Cangget Bara Festival Sukses Digelar dengan Protokol Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Cangget Bara Festival Sukses Digelar dengan Protokol Kesehatan

Minggu, 1 November 2020 | 21:27 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Lampung, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 rupanya tidak membuat kegiatan seni dan kebudayaan di daerah meredup. Terbukti Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui platform Indonesiana sukses menggelar Cangget Bara Festival dan Kotabumi Art Festival secara luring (luar jaringan) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, yang dikelola oleh masyarakat Kabupaten Lampung Utara.

Direktur Festival Cangget Bara Festival dan Kotabumi Art Festival, Nabilla Kurnia Adzan mengakui, tahun ini mereka menghadapi tantangan besar. Pandemi Covid-19 mengubah segala kebiasaan di segala lini kehidupan, tak terlepas festival seni pertunjukan juga terkena dampaknya.

"Sebagai generasi muda kita harus tanggap menyikapi segala situasi. Oleh karena itu festival ini akan dilaksanakan secara luring khusus undangan, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan sangat ketat, dan daring di kanal YouTube Kebudayaan Lampung Utara,” terang Nabilla kepada rekan media, di Lampung, akhir pekan lalu.

Festival ini menampilkan karya-karya tari dan musik baik dalam bentuk klasik dan pengembangan dari komunitas maupun seniman-seniman di Lampung Utara. Karya-karya yang tampil adalah pilihan dari tahap seleksi oleh tim kurator yaitu Nani Rahayu dan Ayu Permata Sari.

Karya yang terpilih merupakan kreativitas dari komunitas seni dan budaya yang ada pada masyarakat Lampung Utara.
Selain menampilkan karya-karya dari komunitas dan seniman di Lampung Utara, festival ini juga menyajikan karya tari atau musik dari luar daerah yang masih memiliki kesamaan tema dengan festival yaitu “Cangget Bara dalam Ragam Tunas Lampung”, yang memiliki makna kebinekaan.

Khusus untuk karya-karya dari komunitas dan seniman di luar kabupaten Lampung Utara atau provinsi Lampung akan ditampilkan secara daring, penampil hanya mengirimkan video karyanya yang kemudian diolah oleh tim untuk ditampilkan secara langsung. Selain karya tari dan musik, pada festival ini juga diputarkan film dokumenter mengenai situs bersejarah yang ada di Kabupaten Lampung Utara.

"Sebagai putra-putri daerah besar harapan saya pandemi ini tidak menjadi penghalang kita untuk tetap berproses, mengeksplor diri dan dapat bertahan dalam situasi dan kondisi apapun,” terangnya.

Cangget Bara sendiri merupakan tradisi yang dilakukan dan dilaksanakan oleh muli (gadis) dan menganai (bujang) Lampung sebagai ajang pertemuan, pengenalan dan pencarian jodoh. Di mana tradisi ini dikenal sebagai wadah tempat bertemunya anak-anak remaja, agar bisa saling berkenalan secara baik, sopan dan terpantau oleh ketua-ketua adat, sehingga menjadi pertemuan berkualitas.

Pergelaran ini juga diajarkan secara tersurat dan tersirat laku-laku masyarakat Lampung Khususnya Lampung Utara suku Pepadun yang masuk dalam filsafah Lampung yaitu Piil Pesinggiri, antaranya adalah Julud adek (besar dan bergelar), nemui nyimah (bersaudara, memberi, terbuka tangan), nengah-nyampur (pandai, ramah dan suka bergaul), sakai sembayan (mengelola dan berkarya bersama serta tolong menolong), titie gemattie (keharusan penerapan semua element dari Piil pesengiri).

Ketua Badan Perwatin Lampung Pepadun Kotabumi Tigo Kandung, Kabupaten Lampung Utara, Ahmad Akuan Abung mengatakan, platform Indonesiana ini dapat mendorong masyarakat Lampung Utara untuk bisa melestarikan kebudayaan nenek moyang kepada generasi muda saat ini.

"Masyarakat Lampung Utara mungkin banyak yang sibuk, jadi acara Cangget Bara terakhir diadakan lima tahun lalu. Saya mengharapkan pemerintah daerah kita bisa betul-betul punya perhatian sama adat budaya. Jangan disepelekan, saya yakin kalau pejabat itu memikirkan budaya di mana saja akan selamat. Karena leluhur pasti mendoakan,” terangnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dua Pekan Dibuka, Bioskop Kembali Dipercaya Masyarakat

Dua pekan beroperasi, bioskop semakin dipercaya masyarakat Indonesia.

HIBURAN | 1 November 2020

Pesinetron Evan dan Harini Apresiasi Dukungan Penonton Putri untuk Pangeran

Evan yang memerankan Atta dan Harini sebagai Citra mengatakan jika penonton banyak yang mempertanyakan apakah kisah percintaan mereka juga terjadi dunia nyat.

HIBURAN | 1 November 2020

Aktor Sean Connery Meninggal Dunia

Sean Connery yang berasal dari Skotlandia baru saja merayakan ulang tahun ke-90 pada bulan Agustus lalu.

HIBURAN | 31 Oktober 2020

Solo Karier, Ruri Repvblik Rilis Single Selalu Salah

Ruri menyebut lirik yang ditulisnya sendiri ini bisa diselesaikan dirinya dalam 77 menit saja.

HIBURAN | 31 Oktober 2020

Museum Sumpah Pemuda Gelar Pameran Kontemporer Mr Sartono

Benda-benda bersejarah bukti perjuangan milik Raden Mas Sartono atau Mr Sartono sebagai seorang tokoh Sumpah Pemuda akan dipamerkan.

HIBURAN | 31 Oktober 2020

Anak Mendiang Didi Kempot Rilis Lagu Lungamu Ninggal Crito di YouTube

Lagu Lungamu Ninggal Crito diciptakan Hilarius Daru Indrajaya atau akrab disapa Ndaru Ndarboy Genk.

HIBURAN | 30 Oktober 2020

Mengisi Liburan Pandemi ke Pameran Seni

Museum Nasional (Munas) dan Galeri nasional Indonesia (GNI) dalam waktu yang berdekatan menyelenggarakan pameran luring dan daring.

HIBURAN | 30 Oktober 2020

Cinepolis Manjakan Penonton dengan Pengalaman Bioskop Pribadi

Jaringan bioskop Cinépolis Cinemas tawarkan program Rental Cinema Pribadi mulai Rp 599.000 hingga Rp 999.000.

HIBURAN | 29 Oktober 2020

Resso Luncurkan AKU+MUSIK Agar Musisi dan Penggemar Lebih Dekat Lagi

Resso memperkenalkan sebuah kampanye untuk menyatukan semua orang, berinteraksi, dan berekspresi melalui musik, bernama AKU+MUSIK.

HIBURAN | 28 Oktober 2020

Sukses Digelar, Silet Awards 2020 Jadi Ajang Curhat Selebritas

Jessica Iskandar memenangkan dua penghargaan yakni Asmara Tersilet dan Kehidupan Tersilet di Silet Awards 2020.

HIBURAN | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS