Kepala Rutan Cipinang: Ahok Tak Diperlakukan Khusus

Kepala Rutan Cipinang: Ahok Tak Diperlakukan Khusus
Terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melambaikan tangan saat tiba di rumah tahanan LP Cipinang, Jakarta, 9 Mei 2017. (Foto: Antara/Ubaidillah)
Lenny Tristia Tambun / YUD Selasa, 9 Mei 2017 | 13:30 WIB

Jakarta - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Asep Sutandar mengatakan tidak ada perlakuan khusus kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia tetap akan ditahan bersama-sama dengan tahanan lainnya.

"Ya seperti lainnya. Ditempatkan di blok tahanan yang sudah ada. Untuk sementara ini ditempat saya dulu. Tidak ada persiapan khusus. Sama. Saya baru tahu Pak Basuki ditahan di rutan karena ditelepon jaksa. Katanya Pak Basuki mau masuk ke rutan," kata Asep, Selasa (9/5).

Ahok pun tetap harus melalui standar operasi prosedur (SOP) penahanan. Yaitu pertama, harus melewati pemeriksaan kesehatan di ruang registrasi. Lalu ditempatkan di blok masa pengenalan lingkungan (mapenaling) selama seminggu atau dua minggu.

"SOP tetap diperiksa kesehatan awal-awal di ruang registrasi. Ia ditempatkan di blok masa pengenalan lingkungan (mapenaling) selama seminggu atau dua minggu," ujarnya.

Selama ditahan di rutan, Ahok boleh dijenguk oleh pihak keluarga dan tim pengacaranya. Semua yang ingin menjenguk harus mendapatkan izin dari pihak yang menahannya, dalam hal ini Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.





Sumber: BeritaSatu.com