelum Meninggal, Oddie Agam Sempat Alami Masalah di Ginjalnya

Istri almarhum Oddie Agam, Almafilia kepada media menceritakan bahwa Oddie Agam sempat masuk ke rumah sakit akibat ada masalah dalam ginjalnya.

HIBURAN | 27 Oktober 2021

Sekolah-sekolah di AS dan Eropa Larang Kostum Squid Game

Menjelang perayaan Halloween pada 31 Oktober nanti, beberapa sekolah di Amerika Serikat dan Eropa melarang murid-muridnya menggunakan kostum Squid Game.

HIBURAN | 27 Oktober 2021

Pencipta Lagu Antara Anyer dan Jakarta Pergi Selamanya

Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka dengan kabar meninggalnya musisi senior Oddie Agam.

HIBURAN | 27 Oktober 2021

Musisi Oddie Agam Meninggal Dunia

Imran Majid atau yang dikenal dengan nama Oddie Agam dikabarkan meninggal dunia di usia ke-68 pada hari ini, Rabu (27/10/2021).

HIBURAN | 27 Oktober 2021

Wadahi Kreativitas Anak Muda, Okky Pratama Buat Opra Entertaiment

Okky percaya beragam konten kreatif di Opra Entertainment bisa memberikan edukasi dan juga memberikan nilai bagi masyarakat.

HIBURAN | 26 Oktober 2021

Dokter Yassin Bintang Edukasi Bahaya Covid-19 Lewat Lagu

Lewat lagu itu, dr Yassin berharap masyarakat bisa paham dan lebih peduli menjaga kesehatan dan menghindari bahaya virus Covid-19.

HIBURAN | 26 Oktober 2021

Aktris Gong Li Menolak Kewarganegaraan Singapura

Aktris Gong Li dikabarkan akan melepaskan kewarganegaraan Singapura.

HIBURAN | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Elon Musk


# Putri Mako


# Kapolres Nunukan



TERKINI
Barcelona Akhirnya Pecat Ronald Koeman

Barcelona Akhirnya Pecat Ronald Koeman

BOLA | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings