Logo BeritaSatu

Aktor Didi Riyadi Tulis Surat Terbuka untuk Presiden terkait PPKM Darurat

Kamis, 15 Juli 2021 | 14:15 WIB
Oleh : Chairul Fikri / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 membuat semua sektor bergejolak. Terlebih pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat pada 3-20 Juli membuat kondisi ekonomi Indonesia kian terpuruk. Sayangnya hampir 2 minggu penerapan PPKM darurat berjalan, kasus Covd-19 belum melandai bahkan semakin tinggi dan terus mencetak rekor. Hal tersebut menginisiasi rencana perpanjangan PPKM darurat 4-6 minggu ke depan.

Tak ingin PPKM darurat diperpanjang, aktor Didi Riyadi menulis surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokwoi) dan seluruh menteri serta pemerintah di seluruh daerah. Dalam surat itu, Didi berharap PPKM darurat tidak perlu diperpanjang.

Hal itu ditulis aktor kelahiran Jakarta 31 Juli 1981 yang diunggah melalui media sosialnya, Rabu (14/7/2021) malam seperti yang dilihat Beritasatu.com.

"Kepada yg terhormat : Bapak Presiden RI, Ir. Joko Widodo perkenankan saya menyampaikan surat terbuka pertama saya. Mohon maaf atas segala kekurangannya, Hidup NKRI," tulis Didi dalam kolom komentarnya di media Instagram @didiriyadi_official.

Dalam surat terbuka yang ditulis dalam tiga halaman, drummer grup band Element itu berharap Presiden Joko Widodo agar mempertimbangkan jika ingin memperpanjang penerapan PPKM darurat yang direncanakan 4-6 minggu ke depan. Di akhir surat terbukanya, Didi sempat membubuhkan tanda tangan sebagai bukti apa yang disuarakan itu merupakan karya pribadinya.

Berikut Surat Terbuka yang ditulis oleh aktor Didi Riyadi yang diunggahnya melalui sosial yang kemudian mendapat komentar beragam dari warganet dan disukai 19.805 orang lainnya

Yang Terhormat.
Bapak Presiden RI
Ir Joko Widodo
Di tempat

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

Semoga Bapak beserta keluarga dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Allah SWT.

Pertama-tama,izinkan saya memperkenalkan diri saya. Saya adalah Didi Riyadi. Saya salah seorang rakyat Bapak yang hidupnya selama 31 tahun ini didedikasikan untuk dunia seni dan hibruan Indonesia. Ini kali pertama kali saya membuat surat terbuka kepada Bapak sosok yang sangat saya hormati sebagai pemimpin bangsa. Surat Terbuka ini bagian dari concern dan kepedulian saya kepada bangsa dan negara, harapannya bisa sampai serta didengar oleh istana dan pemerintah

Kedua, sebagai salah seorang yang juga mencintai negeri ini, pada kesempatan yang baik ini, saya datang kepada bapak dengan kesungguhan untuk menyampaikan beberapa hal curahan hati termasuk didalamnya apresiasi, keprihatinan dan pendapat saya tentang solusi kondisi aktual saat ini. Adapun yang ingin saya sampaikan adalah :

1. Pak, sudah setahun lebih kita dalam situasi keprihatinan yang tidak pernah kita impikan yaitu situasi very extraordinary akibat pandemi Covid-19. Kenyataannya kita benar-benar dalam wadah yang mendunia mengakibatkan semua orang harus beradaptasi dengan kenormalan baru termasuk mematuhi prokes dan aturan-aturan baru yang ditetapkan. Dampaknya luar biasa dirasakan oleh masyarakat serta memukul berbagai bidang terutama perekonomian, kesehatan, pendidikan, dunia seni dan hiburan serta bidang lainnya.

2. Saya berterima kasih banyak kepada Bapak dan jajaran pemerintah dalam menangani situasi serta kondisi yang tidak mudah ini. Hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya dari kami masyarakat Indonesia atas ketegasan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tidak populer seperti PSBB diawal pandemi sampai dengan PPKM Darurat sekarang.

3. Tanpa mengurangi rasa hormat, izinkan saya menyampaikan pendapat yang berkaitan dengan situasi serta kondisi yang tidak mudah ini khususnya yang berhubungan dengan adanya wacana perpanjangan PPKM Darurat. Setelah saya telaah berdasarkan data sekunder yaitu pemberitaan berbagai media, media sosial maupun data primer melalui pengamatan serta pengalaman berinteraksi dengan beberapa kalangan masyarakat termasuk crew yang biasa bekerja sama dengan saya maka sebagai salah seorang rakyat yang juga terkena imbas dari sejak awal wabah, saya berpendapat sebagai berikut "
a. Menolak perpanjangan PPKM Darurat Jawa & Bali
1. Simple saja pak, sudah pasti banyak yang terkena imbasnya terlebih lagi soal perut, banyak yang tidak bisa kerja, tidak bisa menafkahi keluarga.
faktanya :
a. Sejak awal pandemi sampai dengan sekarang banyak usaha yang gulung tikar, karyawan di PHK-kan, seniman dan musisi tidak lagi bisa manggung.
b. ternyata PSBB, PPKM atau apapun hal sejenis tidak mampu meredam penyebaran Covid-19.

2. Perpanjangan PPKM Darurat tidak akan bisa selesaikan wabah, pilihannya seperti buah simalakama, mati karena wabah atau mati karena kelaparan.
b. Mengusulkan
1. Lockdown atau karantina atau PPKM atau apapun namanya bisa diupayakan versi yang lebih ramah yang berpihak pada masyarakat menengah ke bawah
faktanya.
a. Banyak orang seperti buruh harian atau lepasan yang hanya digaji kalau dia kerja terlepas pekerjaannya tidak kritikal atau tidak esensial bagi negara. tapi kritikal dan esensial bagi keluarganya.
b. Mereka mendapatkan nafkah dari untung hasil dagangannya.
c. Mereka yang punya gaji Monthly Payroll yang jelas mungkin tidak merasakan imbasnya, tapi bagaimana dengan rakyat yang tidak punya monthly payroll? Bisa tolong di cek jumlahnya mereka yang tidak gajian bulanan sesuai data BPS terkini.

2. Jika hasil PPKM Darurat Jawa & Bali tanggal 3 s/d 20 Juli 2021 tidak berdampak signifikan dan berkorelasi dengan penurunan kasus Covid maka mohon pertimbangan :
a. Mengevaluasi strategi kebijakan dan koordinasi antar lembaga
b. Sosialisasi dan edukasi sensitif-masifnya tentang penanganan bagi yang terpapar Covid-19 dan pola hidup sehat untuk relawan Covid-19
c. Menggali ide dan terobosan baru dalam membuat kebijakan yang tidak melulu dan tidak banyak bersifat aturan, tetapi bersifat solutif bagi masyarakat yang terkena imbas ditetapkannya aturan itu
d. Mendorong pemerintah bukan hanya mengidentifikasi mereka yang terpapar Covid-19 tetapi juga mengidentifikasi mereka yang terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi dengan alat ukur yang tepat

Demikian surat terbuka ini saya sampaikan. Besar harapan saya Bapak Presiden berkenan membaca, mendengar serta mempertimbangkan pendapat saya yang dapat saya katakan juga mewakili sebagian dari rakyat Bapak yang merasakan dampak dar pandemi umumnya dan dari pemberlakuan PPKM Darurat khususnya.

Atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih

Tertanda

Didi Riyadi



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Biden: Amerika Tak Bakal Takut Ocehan Putin

Biden juga menjamin bahwa Amerika tidak akan pernah mengakui wilayah pencaplokan di Ukraina sebagai bagian dari Rusia.

NEWS | 1 Oktober 2022

Resolusi PBB Bela Ukraina Langsung Diveto Rusia

Meskipun hanya Rusia yang menentang, tetapi dia adalah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan yang punya hak veto.

NEWS | 1 Oktober 2022

Zelensky Minta Jalur Prioritas Jadi Anggota NATO

Jika Ukraina menjadi anggota NATO, maka negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat bisa membelanya dalam perang melawan Rusia saat ini.

NEWS | 1 Oktober 2022

Poin-poin Pidato Putin Soal Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

Dalam pidatonya Putin menegaskan bahwa pencaplokan itu sudah permanen dan tidak bisa dinegosiasikan.

NEWS | 1 Oktober 2022

PKB dan Gerindra Tunggu Hari Baik Umumkan Capres-Cawapres

PKB dan Gerindra tinggal menunggu hari baik untuk mengumumkan capres dan cawapres yang akan mereka usung di Pilpres 2024.

NEWS | 1 Oktober 2022

Jumat Berkah, Sahabat Ganjar Salurkan Paket Sembako

Sahabat Ganjar, relawan Ganjar Pranowo, menggelar Jumat Berkah dengan menyalurkan bantuan di Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Soppeng.

NEWS | 1 Oktober 2022

Ketua MA Sebut Kasus Hakim Sudrajad Dimyati Momentum Perbaiki Kinerja Peradilan

Ketua Mahkamah Agung (MA), M Syarifuddin menyatakan kasus Sudrajad Dimyati yang dijerat KPK menjadi momentum untuk memperbaiki kinerja peradilan.

NEWS | 30 September 2022

Alasan Bawaslu Hentikan Laporan Dugaan Pelanggaran Kampanye Anies Baswedan

Anggota Bawaslu Puadi mengungkapkan alasan pihaknya menghentikan laporan dugaan pelanggaran kampanye Anies Baswedan terkait tabloid KBA Newspaper.

NEWS | 30 September 2022

KPK Ungkap Ada Pihak yang Bangun Opini agar Lukas Enembe Hindari Pemeriksaan

KPK mengungkapkan adanya pihak yang membangun opini agar Gubernur Papua, Lukas Enembe menghindari pemeriksaan sebagai tersangka. 

NEWS | 30 September 2022

Fadel Muhammad Akhirnya Laporkan La Nyalla ke Badan Kehormatan DPD

Wakil Ketua MPR dari unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fadel Muhammad akhirnya melaporkan Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalliti ke BK DPD.

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Biden: Amerika Tak Bakal Takut Ocehan Putin

Biden: Amerika Tak Bakal Takut Ocehan Putin

NEWS | 48 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings