Novel "Sang Penari" Difilmkan

Novel
Dijadwalkan rilis 10 November di bioskop-bioskop Indonesia. ( Foto: ceritamu )
Jumat, 21 Oktober 2011 | 07:55 WIB
Pemeran Rasus, Oka Antara, mengungkapkan bahwa ia terharu dan menangis ketika menyaksikan pemutaran perdana film tersebut.

Novel sastra terkenal karya Ahmad Tohari, "Ronggeng Dukuh Paruk" (1982), diangkat ke layar lebar dengan judul "Sang penari". Film yang sarat akan budaya Indonesia tersebut merupakan adaptasi dari novel trilogi karya Ahmad berlatarbelakang tahun 1960-an di wilayah Banyumas.

Pemeran karakter Rasus, Oka Antara, mengungkapkan kepuasaannya ketika menonton pemutaran perdana film tersebut di Yogyakarta tanggal 16 Oktober lalu. Ia mengaku terharu dan bahkan menangis ketika melihat ketidakadilan yang diceritakan dalam film tersebut.

"Saya terharu sampai nangis," ujar Oka. "Saya tidak percaya ada orang dipenjara, dikurung
pada zaman dulu, sempat gemetar melihatnya."

"Sang penari" menceritakan tentang Srintil, penari ronggeng yang harus kalah oleh dentuman
materi daripada mengikuti suara cinta dan keinginan untuk menjadi perempuan sejati.

Sementara itu Rasus, seorang laki-laki yang berupaya memperbaiki status sosialnya, jatuh
cinta pada Srintil. Ia lalu memperjuangkan kekasihnya itu bebas dari pilihan menjadi penari
ronggeng.

Film tersebut merupakan arahan sutradara Ifa Isfansyah. Sedangkan naskahnya ditulis oleh
Salman Aristo. Para pemeran lain dalam film tersebut antara lain Pia Nasution, Slamet Rahardjo dan Tio Pakusadewo. "Sang Penari" dijadwalkan rilis 10 November di bioskop-bioskop
Indonesia.