Logo BeritaSatu

Tak Ingin Jadi Polemik, Gisel Buka Suara Terkait Nama Kuda Aisyah

Rabu, 9 Juni 2021 | 11:01 WIB
Oleh : Chairul Fikri / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Gara-gara mengunggah video kebersamaan dirinya bersama Gempita Nora Marten saat tengah berkuda di Bali Equestrian Centre Bali dengan memberikan caption video nama kudanya dengan Aisyah, Gisella Anastasia sontak jadi bahan perbincangan di masyarakat.

Pasalnya nama Aisyah sendiri dikenal umat muslim sebagai nama yang mulia lantaran beliau merupakan nama dari istri Nabi Muhammad SAW.

Akibatnya, artis cantik yang akrab disapa Gisel ini banyak mendapat kecaman dari berbagai pihak atas unggahannya itu. Salah satunya datang dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan atau Gus Umar yang mengkritik keras penamaan kuda poni yang ditunggangi Gempi dengan nama orang yang dihormati oleh umat muslim.

Tak ingin unggahannya jadi polemik di masyarakat, Gisel akhirnya mengganti caption dalam unggahannya itu dengan menghilangkan nama kuda yang ditunggangi putrinya itu.

Tak hanya itu, Gisel pun langsung buka suara dan mengklarifikasi kasus tersebut karena kemudian menjadi bahan perdebatan warganet. Klarifikasi itu diunggahnya dalam akun media sosialnya, seperti yang dikutip Beritasatu.com, Selasa (8/6/2021).

"Mohon maaf aku tulis juga di sini biar clear yaa.. jadi di @baliequestriancentre masing-masing kuda memiliki nama masing-masing, tertulis juga di kandang masing-masing kayak yang kalian lihat di foto dan video sebelumnya," tulis Gisel.

Menurut Gisel, sebagai seorang penyewa di lokasi tersebut, pastinya memanggil nama kudanya sesuai dengan nama yang diberikan pihak Bali Equestrian Centre sebagai pemilik lokasi penangkaran kudanya itu.

"Dengan tidak mengurangi rasa hormat, demikian adanya kami sebagai pengunjung juga memanggil mereka sesuai dengan nama pemberian dari pemilik kuda tersebut, Love you semuanya," lanjutnya.

Gisel sendiri mengakui dirinya baru mengetahui bahwa unggahannya itu kemudian menuai polemik dari kerabatnya lantaran dirinya jarang membaca kolom komentar. Sehingga untuk mengakhiri polemik itu, Gisel pun menjelaskan duduk perkaranya.

"Saya dengar dari beberapa kerabat bahwa ada yang simpang siur dan juga beberapa teman yang protes dengan nama kuda yang kami kunjungi, maka saya dengan ini mengklarifikasinya agar tak jadi polemik berkepanjangan," tegasnya lagi.

Tak hanya Gisel, pihak Bali Equestrian Centre sebagai pengelola penangkaran kuda yang kemudian dijadikan lokasi wisata juga akhirnya angkat suara terkait protes yang dialamatkan kepada Gisel dan tempat wisata tersebut.

"Halo gengs, lagi banyak DM masuk nih, for your information nama kuda pony-nya AYSHA yah, dia di sini sudah dari tahun 2016 loh," tulis pihak Bali Equestrian Centre menjelaskan asal-usul penamaan kuda yang ada di lokasi tersebut.

"Kalo mau tahu kuda-kuda kita bisa dilihat-lihat yah di feed kita," tambah pihak Bali Equestrian Centre sambil mengunggah foto lama Aysha bersama anaknya yang diberi nama Lulu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 4 Oktober 2022

Pergerakan kasus positif dan kematian Covid-19 di Jakarta sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

Infografik penerima vaksin Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia sampai 4 Oktober 2022

Infografik kasus aktif Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 4 Oktober

Infografik prevalensi tertinggi Covid-19 di 10 provinsi pada 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

Infografik positivity rate Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Klub Spanyol Elche Pecat Pelatih Francisco Rodriguez

Rodriguez sudah menangani Elche sejak November 2021 dan dia sebelumnya berhasil mempertahankan Elche di kompetisi kasta tertinggi Spanyol, La Liga.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi pada 4 Oktober

Infografik kesembuhan terendah Covid-19 di 10 provinsi pada 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 4 Oktober 2022

Infografik kasus positif dan kematian Covid-19 sampai 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 4 Oktober

Infografik kematian tertinggi Covid-19 tingkat provinsi pada 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 4 Oktober 2022

Infografik prediksi puncak Covid-19 berdasarkan data 4 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Soal Pansus Kanjuruhan, Puan: Hargai Dulu Tim Independen

Soal Pansus Kanjuruhan, Puan: Hargai Dulu Tim Independen

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings