Tiga Mawarnih Hadirkan “Duka di Dadaku” di Album NJE
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tiga Mawarnih Hadirkan “Duka di Dadaku” di Album NJE

Rabu, 24 November 2021 | 08:57 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Grup band Tiga Mawarnih yang didirikan 2006 silam, kembali hadir di blantika musik Indonesia dengan album teranyarnya yang bertajuk NJE.

Tiga Mawarnih yang digawangi oleh tiga personil yakni Mudrikha (gitar), Franky (bass), dan Riza (drum) melalui label JK Records, merilis album terbarunya NJE, yang salah satu lagunya berjudul "Duka di Dadaku" feat Nike Astrina.

Peluncurannya akan ditayangkan di YouTube Channel JK Record dan dapat didengarkan di seluruh digital streaming platform seperti YouTube Music, Spotify, Joox, Deezer, Langit Musik, dan lainnya.

Lagu "Duka di Dadaku" ini merupakan salah satu dari tiga lagu andalan Tiga Mawarnih bertajuk NJE yang berisi 10 lagu.

Selain lagu tersebut juga ada lagu yang berduet dengan Rahmat Kartolo dan Pance Pondaag. Sembilan lagu lainnya yakni “Njelepet”, “Kucari Jalan Terbaik”, “Njetuan”, “Kunanti Jawabmu”, “Njeraden”, “Reken Reken Ketepu”, “Njedoro”, “Njeayu” dan “Njejemiherje”.

Terkait nama Tiga Mawarnih, menurut salah seorang inisiatornya saat tampil di Java Jazz waktu itu banyak yang menanyakan, dan penasaran dengan keberadaannya. Selain tidak mau menggunakan nama di luar bahasa Indonesia, juga karena saat itu suka dengan kata plesetan.

“Saya sebut aja Tiga Mawarnih, eh ternyata saya baru inget ada penyanyi senior (mbak Iga Mawarni), yang ternyata dulunya juga artis JK Records. Nah cuman kita plesetin jadi ‘tiga mawar nih’,” ujar Riza dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (23/11/2021).

Dikatakan, nama Tiga Mawarnih diibaratkan tiga mawar berduri, bukan mawar yang biasa saja, karena musik kita bergenre fusion funk bukan pop manis. “Dan kita juga sudah izin dengan mbak Iga (Iga Mawarni, red) kalau kita pakai nama band hampir mirip dengan namanya,” sambung Franky.

Franky mengatakan, saat ini Tiga Mawarnih bekerja sama dengan JK Record untuk musik yang menunjukkan fesyen-nya, yakni fusion funk.

“Kalau untuk viral atau laku lagunya, kita serahkan kepada netizen dan fans yang akan mendengarkan musik kita, kayak Nirvana aja, dulu musiknya banyak dihujat, nggak tau-nya laku. Intinya kita tetap bermusik yang sesuai dengan warna kita,” tutur Franky.

Menurut Riza, Tiga Mawarnih adalah legacy untuk anak cucu kita dalam sejarah musik Indonesia di masa depan, walaupun basic musikalitas yang dimilikinya adalah rock, namun keberagaman latar belakang musikalitas ini yang membuat Tiga Mawarnih masih tetap bertahan hingga sekarang.

“Jadi selama 15 tahun musik yang kita mainkan hanya bergenre ini, kita hanya men-delivery dengan musik yang menjadi identitas kita. Tapi di album ini kita di-challenge untuk sesuatu yang beda dari yang sebelumnya dengan men-delivery yang ada vokalnya,” papar Riza.

Menanggapi tentang kompetitor dengan band-band sekarang ini, Tiga Mawarnih ingin menerobos gaya musikalitasnya.

“Musik sekarang kan berputar, anak muda sekarang suka dengan musik lama era 80-an dan 90-an. Nah kita ambil momennya juga, sekalian kita masukkan unsur Tiga Mawarnih-nya. Entah Franky main bass-nya melodi atau pun lainnya,” papar Mudrikha yang juga berharap bahwa lagunya ini bisa diterima di pasaran serta banyak disukai oleh para pecinta musik Indonesia.

Sementara itu, Leonard Nyo Kristianto selaku produser JK Records menjelaskan, ketertarikannya dengan Tiga Mawarnih selain memang sudah saling kenal lama, dirinya juga kagum yang hanya dengan tiga personil (drum, bass, dan gitar), musiknya bisa komplit.

“Kebetulan juga kita punya lagu yang pas yang dulu dinyanyikan oleh almarhum Nike Ardilla, ‘Duka di Dadaku’ kita mencoba mengkolaborasi dengan musik Tiga Mawarnih dengan warna fusion funk supaya ada rasa ke kinian,” ungkap Nyo.

Dengan kolaborasi musik ini lanjut Nyo, akan ada cross community antara fans Jeka, penggemar Nike Ardilla, dengan penggemar musik fusion funk, khususnya fansnya Tiga Mawarnih. Jadi mereka dapat saling membuka wawasan musik yang baru.

“Jadi ini juga bisa memperluas segmen pasarnya dari pada hanya satu musik saja,” aku Nyo.

Musik fusion funk menurut Nyo saat ini sedang banyak digemari oleh masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyaknya café-café atau pun tempat hiburan yang memutarkan atau memainkan playlist lagu-lagu bergenre fusion funk.

“Jadi banyak tempat ngopi atau pun nongkrong, dan tempat hiburan lainnya yang memutar musik kayak Tiga Mawarnih,” kata Nyo.

Nyo menambahkan bahwa JK Records yang sebelumnya di era 80-an kental dengan lagu popnya, namun saat ini kami ingin semua genre musik ada di JK Records.

“Ya salah satunya Tiga Mawarnih ini. Sebenarnya JK Records pernah merilis musik seperti ini, tapi karena dulu penikmatnya banyak ke pop, jadi mungkin tidak terdengar lagu-lagunya,” pungkas Nyo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Niat Bantu Orang Tua, Selebgram Honey Claire Sukses di Industri Konten Kreator

Perusahaan konten kreator digital bernama Honey Corporation mampu menarik perhatian berbagai perusahaan.

HIBURAN | 27 Januari 2022

Film "Kamu Tidak Sendiri" Menggugah Nilai Kemanusiaan Saat Bencana

Film Kamu Tidak Sendiri ini akan tayang di bioskop mulai 17 Februari 2022 dan mengunggah sisi lain kemanusiaan.

HIBURAN | 25 Januari 2022

Group Band Lair Harus Bawa Misi Kebudayaan ke Dunia

Teten lepas grup musik Lair yang akan melakukan tur ke enam negara yakni Kanada, Swiss, Denmark, Norwegia, Jerman, dan Thailand selama 7 bulan.

HIBURAN | 25 Januari 2022

Liakey, Wong Ndeso yang Taklukkan Dunia Entertainment Ibu Kota

Liakey mengakui perjalanan untuk menjadi artis atau selebritas di ibu kota Jakarta tidak mudah dan penuh perjuangan.

HIBURAN | 25 Januari 2022

Fariz RM Gandeng Empat Musisi Muda di Supermusic NEXTZone

Fariz RM akan kembali berkolaborasi dengan empat musisi muda dalam ajang Supermusic NEXTZone Live 360 Virtual Concert, Selasa (25/1/2022) malam.

HIBURAN | 25 Januari 2022

Pevita Pearce Favoritkan Map Livik Berdurasi 15 Menit di PUBG Mobile

Pevita Pearce mengakui antusias dengan kehadiran mode Aftermath di map Livik yang berdurasi 15 menit, dalam update game PUBG Mobile versi 1.8.

HIBURAN | 24 Januari 2022

Seniman Respons Pandemi Covid-19 Lewat Pameran

Setelah sukses dengan gelaran serupa tahun lalu, Perpusnas kembali mendukung penyelenggaraan pameran para seniman yang terdampak pandemi Covid-19.

HIBURAN | 24 Januari 2022

Terinspirasi dari Supermarket, Ini Nama Putri Kedua Robby-Natasya Shine

Putri kedua Robby Shine dan Nastasya Shine itu lahir pada pukul 20.19 WIB dengan berat badan 2,925 gr dan tinggi badan 47 cm.

HIBURAN | 22 Januari 2022

Kembangkan Industri Hiburan, Sangkara NFT Kolaborasi dengan Making Name Studio

SangkaraNFT.com memulai sejarah baru dengan berkolaborasi dengan rumah produksi berpengalaman di Indonesia, yaitu Making Name Studio (MNS).

HIBURAN | 22 Januari 2022

Ermy Kulit Gelorakan Kembali Musik Jaz Lewat Lagu Melodi Asmara

Ermy Kulit berkolaborasi dengan label rekaman E-Motion dalam single terbaru, Melodi Asmara ini.

HIBURAN | 21 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Polda Metro Luruskan Pernyataan Pinjol Ilegal Pekerjakan Anak

Polda Metro Luruskan Pernyataan Pinjol Ilegal Pekerjakan Anak

MEGAPOLITAN | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings