Begal Sadis Kambuhan Dibekuk di Bantargebang

Begal Sadis Kambuhan Dibekuk di Bantargebang
Anggota Polsek Bantargebang, Polrestro Bekasi Kota membekuk pelaku begal yang kerap beraksi menggunakan senjata tajam jenis parang, Kamis 6 Desember 2018 malam. ( Foto: BeritaSatu Photo / Mikael Niman )
Mikael Niman / YUD Jumat, 7 Desember 2018 | 16:26 WIB

Bekasi - Jajaran Reskrim Polsek Bantargebang, Polrestro Bekasi Kota membekuk tiga pelaku begal sadis yang kerap beraksi di wilayah kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Ketiga pelaku tersebut adalah RA alias Gembel (15), AP (16), dan A (15). Serta, dua rekannya yang masuk daftar pencarian orang (DPO) yakni O dan B.

"Pelaku sudah 15 kali beraksi di wilayah hukum Polsek Bantargebang, Polrestro Bekasi Kota," ujar Kapolsek Bantargebang, Kompol Siswo, Jumat (7/12).

Ketiga pelaku ditangkap usai beraksi di depan PT Patmasode, Jalan Raya Naragong KM 15 RT 01/RW 02 Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, dua pekan lalu.

Para pelaku diamankan setelah membegal sepeda motor milik Endi Suhendi. Aksi pembegalan ini bermula ssat, korban hendak pulang ke rumahnya, sekitar pukul 03.00 WIB, dua pekan lalu. Setibanya di lokasi, kelima pelaku yang mengendarai dua sepeda motor memepet korbannya.

Menurut Siswo, para pelaku yang diketuai oleh RA alias Gembel, mempunyai peran masing-masing. Satu sepeda motor dikendarai dua pelaku bertugas untuk memepet korban sedangkan tiga pelaku lainnya mengendarai satu sepeda motor yang bertugas membacok korban dan merampas sepeda motor korban secara paksa di pinggir jalan dengan menggunakan senjata tajam jenis parang. "Jadi, modusnya kelima pelaku membuntuti calon korbanya. Sampai di tempat sepi baru mereka beraksi. Rata-rata, prlaku beraksi malam hari di atas jam 12 malam," tuturnya.

Usai beraksi, para pelaku kabur melarikan diri. Kemudian, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Bantargebang. Anggota Unit Reskrim kemudian melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan, polisi mendapati sepeda motor korban di sebuah kontrakan Kampung Ciketing, Kecamatan Mustikajaya. Kemudian, anggota menggeledah rumah kontrakanntersebut serta membawa penghuni dan sepeda motor korban. Dari penangkapan, seorang pelaku ini kemudian anggota mengembangkan penangkapan terhadap para pelaku lainnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman penjara sembilan tahun penjara.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE